
setelah berpamitan untuk pergi ke kantornya vandra terlebih dulu datang ke markas Black Tiger Group **miliknya .
sebelum itu dio sudah memberitahu bahwa ada seseorang yang mencoba menyerang markas mereka dan kini para penyerang tersebut sudah ditahan.
Markas** Black Tiger Group...
para bawahan vandra sudah berkumpul untuk menyambut kedatangan sang bos, tak lama kemudian vandra datang dan disambut oleh mereka..
"apa benar ada seseorang yang mencoba menghancurkan markas kita?(tanya vandra pada dio sambil berjalan)
" benar bos tapi kmi sudah menangkapnya"(jawab dio)
"bagus..sekarang seret mereka kehadapanku" (titah vandra yang duduk disebuah sebuah kursi yang sudah disiapkan untuknya)
"baik" (jawab dio dan langsung mngerjakan perintah bosnya)
tak butuh waktu lama dio keluar dari ruangan yang khusus untuk para sandra dengan menyeret dua orang pria yang tengah pingsan dengan kasar.
brukk...
dio melempar dua pria itu tepat dibawah kaki vandra dan karena saking kerasnya hingga membuat dua pria itu yang tengah pingsan menjadi sadar.
"siapa yang menyuruh kalian untuk berani menyrang Black Tiger Group?(tanya vandra dengan mata yang tajam sehingga membuat dua nyali pria di depannya menciut)
" tu tuan vandra??(ucap salah seorang pria di depan vandra )
"aku tidak pernah mau mengulangi perkataan aku katakan!!(blas vandra melirik pria itu)
" k kami tidak tahu siapa yang mennyuruh kmi tuan!!(jawabnya gemetar)
"baiklah jika kau tidak mau memberi tahunya kau pasti akan segera mangakuinya!!(kata vandra dengan penuh ancaman)
vandra akhirnya menyayat2 kulit dua pria itu dengan dibantu oleh david yang sahabatnya yang juga ingin untuk menyiksa orang itu.
" arghhh...!!(teriak dua pria itu dengan keras)
"bawakan air perasan jeruk nipis dan siramkan pada setiap inci luka yang sudah ku gores!(titah vandra pada dio uang dibalas anggukan)
__ADS_1
" arghhh sakittt!!! sakit sekali tu tuan silahkan a anda bunuh kmi saja!!(dengan berteriak)
plakk...
"apa kau tau membunuh langsung seseorang adalah sungguh sangat tidak menyenangkan" (kata vandra dengan senyum menyeringai)
"bos benar2 gila dia sungguh kejam sekali" (batin para bawahan vandra yang melihat semua adegan penyiksaan itu)
**begitulah vandra dia sangat kurang puas jika membunuh langsung musuh mereka dia lebih suka menyiksanya lebih dulu sampai dirinya puas, baginya menghukum musuh dengan membunuhnya langsung itu terlalu kecil untuknya.
suara teriakan para sandra terus menggema di ruangan itu, bagaimana tidak vandra daan david menyiksa mereka berdua dengan sangat kejam dengan menyayay i tubuh mereka sedikit demi sedikit lalu menyiramnha dengan air perasan jeruk nipis lalu dilanjutkannya dengan menyiram mereka dengan air yang mendidih hingga mereka mati secara perlahan karena tidak kuat menahan rasa sakit yang diberikan vandra**.
"cihh sungguh lemah sekali begini saja sudah mati sangat tidak menyenangkan" (kata vandra )
"benar mereka semua lemah tapi berani bermain2 disini" (balas david )
setelah itu vandra dan david pergi meninggalkan markasnya tapi sebelum itu vandra meminta dio untuk mencari tahu penghianat di dalam gengnya , karena vandra tau tidak mungkin ada seorangpun yang tau tentang lokasi markas mereka kalau memang tidak ada campur tangan dari orang dalam yang menjadi penghianat.
para bawahan vandra selalu bergidik ngeri saat bosnya itu mulai menyiksa setiap sandra yang di bawanya dengan kejam tanpa belas kasihan.
ruang keluarga.
"ma boleh kan nanti kalau lucy ingin keluar mama harus izinin ya??(tanya lucy pada sinta)
" iya sayang keluar aja tapi tidak untuk sekarang ya karena kmu baru saja menikah "(kata sinta)
" iya ma"(balas lucy senyum)
"ma lucy boleh nanya nggk?(pinta lucy)
" tanya apa sayang?(jawab sinta membelai rambut lucy lembut)
"kan mama ini sahabatnya ibu kan tolong ceritakan tentang kalian aku ingin mendengarnya" (dengan wajah memelas)
"haha kmu lucu sekali si cy dasar seperti anam kecil aja" (tertawa santi melihat ekpresi imut lucy)
**akhirnya sinta menceritakan semua nya pada lucy tentang masa2 dia dan ibunya dulu saat masih sekolh, mereka terus berbincang layaknya ibu dan anak tanpa dirasa hari sudab mulai gelap.
__ADS_1
lucy yang mendengarkan cerita santi dan tanpa sengaja dia ketiduran di sofa tepat disamping sifa milik sinta.
sinta yang melihat menantunya itu tertidur dengan pulasnya tidak tega untuk membangunkannya, sebernarnya ingin membangunkan Lucy untuk makan malam tapj dia tidak tega, alhasil dia menunggu sampaj vandra pulang dari kantornya.
akhinya vandra pulang ke rumah itu dengan david yang selalu berada disampingnya.
sinta yang melihat vandra baru saja masuk segera menghampiri putranya**.
"nak kmu kok lama banget sih pulangnya?(Tanya sinta yang berjalsn mendekat I vandra)
" ada apa ma??(tanya vandra bingung)
"lihat istri kmu itu dari taxi ketiduran di sana cepat bawa dia ke kamar kasihan nanti badannya sakit semua loh!!(Titah sinta menyuruh vandra)
" kenapa nggk mama bangunin aja suruh dia untuk pindah sendiri??"(jawab vandra )
"mama gk tega bangunin dia dra dia sudah tertidur pulas , kmu ini juga gmna sih sebagai suami kok nggk perhatian sama istrinya??" (ucap sinta mulai memarahi vandra)
"oke oke vandra akan membangunkanya Dan menyuruhnya pinda"(jawab asal vandra)
" kmu ini nggk romantis bnhet sih jadi suami dra"(kesal sinta)
"terus vandra harus gmna ma??(pasrah vandra)
"cepat gendang dia Dan bawa ke kamar "(Titan sinta)
**vandra langsung diam Dan mekirik ke arah David yang juga melirik ke arahnya , vandra mencoba memberi isyarat agar David membantunya tetapi David hanya mengangkat pundaknya .
alhasil vandra menyetujui permintaan mamanya dengan Berar hati dia menggendong Lucy dengan gaya ala brideal membawa tubuh kecil lucy memasuki kamar mereka.
sedangkan sinta yang melihat itu tersenyum senang, beda dengan David ia juga tersenyum namun cara tersenyumnya layaknya menertawakan vandra sahabatnya itu**.
" sepertinya vandra akan segera bucin pada Lucy istrinya"(batin David tersenyum)
*******Terima kasih sudah membaca semoga puas dengan alurnya****
*****silahkan like Dan komen ya agar author update terus*******
__ADS_1