
putri mencoba mencari alasan agar erik mau berkunjung ke singapura. alasan yang tepat adalah dia merindukan suaminya.
suara ponsel erik dengan nada deringnya. Memenuhi ruangan. Erik segera menjawab saat dia melihat nama istrinya di layar ponselnya.
"hallo sayang,ada masalah apa?" tanya erik kawatir,kalau ada masalah dengan kesehatan gea.
"erik,bisakah kamu temui kami sekarang? Kami sangat merindukanmu" kata putri dengan nada yang dibuat manja.
"harus sekarang ya sayang?" tanya erik memastikan.
"iya,bisakan?" tanya putri dengan nada manja.
"oke,aku akan ke singapura setelah jam makan siang. Oke?" kata erik dengan janjinya.
"kami menunggumu" kata putri,dan menutup telvonnya.
Putri duduk di kursi panjang,tempat di ruang tunggu. Dia mengusap perutnya yang sudah agak membuncit. Saat ini usia kandungan putri sudah hampir empat bulan.
sudah hampir tiga bulan gea dirawat di salah satu rumah sakit di singapura. Putri menunggu kedatangan erik dengan rasa cemas.
Setelah pukul 13:25. pesawat pribadi erik telah mendarat dengan sempurna. Erik langsung menuju ke rumah sakit tempat gea dirawat.
Sebelum erik pergi ke singapura,erik berpesan pada zeo untuk mengurus segala masalah yang ada di kantor. Dengan patuh Zeo memenuhi tugas yang di berikan pada tuannya.
tok tok tok
Suara ketukan pintu kamar gea,lalu putri membuka pintu. Dia sangat senang saat yang datang adalah suaminya. Putri memeluk erat tubuh suaminya. Dia berkata jika dirinya,gea dan calon anaknya sangat merindukannya.
Dengan wajah tersenyum gea melihat kakaknya dari atas ranjang. Dia terbaring pucat dan terlihat lemas. Erik hanya tersenyum melihat tingkah putri.
Setelah melepaskan pelukannya,erik dan putri berjalan ke arah ranjang,dimana gea sedang di rawat. Tangannya masih setia dengan selang infus.
"gea,apakah kamu merasa sudah lebih baik?" tanya erik pada adiknya.
__ADS_1
"gea,baik-baik saja kak" jawab gea berbohong.
"gea,kak putri mencari makan buat gea. Kami keluar sebentar ya?" kata putri meminta ijin gea.
#deg
Mendengar kata-kata putri. Detak jantung erik mulai berdegup kencang. Dia memiliki firasat buruk,sesuatu kabar yang tidak baik,akan di sampaikan padanya.
Setelah melangkah keluar,jauh dari ruangan gea. Putri mengajak duduk di kursi yang ada di luar rumah sakit.
Setelah menghela nafas yang panjang. Putri mengatakan seperti apa yang dikatakan dokter pada erik.
Mendengar hal itu,dunia terasa runtuh. Badannya terasa lemas tak bertulang. saat ini erik bagai tersambar petir di siang bolong. Tubuhnya seperti di hujani ribuan anak panah.
Sakit
Sakit sekali hati erik
Terasa sesak di dalam dadanya. Seperti dia merasa di tempat dia duduk tidak ada oksigen. Tidak terasa bulir-bulir air matanya mulai keluar. Erik sudah tidak bisa menahanya lagi.
Putri memeluk tubuh suaminya. Dia menenangkan suaminya. Erik menangis di pelukan istrinya. Sangat lama erik menangis. Dia merasa ujian ini sangat berat buat dirinya. Ujian ini benar-benar membuat seorang ceo angkuh,meredup dalam sekejap.
Setelah lebih dari satu jam erik sudah bisa tenang. Dia mencoba kuat dan berharap ada keajaiban dari tuhan.
Erik dan putri membawa cemelin untuk gea. Dengan tersenyum senang gea memakan cemilan itu.
Erik keluar dari ruangan gea. Dia menelvon zeo.
"hallo tuan,ada masalah apa tuan?" tanya zeo setelah menjawab panggilan dari Erik.
"aku ingin berada di singapura untuk waktu yang belum ditentukan,kamu gunakan saja setem tanda tangan yang pernah aku berikan padamu,aku percayakan perusahaan padamu. Kesehatan gea semakin buruk. Aku tidak bisa meninggalkan dia" kata Erik memberi kuasa penuh pada zeo.
"tapi tuan,bagaimana saya akan mengambil keputusan begitu besar? Kalau perusahaan bangkrut dalam waktu satu malam bagaimana tuan?" tanya zeo seketika,dia merasa tidak enak pada tuannya.
__ADS_1
"aku tidak keberatan,aku percaya padamu,jika menurutmu itu baik maka itu baik,begitu juga sebaliknya." jawab Erik dengan mantap.
"baiklah,jika tuan berkata seperti itu. Semuga nona gea lekas sembuh" jawab Zeo mendoakan gea.
"terima kasih Zeo" erik mengucapkan terima kasih,setelah itu dia memutuskan panggilan telvonnya.
setelah erik tinggal di singapura dia membeli apertemen yang tidak jauh dari rumah sakit. Hari berganti hari,minggu berganti bulan. Usia kandungan putri saat ini sudah menginjak delapan bulan. Dan dokter tidak memperbolehkan putri berada di rumah sakit terlalu lama.
Sejak saat ada erik di sisi gea,putri hanya datang mengantar makan untuk gea dan erik. Setelah dua jam dia pulang. Begitulah setiap harinya.
Dengan perut buncitnya putri sangat susah bergerak dan beraktifitas. Erik sampai harus membawa bibi yana dan ayah putri ke singapura. Untuk menemani putri. Erik berjaga-jaga kalau tiba-tiba ada hal buruk menimpa istrinya.
"pak,saya ingin bicara berdua dengan bapak" kata dokter itu,memanggil erik setelah melakukan pemeriksaan.
"baik dok,gea tunggu kakak di sini ya?" kata erik. Dan pergi meninggalkan gea.
Diruangan yang berukuran tidak kecil,dan juga tidak luas. Erik duduk di kursi di depan dokter yang memang kusus untuk menangani pasien seperti gea.erik menunggu apa yang dikatakan dokter padanya. Dia siap dengan segala berita baik dan buruk tentang gea.
"begini pak,akhir-akhir ini saya memantau kesehatan pasien semakin mambaik. Aku merasa peluang gea sangat besar untuk sembuh. Kita akan terus melakukan kemo" kata dokter memberikan berita baik untuk erik.
"dokter,apakah ini benar? Sungguh? Dokter tidak berbohong padaku?" tanya erik tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.
"tidak pak,saya tidak berbohong. Sungguh ini keajaiban dari tuhan. hampir tidak pernah pasien sembuh setelah kanker sudah stadium akhir" kata dokter menjelaskan sekali lagi.
"baiklah,terima kasih dok. Saya sangat senang mendengar berita ini" kata erik berjabat tangan.
Erik keluar dari ruangan dokter dengan sangat bahagia. Dia masuk ke ruangan gea dan mengatakan apa yang di katakan dokter pada adiknya. Gea melihat kebahagiaan di wajah kakaknya.
Semenjak dia di tunggu oleh erik,selama pengobatan. Gea memliki semangat yang begitu besar untuk sembuh.
"terima kasih gea,sudah mau bertahan sampai sampai sekarang. Terima kasih karena sudah berjuang" kata erik memeluk erat adiknya.
pa,ma. Tolong bantu erik untuk mengatakan pada tuhan. Agar dia mencabut semua penyakit yang diderita gea. agar tuhan memberikan kebahagian untuk gea. Dari kecil gea tidak pernah merasakan kasih sayang mama dan papa. tolong sampaikan pada tuhan,agar memberikan sedikit cahaya kebahagiaan pada gea.
__ADS_1
Doa erik dalam diam,saat dia memandang wajah gea yang tengah tidur. Dengan kepala yang tidak berambut dan Wajah pucat pasi. Tiba-tiba erik mendapat kabar dari Zeo.