
"wanita ini,licik atau memang suka tebar pesona. gea suka sama dia,baru dua bulan menikah,sekarang entah orang dari mana,yang namanya jelek sekali dan aku tidak bisa mengingatnya" kata erik dalam hati,terlihat masam mukanya. putri sangat puas karena dia merasa tujuanya membuat erik suka padanya akan segera terwujud.
setelah pulang belanja,gea tertidur dipangkuan putri. dan putri bersandar di bahu erik. moment yang seperti ini sangat disukai erik. dia merasa nyaman dan bahagia karena malihat gea hari-harinya sudah terlihat lebih ceria, tidak lagi sedih dan mulai jarang bercerita tentang orang tua teman-temannya.
setelah sampai dirumah erik membaringkan tubuh gea di kamarnya yang penuh dengan boneka doraemon itu. hampir semua berwarna biru. putri mencuci muka dan menggosok gigi,setelah itu pergi tidur. erik tidak langsung tidur. dia pergi keruang baca. disana dia berdiri melihat foto pernikahan orang tuanya yang dia pajang di ruang baca. setiap dia tengah bahagia atau sedih pasti erik menatap dan mengajak bicara foto mendiang orang tuanya.
"ma,pa. aku sudah menikah dengan perempuan yang disukai gea, sekarang gea sudah tidak kesepian lagi. dia makan dengan lahap. semenjak dia tahu,jika mama dan papa sudah meninggal akibat kecelakaan gea hanya memakan roti kelinci,sekarang dia sudah mau makan nasi dan hampir semua makanan dia mau. semua itu kehadiran putri. ma,pa. apa kalian juga suka sama putri?.setelah semakin kesini aku juga mulai bisa menerima dia. doakan kami bertiga bahagia ya ma,pa?"
putri yang tidak bisa tidur itu mendengar semua yang dikatakan erik dari balik pintu yang terbuka sedikit. lalu putri kembali ke kamar. dia sangat senang mendengar perkataan erik. dan dia akan berusaha sebaik mungkin menjaga dan menyayangi gea. tak berapa lama erik membuka kamarnya dan putri pura-pura tidur.
erik membuka selimut dan mendekatkan tubuhnya ke putri. membuat tangannya menjadi bantal putri. dan erik mengecup lembut kening putri,tidur memeluk putri. setelah kematian orang tuanya,dia merasa baru malam ini erik merasa sangat nyenyak saat tidur.
pukul sembilan pagi zeo mengantar mereka bertiga ke singapore,kebetulan hari ini adalah hari libur.setelah pesawat mendarat dengan selamat mereka langsung pergi kerumah sakit tempat ayah putri sedang di rawat.disana putri melihat ayahnya sedang duduk dan berbicara dengan seorang perawat, putri melihat ayahnya sesekali tertawa. setelah sudah puas melihat lewat kaca,putri mengetuk pintu dan masuk.
__ADS_1
tangan kecil gea digandeng oleh putri,erik mengikuti dibelakang putri. ayah putri sangat senang melihat kedatangan putrinya yang telah dia rindukan selama dua bulan ini.
mereka melepas rindu dan sesekali gea tertawa karena candaan ayah putri. erik sangat senang melihat putri dan gea tertawa bahagia.
sebenarnya hari ini erik akan memberi tahu pernikahanya dengan putri namun,mengingat ayahnya baru pulih dia mengundur sampai ayahnya pulang ke negara s. setelah lebih dari 4 jam putri melepas rasa rindunya ke ayahnya. mereka bertiga pamit pulang ke negara s. sebelum mereka pergi ke negara s mereka mengajak gea berjalan-jalan dan sesekali belanja.
pesawat malam itu lepas landas dengan selamat. mereka dengan perasaan yang bahagia juga lelah masuk ke dalam rumah.
dretttt suara telvon nomor baru di ponsel putri
"ini mama putri"
"ada apa,nyonya menelvon saya?" kata putri,karena putri memenggil nyonya erik mengeryitkan alisnya,telvon dari siapa?kok nyonya. kira-kira begitulah batin erik.
__ADS_1
"putri,mama ingin bertemu denganmu besok di restoran tempat kita bertemu kemaren jam dua siang" katanya yang to the point aja,tanpa bertanya putri mau atau tidak.
panggilan langsung dimatikan oleh ibunya.terlihat diwajah putri perasaan kesal dan juga benci bercampur aduk menjadi satu. dulu meninggalkan putri begitu saja,saat smp pertemuan dia dengan ibunya,dilarang untuk mengatakan jika dia adalah anaknya. sekarang dengan mudahnya dia mangajak bertemu dengan sebutan mama.
tak terasa cairan bening itu tanpa putri sadari mulai menetes di pipi putri. erik yang melihat hal itu terkejut,wanita yang tangguh yang selama ini dia kenal dengan tertawanya. malam ini dia melihat putri menangis.
"siapa yang bisa membuat kamu menangis? aku akan memberikan piala untuk orang tersebut" kata erik bercanda,tapi putri tidak menghiraukan erik dan pergi masuk ke kamarnya. erik yang ditinggal begitu saja dia bingung dan berfikir, apakah sesedih itu,sampai tidak menghiraukan dirinya yang dari tadi menunggu putri untuk istirahat.
di dalam kamar,putri tidur dengan menenggelamkan semua tubuhnya di dalam selimut tebal itu. erik mencoba membuka selimut itu,mata putri penuh dengan air mata menatap erik.
"kamu jangan menatapku seperti ini,aku tidak ingin dikasihani,hanya karena ibu meninggalkanku" kata putri sambil menatap erik. erik mendengar apa yang dikatakan putri,dia langsung memberikan pelukan hangat untuk putri dan mengusap hangat di punggung istrinya itu.
"kamu adalah wanita hebat,kamu pantas untuk dicintai. berhentilah menangis. kamu terlihat sangat jelek jika menangis" kata erik melepas pelukanya. putri memukul pelan tubuh erik.
__ADS_1
"apakah kamu akan mati jika mengatakan,kata-kata manis padaku?" tanya putri kesal.
erik mendorong putri hingga terjengkal kebelakang. erik menindih tubuh putri dan mengusap lembut rambut putri. melihat tingkah erik yang tiba-tiba menjadi lembut jantung putri seakan mau lepas keluar dari tempatnya.