Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
Serangan orang misterius


__ADS_3

**pagi ini dua orang yang masih memejamkan matanya kini perlahan mulai membuka mata


lucy yang baru membuka matanya melihat pemandangan yang sungguh indah didepan matanya yaitu wajah suaminya yang sedari malam berada didekapannya.


lucy tersenyum sendiri saat melihat wajah tampan suaminya, bulu mqta yang panjang hidung yang mancung bibir yang seksi itulah yang ada dipikiran lucy saat ini**.


"tuan udah pagi bangun" (ucap lucy lembut pada vandra dan mengusap rambutnya nmun vandra hanya menggeliat saja)


"ayo bangun!!(ucap lucy sambil menggoyang2kan tubuh vandra)


" jangan panggil aku tuan, aku bukan majikanmu"(ucap vandra masih memejamkan matanya)


"lalu aku harus memanggilmu apa hm??(tanya lucy lembut)


" terserah yang terpenting jangan memanggilku tuan"(ucap vandra menyembunyikan wajahnya di belahan dada lucy)


"oke aku panggil kak aja gmn??(tanya lucy memainkan rambut vandra)


" emangnya aku kakakmu??(celetuk vandra)


"ihh jangan digituin geli tau" (ucap lucy merasa geli sebab wajah vandra selalu digesekan di dadanya)


"panggil aku sayang" (ucap vandra semakin menggesekan wajahnya)


**lucy yang merasa semakin geli akhirnya menyetujui permintaan sang suami.


...----------------...


sedangkan di perusahaan S' A company sedang dimulai rapat beberapa orang dari perusahaan terbesar datang dalam rapat itu termasuk juga nia yang sekarng sedang mengambil alih perusahaan milik lucy untuk sementara.


nia selalu memperhatikan david yang sedang duduk dikursi yang biasa di duduk i oleh vandra terlihat seperti seorang raja yang sedang duduk di singga sananya.


nia menatap kagum pada david selain tampan dan juga gagah dia juga sangat pandai dalam mengurus perusahaan terbesar di asia ini.

__ADS_1


david yang merasa diperhatikan akhirnya melirik ke arah nia dengan tatapan jengkel.nia yang merasa ketahuan akhirnya melepaskan pandangannya pada david**.


"dasar gadis aneh" (batin david memutar bola mata jengah)


**rapat pun akhirnya selesai dan semua orang pergi meninggalkan ruangan itu selain nia dan david.


kini diruangan itu hanya ada nia dan david saling tatap.david merasa risih karena selalu ditatap oleh nia terus menerus sedangkan nia hanya senyum tipis melihat wajah david**.


david memutar bola matanya dan berjalan keluar dari ruangan itu tetapi langkahnya berhenti saat nia memanggil namanya.


"tuan tunggu!!(ucap nia mengejar langkah david)


" nona jika anda tidak mengetahui pintu keluarnya saya akan menyuruh asisten saya mengantar anda"(ucap david dingin)


"tidak bukan itu mksd saya, saya cuma ma..!!(nia tidak melanjutkan ucapannya sebab david berlalu begitu saja meninggalkan nia)


" cihh sombong sekali untung aja tampan kalo enggk nggk bakalan aku ngejar kmu??(kesal nia)


**akhirnya nia keluar dari kantor vandra dengan mengerucutkan bibirnya.kesal karena ulah sombong david yang menurutnya sangat menjengkelkan dan juga membuat dirinya semakin penasaran dengan sosok david itu.


...----------------...


bukk..


lucy melemparkan sebuah bola salju kepada vandra yang sedang melihat lihat di sekeliling tempat itu.


"hahaha kena kena" (ejek lucy menjulurkan lidahnya)


"lucy ini nggk lucu" (ucap david mengerutkan dahinya)


"kalo nggk lucu ya udah kamu balik aja ke villa aku masih mau disini" (kata lucy dengan mengerucutkan bibirnya)


vandra yang melihat ekspresi lucy menjadi gemas dan akhirnya dia berjalan mendekati lucy dan memeluknya dari belakang.

__ADS_1


"yaudah kmu main apa hm??(tanya vandra lembut sambil membelai rambut lucy)


" aku mau..!!(ucapan lucy berhenti saat ada suara tembakan yang cukup membuatnya kaget)


dorr


dorr


dorr


"sstt..(umpat vandra yang mendengar suara tembakan)


" a ada apa itu kenapa ada suara tembakan??(tanya lucy memegang lengan vandra dan gemetar)


vandra yang merasa bahwa lucy gemetar akhirnya segera menggendong lucy dan akan membawanya ke villa namun dengan adanya tumpukan salju yang ada di sekitarnya membuat langkah vandra agak telat sehingga ada beberapa orang yang mengepungnya.


"sial.." (gumam vandra menurunkan lucy)


"mereka siapa??(tanya lucy takut)


" sayng kamu tenang ya ada aku tidak akan ku biarkan siapapun menyakitimu"(ucap vandra menenangkan lucy dan memluknya)


**vandra akhirnya mengambil pistol yang ada disaku jaketnya yang selalu ia bawa ke mana2 itu dan adalah senjata kesayangannya.


dorr


dorr


tanpa aba2 vandra langsung melepaskan pelatuknya pada orang yang sedang mengepung dirinya dan juga menodongkan senjata mereka.


sedangkan lucy sangat terkejut saat melihat vandra yang memegang pistol dan menembak orang2 yang memakai rompi itu dengan tepat dikepala mereka**.


******Terima kasih sudah membaca semoga puas dengan alurnya**

__ADS_1


****silahkan like dan komen ya agar author update terus****


__ADS_2