
Lucy kaget dengan apa yang diucapkan oleh vandra dan langsung melepaskan pelukannya pada vandra dan menatap vandra.
"ap apa yang kau katakan mas kau!!(kata lucy tidak melanjutkan ucapannya)
" benar...aku adalah seorang mafia persenjataan dan aku adalah bos di Black Tiger Group itu adalah nama geng kami!!(jelas vandra mentap lurus lucy dihadapannya)
"kami??(ucap lucy menatap sayu vandra)
" ya aku dan david adalah mafia!!(jelas lagi vandra)
lucy langsung bergeser dari duduknya yang tadi dekat dengan vandra kini menjaga jarak dari vandra dan menatap lekat wajah suaminya itu.
vandra yang melihat istrinya itu menjaga jarak darinya lalu dengan sigap mengambil tangan lucy dan menggenggamnya.
"sayang kmu bisa menerima aku bahwa aku adalah seorang mafia??(tanya vandra serius)
namun lucy hanya diam dan menatap vandra,lucy sangat terkejut dengan apa yang didengarnya sampai dia menatap vandra dengan pikiran kosong.
" sayang..!!!(ucap vandra kembali membawa lucy kedalam pelukannya dan seketika itu lucy tersadar dari lamunannya)
"kenapa??(ucap lucy dengan suara serak khas orang habis menangis)
" kenapa kmu menjadi seorang mafia??apa menurutmu menjadi seorang mafia itu bisa membuatmu senang apa dengan menghabisi banyak nyawa itu sangat menyenangkan??(bentak lucy pada vandra)
"dengarkan aku jika kau memang mencintaiku kau harus keluar daru dunia gelapmu itu!!(tegas lucy pada vandra namun vandra hanya diam)
" maaf sayang aku tidak bisa keluar dari dunia gelap ku sekarang!!(jawab vandra serius)
"kenapa??apa kau lebih mencintai dunia gelapmu dari pada aku istrimu??(bentak lucy lagi dengan deru nafas tersenggal2)
" bukan itu syang aku memiliki alasan lain dan aku tidak bisa mengatakan padamu untuk saat ini"(jawab vandra)
nmun lucy hanya memejamkan matanya sebentar dan menatap wajah suaminya yang juga sedang menatapnya.
__ADS_1
"terserah kau saja!!" (ucap lucy memutar bola mata malas dan ingin bangkit dari duduknya tapi ditahan oleh vandra)
"tunggu..!!" (ucap vandra sambil memgang tangan lucy)
Lucy langsung menoleh ke suaminya itu dengan malas.
"apa kau mau memafkanku dan tetap bersamaku setelah kau mengetahui semuanya??(tanya vandra menatap lucy)
" huff..!!!(lucy menghela nafas dan menatap intens suaminya itu)
"kau adalah suamiku bukan pacarku aku tidak akan pernah bisa meninggalkanmu begitu saja, mungkin jika kau adalah pacarku aku pasti akan langsung putus denganmu tapi tidak untuk seorang suami karena aku hanya akan menikah sekali dalan seumur hidup!!(jelas lucy menatap serius vandra)
vandra yang mendengarnya pun tersenyum senang.
" tapi aku tidak akan sepenuhnya memaafkanmu soal dunia gelapmu!!(tekan lucy pada vandra)
glekk..
"tapi sayang...!!(ucap vandra tapi di potong oleh lucy)
" tenang saja aku akan tetap melakukan kewajibanku sebagai seorang istri!!(ucap lucy yang membuat vandra tersenyum puas)
"baiklah.." (ucap vandra menarik pinggang lucy agar lebih dekat dengannya lalu mencium bibir lucy)
"emph...umph" (lucy ingin bicara tapi bibirnya ditahan oleh bibir vandra)
mereka berciuman cukup lama dan akhirnya melepaskan tautan bibir keduanya.
"kau ini seperti singa yang sedang kelaparan saja"(ucap lucy dengan mengerucutkan bibirnya)
" hehe maaf sayng lagian bibirmu ini membuatku terus saja ingin mel*matnya"(ucap vandra terkekeh)
"dasar monster" (gerutu lucy dengan suara pelan tapi masih terdengar oleh vandra)
__ADS_1
"apa kau sedang menjelek2 an suamimu" (ucap vandra mengerutkan alisnya)
"ah tidak kok aku hanya mengatakan bahwa kau adalah monster" (ucap lucy dengan senyum kecut)
vandra yang mendengar keterus terangan istrinya itu hanya membulatkan matanya dan geleng2.
...----------------...
**sementara itu nia yang berada taman villa itu sedang duduk dan melamun.
dengan cuaca yang begitu dingin nia yang tidak sempat membawa jaket untuk cuaca dingin selalu menggosok2 tangannya.
hingga ada seorang pria yang memberikannya jaket tebal, nia akhirnya menoleh me arah pria itu dengan mengerutkan dahinya**.
"pakailah jaket ini cuaca yang begitu dingin kenapa kau hanya menggunakan jas??(Tanya pria itu)
" terima kasih tuan aku lupa untuk membawa jaket!!(jawab nia canggung)
"jangan panggil aku tuan..!!kenalkan namaku dito" (ucap pria itu mengulurkan tangannya)
"nia.." (jawab nia membalas uluran tangan dito)
"apa kau kesini bersama keluargamu atau bersama dengan suamimu??(Tanya dito yang kini duduk tepat disebelah nia)
" tidak aku kesini untuk mengunjungi saudaraku"(jawab nia apa adanya)
nia Dan dito terus berbincang dan tertawa hingga larut malam, tanpa diketahui oleh keduanya jika ada seseorang yang sejak tadi memperhatikan mereka dari jendela lantai dua kamar itu.
"sepertinya dia menemukan orang lain Dan akhirnya aku bisa bebas Dari gadis aneh itu"(,ucap orang itu tersenyum bahagia)
*****Terima kasih sudah membaca semoga puas dengan alurnya**.
***silahkan like Dan komen ya agar author update terus****
__ADS_1