
Pada saat lucy tak sadarkan diri vandra terlihat sangat cemas dan dengan segera dia memanggil david yang masih berada diluar rumahnya.
"davidd..!!(teriak vandra yang membuat nia yang akan keluar kaget)
david yang mendengar teriakan vandra dengan segera berlari menuju pintu dan.
brakk..
david mendorong keras pintu rumah itu dan terlihatlah nia yang sedang mematung didepannya karena merasa sangat terkejut saat david mendorong pintu dengan keras.
" Nia??(ucap david)
"davidd..!!!(panggil vandra lagi dengan suara nyaring)
david pun langsung menghampiri vandra.
" kenapa dengan lucy dra??(tanya david yang melihat lucy terbaring lemas)
"cepat panggil dokter lucy pingsan!!(ucap vandra cemas)
lalu tanpa bertanya david langsung menghungi dokter.
" sayang kmu tidak papa kan"(ucap vandra mencium kening lucy)
Nia yang melihat sikap cemas vandra akhirnya berjalan mendekati vandra.
"lucy akhir2 ini sangat sedikit makan dan dia juga sering merasa keram dibagian perutnya" (ucap nia langsung pada intinya)
vandra yang mendengar kata nia sontak melihat ke arah nia.
"apa di sudah pergi ke dokter??(tanya vandra)
" dia tidak mau ke dokter!!(jawab lucy)
"apa kau tahu tuan vandra lucy seperti ini itu karena mencemaskanmu kenapa kau tidak memberi tahu lucy jika kau akan pergi jauh apa kau tahu sangat takut saat mendengar jika kau sedang didalam bahaya!!(tegas nia menjelaskan)
david dan vandra mengerutkan dahinya saat mendengar penjelasan nia.
" dalam bahaya??kau tahu dari mana??(tanya david)
"aku tahu dari bawahanmu yang ada dimarkas saat itu lucy mengira jika tuan vandra ada disana dan saat disana dia melihat ada beberapa orang yang sedang menata beberapa senjata!!(ungkap nia)
vandra dan david terkejut saat mendengar penjelasan nia.
__ADS_1
bagaimana tidak bukankah sebelum mereka berangkat ke negara A dia sudah memperingatkan dio untuk tidak memberi tahu istrinya jika saat dia sedang dalam bahaya.
" dio!!(gumam vandra geram)
tak lama kemudian dokter pun datang ke rumah vandra, dan disambut oleh david akhirnya mereka berdua masuk dan menemui lucy dan vandra..
"tolong periksa istriku" (ucap vandra)
dokter itupun mengangguk dan segera memeriksa keadaan lucy.
dan setelahnya dokter itu pun langsung memberi nasehat pada vandra.
"kenapa dengan istiku??(tanya vandra penasaran)
" dia hanya kecape an saja"(jawab dokter itu)
"tapi kenapa akhir2 ini dia sering merasa sakit dibagian pinggang dan perutnya dokter?(tanya nia antusias)
" itu disebabkan karena dia merasa tertekan kenapa dia bisa seperti ini apa sebenarnya yang terjadi??(tanya dokter itu)
akhirnya vandra menceritakan semuanya pada dokter itu karena dokter itu adalah temannya sendiri jadi dia tidak segan untuk menceritakan semuanya.
"dengarkan dra saat seorang wanita sedang hamil dia tidak boleh mengalami stres atau tekanan seperti apapun karena itu akan berpengaruh pada bayi yang ada didalam kandunganya!!(jelas dokter itu)
" lalu apa yang harus aku lakukan..??(tanya vandra)
" baik terima kasih"(ucap vandra)
"kalau begitu aku pergi dulu" (kata dokter)
"hmm!!(jawab vandra)
**setelah itu dokter diantar oleh david untuk keluar dan tak lama kemudian lucy pun mulai membuka matanya.
vandra merasakan ada pergerakan kecil dari tangan istrinya dan ia langsung menoleh ke arah lucy karena dia tadi menunduk sambil mencium punngung tangan istrinya itu**.
" sayang!!(panggil vandra lembut)
"apa kau baik2 saja cy?(tanya nia)
lucy ingin duduk dan bersandar di tempatnya sekarang dibantu oleh vandra.
" aku baik2 saja!!(jawab lucy)
__ADS_1
"sayang apa kau merasakan sakit??(tanya vandra)
" tidak..!!(jawab lucy)
"emm aku akan keluar dulu??(pamit nia yang mengerti)
" hmm"(jawab lucy mengangguk)
akhirnya nia keluar dari kamar lucy dan menutup pintunya. kini tinggal vandra dan lucy saja dikamar itu.
"sayang maaf aku..!!
" mas udah cukup!!(ucap lucy memotong perkataan vandra)
"kmu sudah 2 kali melakukan ini padaku mas kenapa kau tidak bisa memberitahu ku kalau kau akan pergi apa sesulit itu memberi tahu padaku tentang apa yang akan kau lakukan apa aku tak memiliki hak untuk mengetahui nya??(jelas lucy kesal)
" aku ini istri kamu lo mas kenapa kmu harus tanpa mengatakan apapun padaku apa kau sudah tidak menganggapku sebagai istrimu ap..??(lucy tidak melanjutkan ucapannya karena tiba2 vandra mencium bibirnya)
cupp..
**lucy kaget saat tiba2 vandra menciumnya dia membulatkan matanya sedangkan vandra mencium lucy dengan sangat lembut dia sangat merindukan istrinya itu.
lucy pun larut dari perlakuan lembut vandra dia juga sangat merindukan perlakuan lembut dari suaminya.
kini mereka berdua sedang saling melepas rindu yang sangat mendalam bagi mereka berpisah selama sebulan membuat keduanya saling merindu.
mereka berciuman cukup lama dan akhirnya vandra melepas ciumannya**.
"sayang aku memiliki sesuatu yang harus kau ketahui" (ucap vandra langsung pada intinya)
"apa..??(tanya lucy penasaran)
" kau akan tahu besok"(jawab vandra sambil tangannya menyentuh perut istrinya yang suah mulai membesar)
"apa kau tidak papa mas dio waktu itu mengatakan jika kau sedang dalam bahaya??(tanya lucy)
" apa aku terlihat tidak baik2 saja sayang"(jawab vandra)
"mas aku mohon jangan pernah membuatku cemas lagi??(mohon lucy)
" tidak akan aku janji!!(jawab vandra memeluk tubuh lucy)
****Terima kasih sudah membaca semoga puas dengan alurnya*
__ADS_1
*maaf ya kalau ceritanya menurut kalian membosankan*
*silahkan like dan komen**