
1 bulan sudah kepergian vandra ke negara A kini dia sudah berada didalam Jett **pribadinya yang akan siap landas kembali ke negara x.
Dan kini Lucy juga kembali kerumahnya begitupun nia dia kembali bekerja dikantor karena saat ini dialah yang harus mengurus perusahaan milik Lucy itu.
Dan seusai bekerja nia pasti akan langsung ke rumah Lucy untuk menemaninya**.
didalam pesawat..
"dra apa kmu sudah bilang ke lucy kalau kita pergi keluar negeri??(Tanya David )
"tenang saja aku su..!!!(ucapan vandra terhenti saat mendengar kata Lucy)
" su apa??(Tanya mia bingung)
"sial.!!(rutuk vandra menepuk jidatnya)
" kenapa??(Tanya David)
"aku lupa untuk memberitahunya saat kita may berangkat kemaren" (ucap vandra mengacak2 rambutnya)
**David Dan mia hanya diam mendengar ucapan vandra. David juga baru mengingat tentang nia.
...----------------...
akhirnya mereka sampai dinegara A lalu vandra dengan cepat turun dari pesawat Dan segera menaiki Mobil yang Sudah disiapkan untuknya**.
"aku akan kembali lebih dulu kalian kembalilah ke markas" (ucap vandra pada semua anak buahnya)
"baik boss!!(jawab mereka semua)
" vid ayo cepat!!(ucap vandra yang melihat David baru saja turun dari pesawat)
dengan segera David menghampiri Mobil vandra Dan mereka juga tidak lupa untuk berpamitan mia.
"mia kami pulang dulu yang lainnya kau urus saja"(ucap vandra)
" aku mengerti"(jawab mia)
vandra menancap gas Dan segera menuju rumahnya.
__ADS_1
...----------------...
**sedangkan Lucy dirumah sedang tidak bersemangat melakukan apapun bahkan Lucy juga terlihat lemas.
sedangkan nia selalu membujuk Lucy untuk tidak memikirkan terlalu serius tentang apa yang terjadi**.
"cy makanlah kau hanya makan sedikit akhir2 ini" (ucap nia memberikan makanan)
"nanti saja ya ni" ( tolak Lucy)
"cy??(ucapan nia terhenti saat Lucy mengatakan sesuatu)
" iya aku tahu aku harus memikirkan anakku"(ucap Lucy memotong ucapan nia)
**nia selalu berada disamping Lucy karena akhir2 ini Lucy sering merasa keram dibagian pinggangnya.
jadi nia tidak mungkin tega meninggalkan Lucy sendiri dirumah sebesar itu.
...----------------...
lalu beberapa menit kemudian datanglah vandra dan David.
**vandra melihat sekeliling rumahnya yang tampak sepi Dan pandangannya menemukan sosok dua wanita yang sedang duduk disofa ruang tamu.
vandra berjalan mendekati dua wanita itu**.
"sayang??(panggil vandra dengan suara lembut)
" kau dengar ni bahkan aku sampai mendengar suara mas vandra sedang memanggilku apa aku serindu itu padanya"(ucap Lucy tanpa melihat ke arah belakang)
sedangkan nia yang mendengar suara itu langsung menoleh ke arah suara tersebut.
Dan betapa terkejutnya saat dia melihat ternyata suara itu berasal dari vandra.
"iya aku mendengarnya!!(jawab nia menatap vandra)
" sayang"(panggil vandra lagi)
"ya tuhan knapa suaranya terus terngiang di pikiranku!!(ucap Lucy mengacak2 rambutnya)
__ADS_1
**Nia langsung berdiri dari duduknya Dan berjalan pergi meninggalkan lucy begitu saja dia ingin memberikan privasi untuk Lucy Dan juga vandra.
vandra yang mendengar kekesalan Lucy dia langsung merangkul lucy dari belakang**.
" nia kira2 kapan mas vandra akan pulang"(Tanya Lucy yang masih tidak mengetahui jika dia sedang berbicara dengan vandra)
"aku ada disini sayang"(jawab vandra mengecup puncak kepala Lucy)
Lucy yang mendapat sentuhan yang begitu lembut sangat tenang Dan saat dia mencium aroma yang tidak asing baginya dan aroma yang sangat dia rindukan akhirnya Lucy menoleh ke arah belakang.
deghh..
**jantung Lucy seketika langsung berdetak lebih kencang dari biasanya.
Lucy menatap wajah suaminya dengan mata yang berkaca2.
vandra melihat mata Lucy yang hampir mengeluarkan cairan bening lalu dengan segera dia memeluk tubuh kecil Lucy**.
" maaf sayang aku tidak mengabarimu saat aku akan pergi selama beberapa hari ini"(Ucap vandra merasa menyesal)
sedangkan Lucy hanya diam dipelukan sang suami.
"sayang kau bisa menghukumku sampai kau puas" (usul vandra masih memeluk erat Lucy)
lucy tidak membalas pelukan dari vandra dia hanya menatap kosong ke arah depan
vandra yang tidak mendapat respon apapun dari istrinya akhirnya dia melepaskan pelukannya Dan melihat wajah sembab istrinya.
"sayang??(ucap vandra menyentuh wajah Lucy)
namun saat Lucy melihat kearahnya pandangan Lucy menjadi buram Dan juga dia merasakan sakit di bagian perutnya.
bruk..
Lucy pingsan tepat di Dada bidang vandra, sedangkan vandra sangat terkejut saat melihat istrinya tidak sadarkan diri.
" lucyy!!!(pekik vandra memanggil nama Lucy)
*****Terima kasih sudah membaca**
__ADS_1
**silahkan like Dan komen dong biar author lebih semangat update nya*****