
Rudi bingung mencoba menghubungi seseorang yang selama ini telah membantunya.
lalu terlintas dalam pikiran rudi tentang anak vandra yang saat ini menjadi tahanannya.
"kau cepat bawa bayi itu kesini aku akan menggunakannya sebagai senjata" (titah rudi pada salah satu anak buahnya)
"baik.." (jawab orang itu)
dengan segera orang itu memanggil baby sister yang biasa menjaga baby farell dan mereka bertiga pun keluar daru kamar yang saat ini digunakan baby farell dan mendekati rudi.
"ini mereka tuan" (ucap orang itu)
"bagus berikan bayi itu pada...!!!
brakk...
belum sempat rudi melanjutkan ucapannya seseorang sudah mendobrak pintu mansion rudi hingga membuat orang yang berada didalam terkejut.
" rudi aku hari ini datang untuk menjadi malaikat pencabut nyawamu!!!(geram orang itu yang tak lain adalah vandra)
"tenanglah apa kau sudah tidak sabar ingin membunuhku sampai kau melupakan putramu ini" (ancam rudi sambil membawa baby farell digendongannya)
"farell...??(gumam vandra yang melihat putranya menangis akibat cara kasar rudi mengambilnya dari gendongan baby sister itu)
" jika kau memang seorang laki2 maka kau akan langsung melawanku dan tidak membawa2 seorang bayi yang masih tidak mengetahui apa2 rudi!!(bentak vandra yang mulai kesal)
"aku sebenarnya tidak ada urusannya dengan anakmu tapi aku tidak punya pilihan lain karena yang pasti kau akan lemah saat orang tersayangmu berada ditanganku" (jelas rudi)
vandra semakin naik pitam saat mendengar penjelasan dari rudi apalagi ditambah cara dia menggendong baby farell dengan cara yang salah sehingga membuatnya terus menangis sejak tadi.
"rudi kau serahkan dulu putraku maka aku akan menghukummu dengan lembut" (ucap vandra)
"kau pikir aku bodoh heh..!!(senyum licik rudi)
__ADS_1
pada saat vandra dan rudi saling otot2 an lalu datanglah mia yang baru saja selesai bertarung di luar dan menyusul vandra masuk kedalam mansion.
mia melihat perdebatan itu dan dia juga melihat baby farell yang menangis **digendongan rudi ada perasaan tidak tega dalam hati mia melihat farell yang terus menangis.
telinga mia mendengar perdebatan vandra dan rudi sedangkan matanya terus tertuju pada baby farell.
tanpa banyak bicara mia langsung menyerang rudi dengan senjatanya**.
dorr..
satu tembakan diluncurkan mia pada bagian kaki rudi.
" arghh...!!!(teriak rudi merasakan sakit dikakinya)
sedangkan vandra membelalakan matanya melihat mia tiba2 menyerang rudi tanpa aba2 darinya.
"kau memang tidak tahu diuntung..!!(pekik rudi ingin menjatuhkan baby farell)
rudi kaget saat mia tiba2 sudah membawa baby farell berada di gendongannya.
dan saat ini posisi mia sedang menunduk dan rudi melihatnya mia tersenyum puas saat melihat rudi menatapnya dengan cepat mia memberikan satu pukulan diwajah rudi dengan keras**.
mia langsung berlari kembali kearah vandra sambil menggendong baby farell.
vandra tersenyum dan mengusap pelan kepala baby farell , lalu berganti menatap mia.
" sisanya serahkan padaku kau bawa dia kembali ke kapal"(titah vandra)
mia mengangguk dan melakukan apa perintah vandra.
"kau sekrang sudah tidak bisa apa2 lagi tuan rudi dan saat ini sudah waktunya bagimu untuk membayar semua kesalahan yang sudah kau perbuat pada keluargaku!!(ancam vandra berjalan mendekati rudi)
" berhenti tidak jangan mendekat kau pasti akan menyesal jika sampai kau membunuhku!!(ucap rudi ketakutan)
__ADS_1
"jika aku membiarkanmu itu akan jadi penyesalan bagiku" (jawab vandra semakin mendekatkan diri)
bughh..
bughh..
pukulan demi pukulan diberikan vandra pada rudi.
"ini untuk istriku"
"ini untuk kau berani melukai istriku"
"ini untuk menculik putraku"
"ini untuk kau berani ingin melukai putraku"
"dan ini karena kau sudah berani bermain2 dengan keluargaku"
dan pada saat rudi sudah tidak bisa bergerak akibat mendapat pukulan dari vandra dia hanya bisa pasrah.
"dan ini yang terakhir untukmu aku akan memberikan hukuman yang sebenarnya"
dorr...
vandra melepaskan pelatuknya tepat di bagian kepala rudi dan saat itu juga rudi menghembuskan nafas terakhirnya.
"wahh hukuman yang bagus tuan vandra williams..!!(ucap seseorang dari belakang tubuh vandra)
vandra menoleh kearah suara tersebut dan dia mengerutkan keningnya saat melihat sosok pria tinggi berbadan kekar ada dihadapannya.
***Terima kasih sudah membaca
*silahkan like dan komen ya**
__ADS_1