Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
*guncangan*


__ADS_3

"apa yang terjadi sebenarnya..??(tanya alex bingung)


" mereka tidak akan berani melakukan gerakan apapun karena aku sudah menaruh peledak didalam tubuh mereka , dan hanya satu kali jentikan jariku saja bom itu akan meledakan tubuh mereka..!!(jelas vandra)


"apa ..!!!(kaget alex)


sedangkan mia terus melihat kearah alex dengan tatapan membunuhnya.


" berdiri..!!(tekan mia mencengkram kera baju alex)


"kenapa apa sekarang kau takut su a mi ku" (ejek mia)


"hehh..kau memang benar2 sudah berubah sekarang sama seperti yang rumor katakan bahwa monster betina bernama mia sungguh tiada ampun"


plakk..


satu tamparan diberikan mia pada alex, mia menamparnya dengan sangat keras hingga hingga dapat didengar oleh semua orang.


"beraninya kau..!!(pekik mia terus memberikan pukulan diwajah alex)


plakk


plakk


plakk.


vandra hanya melihat saja saat mia memberikan hukuman pada alex..


" mia hentikan hukuman seperti itu tidak cocok untuknya kau bawa dia kita kembali sekarang.!!(titah vandra)


"cihh aku masih belum puas untuk menghajarnya.." (ucap mia)


"kau bisa melakukannya saat kita sudah kembali" (jawab vandra berjalan keluar dari mansion itu)

__ADS_1


"huuhh..oke" (kesal mia)


mereka semua pun akhirnya kembali ke kapal mereka tetapi sebelum vandra pergi dia berencana untuk membuat hadiah tambahan.


"boss bagaimana dengan mereka??(tanya dio menunjuk para bawahan alex)


vandra melirik sekilas pada orang2 itu dan kembali berjalan memasuki kapalnya.


" hancurkan saja semuanya jangan sampai tersisa satupun jika sampai aku melihat masih ada yang selamat kau akan tau hukumanmu!!(ucap vandra langsung masuk kekapal)


"hehe...aku paling suka saat bos menugaskanku seperti ini" (ucap dio senang)


"baiklah sekarang saatnya untuk kalian semua istirahat ya" (ucao dio berjalan keluar mansion itu dan meninggalkan bawahan alex disana)


dio tidak hanya pergi saja dio mengunci pintu mansion itu dari luar dan berjalan santai memasuki kapal dan bergabung dengan yang lainnya.


...----------------...


**didalam mansion itu para bawahan alex kebingungan karena mereka berfikir jika vandra musuh dari bosnya itu ternyata membiarkan mereka hidup dan hanya membawa bos mereka yaitu alex saja.


sedangkan didalam kapal itu dio tersenyum puas dengan aksi yang akan dilakukannya**.


"bagaimana dengan tugasmu..?(tanya vandra pada dio)


" kau tenang saja boss dalam hitungan ke 3 kau akan mendengar suara kembang api yang sangat meriah"(jawab dio senang)


"benarkah..?(penasaran vandra)


" tentu saja coba kau dengarkan baik2 bos"


"1..2...3


bom..!!!

__ADS_1


suara ledakan yang sangat besar berasal dari pulau yang tadi didatangi oleh vandra dan juga para anggota Black Tiger Group, suara nya terdengar sangat keras hingga membuat kapal yang saat ini dinaiki vandra bergetar.


" hahaha..kau memang bisa diandalkan"(kekeh vandra menepuk pundak dio)


"bagaimana bos bukankah sangat meriah kembang apinya??(tanya dio puas)


" bagus kau memang sangat ahli dalam hal seperti ini tapi apa kau tau dampak yang terjadi saat kau melakukan itu??(tanya vandra)


"apa bos..?(tanyanya)


" kita akan mengalami guncangan yang sangat besar akibat getaran yang terjadi barusan..dasar bodoh!!(bentak vandra)


"apa..!!!(kaget dio)


vandra dan dio segera berlari kearah orang yang mengendalikan kapal itu dengan sangat tergesa2.


" ada apa..??(tanya mia bingung melihat vandra dan juga dio berlarian)


"cepat kalian semua berpegangan yang kuat kita akan mengalami guncangan yang sangat besar sebentar lagi!!(teriak vandra pada semua orang)


**semuanya menjadi gelagapan akibat perintah dari vandra yang mengatakan akan terjadi guncangan hebat.


dan benar saja baru vandra mengatakannya kapal yang dinaiki vandra sudah mulai tidak seimbang.


kali ini yang mengendalikan kapal tersebut adalah vandra dan juga dio mereka berdua berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan kapal tersebut**.


" siall..!!(runtuk vandra),


"kau akan mendapat hukuman yang sangat berat kali ini dio..!!(ucap vandra tanpa menoleh kearah dio.


" astaga sungguh miris sekali nasipku"(ucap dio sedih)


Terima kasih sudah membaca

__ADS_1


silahkan like dan komen ya


__ADS_2