Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
**menegur suami**


__ADS_3

**setelah mendapat tlfn dari menejer kantor vandra lucy bergegas pergi kesana bersama dengan nia walaupun perut lucy sudah membesar tapi dia tetap saja lincah dalam melakukan apa saja.


mereka berdua pergi menggunakan taxi dan tak butuh waktu lama lucy dan Nia sampai di kantor karena memang jarak antara rumahnya dan kantor tidak terlalu jauh jadi mereka bisa sampai dengan cepat.


lucy turun dari mobil taxi dengan dibantu oleh Nia, mereka berjalan memasuki liff menuju ke lantai atas dimana ruangan vandra dan david berada**.


tingg.


**pintu liff terbuka dan terlihatlah semua para karyawan yang kantor yang bergerumbul disana.


semua karyawan itu melihat ke belakang saat mendengar suara pintu liff terbuka dan saat melihat istri dari bos mereka datang mereka semua langsung memberikan jalan untuk lucy dan Nia.


lucy dan Nia membelalakan matanya saat melihat wajah suami mereka sudah lebam**.


"kalian berdua berhenti!!(teriak lucy bersamaan dengan Nia)


sontak vandra dan david langsung menoleh ke arah suara tersebut.


" sayang??(ucap vandra pada lucy)


"babe??(ucap david pada Nia)


kini posisi keduanya sedang akan memberikan sebuah tinju di wajah dan berhenti seketika saat mendengar teriakan orang yang tidak asing bagi mereka.


" apa yang kalian lakukan haa??(bentak lucy)


"kenapa kalian membuat keributa disini??(tanyanya lagi)


" kalian berdua itu seperti anak kecil saja!!apa kalian gk malu dilihat oleh para karyawan kalian??(ucap Nia )


vandra dan david pun akhirnya melepaskan kepalan tangannya dan menghampiri istri mereka masing2.


"apa yang kau lakukan disini sayang kau sedang hamil besar jangan terlalu lelah!!(ucap vandra mengelus perut lucy)


" jangan mengalihkan pembicaraan!!(ketus lucy)


"babe kenapa kau datang??(tanya david pada Nia)


" kita datang kesini karena mendapat tlfn dari menejer kalau kalian sedang bertengkar!!(jelas Nia)


vandra dan david langsung melihat ke arah menejernya yang sedang mematung di sana dengan tatapan tajam mereka.

__ADS_1


"mampus gue!! apa gue akan dipecat??(batin menejer itu)


**sedangkan dua wanita ini melihat ke arah suami mereka yang melihat ke arah karyawannya denga tatapan tajam mereka langsung menarik tangan suami mereka untuk masuk kedalam ruangan masing2.


lucy membawa vandra keruangannya sedangkan Nia membawa david masuk keruangannya**.


diruangan vandra..


" duduk!!(ketus lucy menyuruh suaminya itu duduk)


"apa yang terjadi kenapa kalian sampai bertengkar seperti itu didepan banyak orang??(tanya lucy tegas)


" aku hanya ingin berlatih saja sayang"(jawab vandra santai)


"berlatih..??apakah berlatih perlu dihadapan banyak orang??(ucap lucy)


vandra akhirnya pasrah dan menceritakan semuannya pada sang istri.


diruangan david..


" duduklah!!(ucap Nia dingin)


"mendekatlah babe" (ucap david)


**david pun menuruti apa yang dikatakan sang istri untuk tetap duduk.


sedangkan Nia mencari kotak P3k dan setelah itu nia kembali mendekati sang suami dan dengan telaten dia mengobati luka lebam yang ada diwajah suaminya itu**.


" katakan apa yang terjadi..kenapa kalian bisa bertengkar??(tanya Nia sambil terus mengobati luka david)


"dia yang memancingku duluan menertawaksn diriku karena aku tidak bisa melakukan malam pertama denganmu!!(ucap david dengan polosnya)


Nia yang mendengar penjelasan dari suaminya membulatkan matanya tidak percaya.


" apa yang kau katakan tuan kenapa kau mengatakan hal yang begitu privasi untuk kita??(bentak Nia)


"aku tahu bahkan karena itulah aku bertengkar dengannya!!(jawab david)


" seharusnya kau tidak mengatakan itu tuan kau benar2..!!(Nia tidak melanjutkan ucapannya)


"maafkan aku babe..cup" (menciup pundak tangan Nia)

__ADS_1


"jangan pernah kau mengatakan hal yang sangat pribadi kepada siapapun selain kita berdua saja tuan!!(ucap Nia)


" baiklah aku akan berjanji tapi kau juga harus berjanji.!!(jawab david)


"apa??(tanya Nia)


" jangan pernah memanggilku tuan lagi panggil aku suamiku!!(ucap david percaya diri)


"baiklah aku berjanji suamiku" (jawab Nia tersenyum)


Diruangan vandra.


"kmu itu mas bisa2nya menanyakan hal seperti itu ke kak david!!(kesal lucy)


" aku juga tidak tahu yang aku pikir dia memiliki masalah lain"(jawab vandra membela diri)


"sudah2 cukup sini biar aku obati!!(ucap lucy)


" sayang jangan pake obat itu aku nggk mau!!(cegah vandra yang melihat lucy sedang mencari2 kotak P3k)


"apa kau tidak memiliki kotak obat mas??(tanya lucy yang mulai lelah mencari)


" aku memang tidak suka dengan obat2 an seperti itu"(jawab vandra santai)


"lalu bagaimana kmu bisa sembuh jika tidak diobati wajah lebam mu itu??(ucap lucy yang kini berjalan mendekati suaminya)


" tenang saja aku biasa mengobati lukaku sendiri dengan caraku sendiri"(jawab vandra)


"bagaimana caranya??(tanya lucy bingung)


" kemarilah"(ucap vandra menyuruh lucy untuk duduk dipangkuannya)


lucy pun menuruti apa kata vandra dan duduk di pangkuannya.


"lalu??(tanya lucy yang kini sudah duduk dipangkuan sang suami)


tanpa basa basi vandra langsung menyambar bibir ranum sang istri.


lucy membulatkan matanya saat tiba2 vandra menyambar bibirnya dengan perlahan lucy membalas ciumannya pada sang suami.


****Terima kasih sudah membaca semoga puas dengan alurnya*

__ADS_1


**silahkan like dan komen ya***


__ADS_2