
“ternyata rania masih menyukai erik,apakah erik juga masih mencintai rania?” kata putri lirih di toko roti milik vaya.
“hai kak putri?” sapa denada. Dan orang sebelah denada adalah devan. Putri masih kesal dengan berita yang di buat devan beberapa hari yang lalu.
“boleh bergabung?” tanya devan lembut.
“maaf,saya harus pergi. Saya takut,jika akan ada gosip tentang saya dan anda lagi.” Kata putri beranjak pergi meninggalkan denada dan devan.
“gosib apa kak? Apakah itu perbuatan kakak?” tanya denada dengan nada mengintrogasi.
“iya,aku hanya ingin menekan erik saja. Ternyata aku malah melukai putri” jawab devan lirih.
Denada menghibur kakaknya. Dia faham,jika kakaknya begitu mencintai putri. Namun putri terus menolak kakaknya. Sama dengan apa yang sedang denada rasakan. Dia mencintai arsan sahabat erik yang memiliki banyak wanita disisinya,namun hanya menganggap denada sebagai adiknya.
“sangat menjengkelkan hari ini,belum lagi satu bulan aku tanpa erik. Baru beberapa jam aku berpisah. Aku sudah memikirkannya” dengus kesal putri di dalam taxi.
Putri akhirnya memutuskan pulang dan bermain dengan gea.mereka juga tidur berdua,gea sangat senang saat tidur di peluk putri.
“kak,jangan tinggalkan gea ya? Tetaplah menjadi kakak gea” pinta gea saat di pelukan putri.
“tentu sayang,kakak akan menjadi kakak gea selamanya. Kakak,gea dan kak erik. Akan selamanya bersama” hibur putri.
“janji” kata gea mengulurkan jari kelingkingnya. Dan putri mengaitkan jarinya.
“sudah malam,tidur. Besok harus sekolah. Kakak juga harus bekerja membantu zeo” putri menyuruh gea lekas tidur. Tidak berapa lama gea sudah tidur nyenyak.
__ADS_1
Ting,bunyi pesan whatsapp masuk.
“kangen” pesan dari erik. Lalu putri dan erik melakukan panggilan vidio.Erik melihat gea tengah tertidur pulas. Dia sangat bahagia melihat adiknya yang sekarang jauh lebih ceria,dan bisa membuka diri untuk berteman.
Keesokan hari, di kantor
“nyonya,tuan memberi pesan untuk membatalkan kerja sama dengan KR teknologi. Tuan tidak ingin lagi bekerja sama dengan tuan devan” kata zeo memberikan dokumen.
“tapi,ini akan merugikan kita zeo,kita akan kehilangan uang 10 miliar” jawab putri.
“kata tuan,kita akan membayar pinaltinya,demi ke amanan nyonya di masa depan.”
“biarkan saya bicara,nanti pada erik, simpan saja dulu dokumen itu”
Makan siang, putri melamun.dia teringat ayahnya. Dia sangat rindu pada ayahnya. Pernikahan yang sudah hampir empat bulan dia jalani,yang berawal untuk kesehatan ayahnya. Kini membuat dia nyaman dan bahagia.
Ceklek,suara pintu di buka tanpa mengetuk terlebih dahulu. Membuat putri terkejut.
“apakah kamu tidak bisa mengetuk pintu terlebih dahulu,saat akan masuk ke ruangan presdir?” tanya putri kesal.
“ini dokumen yang harus kamu periksa. Kenapa aku harus mengetuk pintu? Memangnya kamu siapa? Kamu hanya pengganti saja” kata rania dengan kasar.
“terserah kamu mau bilang aku apa,yang pasti aku sekarang adalah nyonya erik. Faham? Jika sudah faham,maka keluar sekarang?” kata putri tegas.
Rania,tersenyum sinis. Lalu pergi meninggalkan putri yang sedang kesal.putri menatap tajam.putri sekarang mengerti,rania bekerja di kantor bukan Cuma sekedar kerja saja. Tapi ingin kembali ke sisi erik.
__ADS_1
“aku tidak akan membiarkan dia menang,memang dia siapa? Dia hanya masa lalunya. Sedangkan aku adalah masa depannya” dengus putri kesal.
setelah pulang kerja seperti biasa,saat gea sudah tertidur putri sangat kesepian.berkali-kali menghubungi erik namun tidak tersambung. seharian erik tidak memberikan kabar apapun kepada putri.
"ada apa dengan erik ini,lihat saja besok aku tidak mau menjawab panggilan telvonmu" dengus kesal putri lalu tertidur.
di kamar hotel tempat erik menginap,dia tersenyum melihat foto putri,gea dan dirinya saat di taman bermain.
"alangkah baiknya jika putri segera hamil. aku akan menjadi ayah. dan gea pasti semakin bahagia" kata erik lirih.
putri sarapan tidak bersemangat,begitu juga saat dia sedang bekerja dia terlihat diam. yang biasanya semangat dan ceria dia terdiam seperti orang tengah patah hati. zeo mengirim foto putri saat bekerja terlihat kehilangan kebahagiaan, kepada erik.
"hehe tunggu sampai sore nanti ya kucing liar?" kata erik setelah menerima pesan zeo.
putri pulang dengan tidak semangat,dia melihat ibunya tengah berada di gerbang kantornya. putri melewati ibunya seperti orang asing. ibunya menahannya.
"ada yang ingin ibu bicarakan padamu" kata ibu putri sambil menahan tangan putri.
"apa yang ingin nyonya katakan,saya harus segera pulang"
"kita cari tempat untuk berbicara ya?"
mereka duduk di cafe tak jauh dari kantornya. putri diam tanpa mengatakan satupun kalimat. dia hanya mengaduk-aduk minuman yang ada di depannya.
"putri? apakah kamu bisa memberikan suamimu untuk ichiro putriku,dia sangat mencintai erik. keluarga suami ibu sudah mengetahui, jika kamu adalah putriku. mereka memaksaku untuk meminta padamu meninggalkan erik"
__ADS_1
"jika nyonya mengatakan itu,maka jangan membuang-buang waktuku. aku tidak akan membiarkan siapapun mengambil suamiku" putri meninggalkan ibunya begitu saja.
putri menangis,mengusap air matanya. dua kali ibunya meminta meninggalkan orang yang sangat dia cintai,demi anak sambungnya. bagi putri dirinya benar-benar tidak ada tempat lagi di hati ibunya. saat dia pulang dan membuka pintu ruangan sangat gelap. tidak ada cahaya apapun.