
"ada apa,kamu mengajakku bertemu?" tanya devan dengan nada santai.
"kamu menyukai putri?" tanya rania dengan senyum tipis.
"aku menyukai siapa,bukan urusanmu" jawab devan sinis.
"aku ingin bekerja sama denganmu,kamu bisa mendapatkan putri. Dan aku bisa menpatkan erik,bagaimana?" tanya rania dengan senyuman manisnya.
"apa rencanamu? Jika aku setuju" tanya devan dengan tatapan tajam.
Rania menjelaskan semua rencananya. Satu persatu. Dan sedetail mungkin
"bagaimana? Apakah kamu setuju dengan rencanaku?" tanya rania.
"aku mencintai putri,tapi tidak untuk menyakitinya. Aku memiliki kemampuanku sendiri. Untuk apa aku bekerjasama denganmu?. Oh ya,aku peringatkan padamu. Sehelai saja rambut putri,kamu berani menyentuhnya. Aku pastikan semua rahasiamu tentang orang tuamu itu terbongkar" kata devan dengan tatapan membunuh.
"kenapa,kau menakutiku? Orang tuaku meninggal karena bunuh diri,akibat gulung tikar" jawab rania dengan tangan gemetar.
"heh,mungkin. Erik bisa di tipu,tapi tidak denganku. Rania" kata devan,beranjak dari tempat duduknya. dia pergi meninggalkan rania begitu saja.
"sial,kenapa dia mengetahui semua rahasiaku. Aku tidak boleh kehilangan erik. Aku harus mendapatkannya. Dia adalah asetku. Aku tidak mau hidup susah" kata rania,pergi dari cafe ceria.
Hari ulang tahun putri tinggal tiga hari lagi. erik akan membuat kejutan untuk istrinya.
"besok aku akan pergi perjalanan dinas. Kamu jaga gea. Tidak perlu datang ke kantor lagi. Oke?" kata erik sambil mengecup kening putri.
__ADS_1
"kenapa mendadak begitu. Aku ingat,kamu tidak memiliki jatwal perjalanan dinas" tanya putri sambil mengingat-ngingat jatwal kerja suaminya.
"ini mendadak,ada masalah di kantor cabang,udah yok pulang. Gea pasti sudah menunggu kita di rumah" kata erik mengalihkan pembicaraanya.
Sampai di rumah,gea sangat manja. Makan malam di suapi putri. Dia juga mengerjakan pr dengan putri. Bahkan erik,seakan tidak memiliki tempat lagi di hati gea.
Ceklekkk
Pintu kamar terbuka. Erik tengah menyusun baju di kopernya.
"apa secepat itu, kamu akan pergi meninggalkanku?. Lalu,berapa lama kamu akan melakukan perjalanan dinas?" tanya putri berjongkok di dekat erik.
"aku akan melakukan perjalanan dinas,sekitar dua bulan,titip gea ya?" jawab erik sambil mengusap lembut kepala putri.
"lama sekali,aku pasti akan merindukanmu nanti" putri memeluk erat tubuh erik.
Rania sedang mengamuk di dalam kamarnya. Dia sangat kesal dengan ancaman devan dan juga zeo. Dia ingin membunuh dua orang itu terlebih dahulu.
"aku benar-benar tidak percaya,dia mengancamku dengan begitu mudah hanya karena wanita itu" omel rania,sambil melempar botol parfum miliknya.
"aku akan mengusirnya,mambuat dia pergi dari kehidupan erik" kata rania tertawa puas. Lalu dia tertidur dengan impian-impian dia yang jahat.
Kesokan hari
Erik berangkat dengan jet pribadinya. Putri dan gea terus melambaikan tangan pada erik.
__ADS_1
Ting bunyi pesan whatsapp masuk.
"aku menunggumu di cafe ceria" pesan masuk dari rania. Lalu putri menolah ke arah gea.
"gea,pulang dulu sama paman wu ya? Kakak ada urusan sebentar. setelah selesai kakak akan pulang ke rumah. Oke?" putri bicara lembut pada gea,dan gea mengangguk pelan.
Gea dan paman wu meninggalkan putri. Dan putri menuju ke cafe ceria. Disana dia melihat rania yang melambaikan tangan kepadanya.
"hai,rania? ada perlu apa kamu memanggilku?" tanya putri dengan heran.
"aku akan berbicara masalah erik,apakah kamu keberatan?" tanya rania dengan nada lembut.
"hum,tentu saja tidak. Ada apa? katakanlah" putri merasa penasaran dengan mantan kekasih suaminya itu.
Rania menyodorkan cek 500 juta pada putri.
"maksudnya ini apa?" tanya putri terkejut.
"aku ingin kamu tinggalkan erik,aku mencintainya. Dan dia mencintaiku. Dia bertahan denganmu,hanya karena gea. Dia mengatakan itu padaku. saat kami sedang berkencan yang tarakhir kalinya" kata rania tanpa rasa bersalah.
"oh,apakah aku akan pergi dengan uangmu yang secuil ini,jika aku bertahan dengan erik bukannya aku akan mendapatkan banyak uang dari erik. Hum aku menolak permintaanmu rania,aku mencintai gea dan erik. Kamu tidak perlu menipuku" putri bangkit dari tempat duduknya.
"aku tidak sedang menipumu,lihatlah" kata rania memperlihatkan ciuman erik di taman bermain. Tapi putri tau itu foto lama erik dengan rania.
"kalau erik tidak menyukaiku,tidak mungkin dia berulang kali tidur denganku" kata putri lirih di telinga rania. putri pergi meninggalkan rania.
__ADS_1
"kurang ajar,bahkan erik tidak pernah menyentuhku" batin rania kesal
tapi setelah putri pergi,dia malah tersenyum senang. rania merasa puas,umpannya berhasil.