
kini berada di kediaman adipati...
lucy dan nia selesai dengan pendaftaran kuliah dan besok mereka akan mulai masuk kuliah . mereka kuliah disalah universitas yang cukup besar dikota nya.
"huhh lega sekali ya akhirnya besok kita udah mulai masuk kuliah" (kata nia dengan senyum lebar)
"iya ni aku sudah nggk sabar pengen cepet2 dapet temen baru" (jawab lucy)
"awas aja ya kalo kmu udah dapet temen baru kmu lupain aku" (ucap nia dengan memajukan bibirnya)
"iyaiya nggk akan lah nia kmu kan my best frans" (balas lucy sambil merangkul nia)
**mereka terus bercincang mengenai apa yang akan mereka lakukan saat kuliah nanti..
sampai mobil mereka akhinya berhenti disebuah restoran ..
karena sebelumnya mereka sudah bilang pada sang supir untuk pergi makan siang di sebuah restoran**.
"kmu mau makan apa" (tanya nia pada lucy)
"terserah kmu aja" (jawab lucy)
"oke
lalu disebuah mobil sport berwarna hitam..seorang pria tampan sedang memegang benda pipih ditangannya dan sedang menghubungi seseorang..
" cepat siapkan untuk penyerangan malam ini ke markas malik"(pinta vandra)
"baik bos " (jawab seorang dari sebrang tlfn)
"vid kau ikut dengan ku seperti biasa" (kata vandra pada david yang sedang mengemudi)
__ADS_1
"aku sudah tau apa mksd mu" (senyum tipis)
vandra hari ini bersiap untuk menyerang markas malik dan sebelum itu dia berencana untuk makan siang disebuah restoran sambil berdiskusi dengan david asisten serta sahabatnya ini.
vandra sudah sampai direstoran tersebut dan dia memilih duduk disebuah meja yang sepi berada di luar jendela dan disitu hanya ada mereka berdua dan dua orang gadis yang tak jauh dari lokasi mereka. mereka adalah lucy dan nia.
"lohh itu kan pria es itu ngapain dia disini..??(gumam lucy yang melihat ke arah meja milik vandra)
" ada apa cy kok kamu kayak bingung gitu..?"(tanya nia)
"ehh ni aku kasih tau kmu ya kmu inget nggk dengan pria yang waktu itu aku tabrak di parkiran itu..??(jelas lucy)
" aku nggk tau cy emng nya kenapa..?(tanyanya lagi)
"aku udah ke 3 kali ini bertemu ma dia..!!" (jawab lucy)
"oh ya mana..??apa dia ada disini.??" (tanya nia dengan melihat sekelilingnya)
nia akhirnya melihat kearah sebuah meja yang di tempati vandra dan david. lalu matanya terbelalak saat ia melihat salah satu orang dimeja itu.
"oh tuhan tampan sekali" (senyum nia dengan mata berbinar)
"apanya yang tampan? dia itu seperti es sungguh tidak ada sopan santunya dan dingin bnget lagi" (ucap lucy )
"masa sih? sayang dong kalo gitu padahal aku tertarik sama pria yang memakai jas hitam itu(ucap nia dengan wajah kecewa)
lucy akhirnya menoleh ke arah meja itu lagi dan melihat pria yang memakai jas hitam kata nia sahabatnya..
" emm ni kalo yang itu aku nggk tau ya sifatnya dingin atau nggk tapi kalo yang disebelah nya itu sudah dipastikan.."(ucap lucy tanpa melanjutkan ucapannya)
"sudah dipastikan apa cy..??" (tanya nia beralih melihat sahabatnya)
__ADS_1
"sudah dipastikan dinginnya layaknya gunung es dikutup utara.haha" (lucy tertawa begitupun nia).
Next...
malam hari
kini para anak buah vandra sudah menjalankan tugas yang disuruh oleh ketua mereka dengan cara mengepung markas milik malik.
"bos kita sudah mengepung markas mereka"(ucap salah seorang anak buah vandra yang menggunakan aeport ditelinganya.
" bagus bertindaklah sesuai rencana "(titah vandra)
**vandra selalu menyuruh semua anak buahnya untuk menggunakan aeport untuk mengetahui jelas rencana mereka berhasil atau tidaknya..
kini para anak buah vandra sudah mengepung markas malik dan ada juga yang menerobos masuk secara diam2 sambil membunuh satu persatu anak buah malik yang disuruh untuk berjaga diluar markas mereka.
mereka membunuh anak buah malik dengan cara mengendap2 dari belakang dan membungkam mulut mereka . setelah itu mereka menebas leher mereka dengan kejam
tanpa butuh waktu lama para penjaga akhirnya habis ditikam oleh mereka
kini orang suruhan vandra masuk dengan cara mendobrak pintu markas malik
dorr
dorr
dorr
tanpa basah basih mereka langsung menembak para anak buah malik..dan hanya meninggalkan satu orang yang tak lain adalah tangan kanan malik ..
vandra masih berada diluar untuk melihat situasi . dia berada dimobil sport miliknya dengan david
__ADS_1
vandra tidak masuk ke markas malik karena dia tau kalau malik pasti memiliki rencana licik. maka dari itu vandra hanya menyuruh orang kepercayaannya untuk melihat situasi di dalam markas malik**..