Gadis Jutek Kesayangan Ceo

Gadis Jutek Kesayangan Ceo
kemunculan Junior


__ADS_3

Putri tiba di rumah sakit,dia bersiap akan melahirkan. Di ruangan itu erik tengah bersiap,jika istrinya mungkin saja akan menggigit atau mencakarnya.


"mom,ambil nafas... Lalu dorong ya mom..." intruksi dari dokter


"akkk...huh huhhh akkkkk,sakitttt" teriak putri.


"sedikit lagi mom,sudah terlihat ujung kepalanya,ayo dorong mom.... pakai tenaga mom"....


Akkkk ahhhh agggghhhhh" putri mendorong dengan tenaga yang kuat,tangannya mencengkeran lengan erik,dan mengigit kuat pundak erik.


Dengan diam,juga tegang.erik menahan sakit yang di buat oleh istrinya.


"oeekkkk.... Oeeekkkk....oeeekkk" tangisan bayi memenuhi ruangan bersalin.


"selamat bu,pak... Anak ibu sehat,seorang baby boy" kata dokter itu,lalu menelungkupkan di dada putri.

__ADS_1


"sayang,apakah kamu baik-baik saja?" tanya erik ke pada istrinya,sambil mengelap keringat di wajah putri.


Karena lelah dan capek,putri tidak menjawab,dia hanya menggeleng kepala. Erik mengecup kening istrinya dan berkata,terima kasih.


Setelah satu jam,putri dan sang junior sudah berada dalam satu kamar vvip. Kebahagiaan keluarga kecil itu semakin berlipat.


Erik mendorong kursi roda,dia membawa Gea untuk bertemu dengan keponakannya. di ruang vvip gea duduk di kursi roda,dia melihat baby mungil dan kakak iparnya.


"Gea,kakak sangat merindukanmu. Apakah sekarang Gea jauh lebih sehat sayang? Lihatlah,ini keponakan gea" kata putri setelah,memeluk tubuh kurus Gea.


"Sangat imut,dia terlihat mirip kak Erik. Cewek atau cowok kak?" tanya Gea senang.


"Lihat,semua orang sayang sama Gea. Menunggu Gea sembuh dan berkumpul bersama lagi. Jadi Gea harus terus semangat,untuk sembuh" kata Erik sambil mencium pipi kanan Gea.


Setelah dua hari di rumah sakit,putri pulang ke apertemen miliknya. Dia sibuk dengan baby boy,di bantu oleh bibi yana. Erik kembali menemani Gea di rumah sakit.

__ADS_1


"maaf pak,ada yang perlu saya bicarakan dengan bapak. Mari ikut saya pak" kata dokter itu pada Erik setelah memeriksa kesehatan Gea.


Erik mengikuti langkah dokter. Tidak berapa lama kemudian,dia sampai di sebuah ruangan kecil. Dokter mempersilahkan dia duduk di kursi. Lalu dokter mengambil sebuah berkas pemeriksaan Gea.


Sebelum berbicara dengan Erik,dokter menghela nafas panjang. Perasaan Erik merasa tidak enak. Dia merasa akan ada berita buruk dengan kesehatan adiknya.


"tidak mungkin kan,ada kabar buruk? Terakhir dokter berkata jika Gea sudah cukup membaik. tapi kenapa aku mengatakan,ada firasat yang buruk?"


Semua perasaan tidak enak berkecambuk di dalam hati Erik. Detak jarum jam memecah keheningan dua orang yang ada di dalam ruangan.


Erik sedang bermonolong dengan keadaan,keringat dingin mulai keluar dari wajahnya. Ruangan ber AC itu terasa panas untuknya. dia harus siap dengan apa yang akan di katakan dokter padanya.


Dokter memberikan beberapa lembar kertas,hasil pemeriksaan Gea. Erik membuka dan membaca. Namun dia tidak tahu,apa maksud hasil dari pemeriksaan.


Semua tulisan asing,bahasa dokter. tidaklah di mengerti oleh seorang pembisnis hebat. Beda profesi,dia hanya membaca sekilas,lalu bertanya. Apa maksudnya ini?.

__ADS_1


"Begini pak,kesehatan pasien. Tiga hari ini semakin memburuk. Untuk ke depannya,bapak harus bersiap dengan kemungkinan yang buruk. Akan terjadi pada pasien" dokter menjelaskan pada Erik.


Dengan tangan bergetar,dia mendengar semua penjelasan dokter. semua perasaan berkecambuk dalam hatinya. Seperti bergemuruh tak karuan di dalam sana.


__ADS_2