
erik mengajak rania segara kembali ke kantor. semua karyawan saling membicarakan hubungan rania yang ada di tengah-tengah hubungan putri dan erik. karyawan lebih suka jika nyonya bos adalah putri,walau terkenal jutek namun putri tidak memiliki sifat sombong dan semena-mena seperti sikap rania.
rania ikut masuk ke dalam ruangan erik,disana ada zeo yang tengah mengerjakan pekerjaanya. zeo pura-pura tidak melihat kedatangan rania,karena akan membuyarkan isi otaknya. zeo begitu sangat membenci rania.
"sayang,terima kasih hadiahnya. aku sangat suka. aku janji,tidak akan meninggalkanmu lagi,apapun yang terjadi kedepannya" kata rania menggeliat manja pada erik.
"uhuk-uhuk" zeo yang menahan tawa geli itu,berakhir dengan kesedak ludahnya sendiri sampai batuk. rania melihat hal itu tidak suka.
"zeo,apa maksudmu? kamu tidak suka kami bersama? aku dan erik baru saja resmi kembali bersama,sayang katakan sesuatu pada zeo itu" kata rania manja.
__ADS_1
"zeo,aku sudah resmi kembali bersama dengan rania,siapkan surat ceraiku dengan putri. kedepannya rania yang akan menjadi nyonyamu. dan satu lagi,suruh putri itu kembali bekerja besok. aku ingin membuat dia membayar berlipat-lipat dengan apa yang dia sandiwarakan selama ini" kata erik,sambil melepas pelan tangan rania dari lengannya.
"baik tuan" jawab singkat zeo. rania merasa puas dengan apa yang dikatakan erik barusan. lalu dia pergi ke ruangannya. rania mulai memamerkan kalung edisi terbatas pemberian erik barusan. karyawan yang mendengar merasa kecewa dengan apa yang mereka dengar,jika bos pemilik perusahaan terbesar di kota batam itu kembali bersama dengan wanita sombong nan angkuh itu.
"zeo,sudah berapa persen kamu kerjakan tugasmu yang aku berikan itu? ingat,semakin cepat itu semakin baik,aku akan memberikan hadiah apapun yang bakal kamu minta" kata erik sambil memijat pelipisnya. dia terlihat sangat frustasi sekali.
erik mengangguk mengerti.lalu dia kembali bekerja dengan tenang.erik pulang larut malam,dia membuka kamar. erik benar-benar merasa kehilangan. dia mandi dan tidur dalam selimut yang masih ada bau putri. dia memeluk selimut itu dengan segala kerinduan yang tertahan dalam dirinya.
setelah pagi erik bangun dari tidurnya,dia merasa tidur tidak senyenyak saat memeluk putri. setelah sarapan dengan adiknya, erik berangkat ke kantor. putri duduk di kursi yang di atur oleh rania. rania di kantor seperti sedang menindas putri. saat rania pergi meninggalkan putri,karyawan yang lain mencoba menenangkan hati putri. dengan senyumnya,putri menjawab jika dirinya baik-baik saja.
__ADS_1
saat makan siang,erik mengajak rania ke kantin. padahal erik ingin melihat putri. saat erik sedang makan,tatapan mata erik terus memandang putri yang tengah bercanda dengan teman kerjanya,sesekali putri tertawa.
"aku berharap kamu bisa terus tertawa seperti itu,kucing liarku" kata erik dalam hati. rania merasa semakin tidak suka dengan pandangan erik yang terus memperhatikan putri.
"erik,apakah kamu mengajakku kesini hanya ingin melihatnya?" tanya rania dengan nada tidak suka.
"tentu saja tidak,aku hanya ingin melihat dia tertawa hari ini saja. setelah itu dia akan menangisi hari-harinya" jawab erik dengan nada dingin.
rania merasa sangat puas dengan jawaban erik. setelah makan siang selesai.rania memiliki rekan kerja yang di percayainya,dia bernama ros. rania menyuruh ros membantu melenyapkan putri. dengan memberikan sesuatu kepada ros,dan uang ratusan tebal. dengan tersenyum,ros menyetujui permintaan rania.
__ADS_1