Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
*kegelisahan Lucy*


__ADS_3

dipulau yang saat ini ditempati oleh rudi yang tadinya suasana disana terlihat sangat sunyi kini menjadi ramai karena suara tangis bayi yaitu Darell putra Dari vandra Dan juga Lucy.


sedangkan dikapal yang saat ini sedang di naiki oleh vandra Dan juga anggota Black Tiger Group mereka Sudah sangat siap dengan penyerangan yang akan dilakukan mereka .


karena adanya rencana Dari bos mereka yaitu vandra yang menyarankan mereka apa yang akan dilakukannya nanti.


karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh jadi untuk sementara vandra Dan anggota Black Tiger Group menyiapkan sedikit rencana cadangan agar nanti tidak sampai terjadi masalah.


...----------------...


dimarkas saat ini Lucy sedang tidak tenang memikirkan semua orang yang pergi until membawa kembali babu farell**.


"tenanglah cy semua akan baik2 saja kita berdo'a agar mereka semua pulang dengan selamat" (usul nia yang melihat kegelisahan Lucy)


"semoga saja" (jawab Lucy menutup wajahnya dengan kedua tangannya)


"kau makanlah dulu dek nanti kau visa sakit jika tidak makan!!(sahut David menyodorkan sepiring nasi)


" iya cy kau kan sedang menyusui"(tambah nia)


Lucy mengangguk Dan mengambil piring berisi makanan yang ada ditangan David Dan memakannya.


"apa kau mau makan juga istriku??(Tanya David pada nia)


" gausah nanti saja aku masih belum lapar"(jawab nia)


"sebaiknya kau saja yang makan suamiku" (usul nia)


"nanti saja bersama denganmu" (jawab David menarik pinggang nia)


**David , nia , Lucy saat ini sedang duduk diruangan vandra.


seperti biasa David membuat nia duduk dipangkuannya Dan tangannya tidak luput Dari bagian perut nia.

__ADS_1


David terus mengusapnya dengan lembut sehingga membuat nia yang merasakan ada kejanggalan Dari sikap suaminya itu.


nia mengerutkan keningnya saat melihat ekspresi wajah Dari suaminya yang terlihat sedih.


nia menghentikan tangan David yang saat ini berada diperutnya Dan memandang David dengan sangat intens**.


"kamu kenapa suamiku kenapa kau terlihat sedih seperti itu??(Tanya nia penasaran)


David sontak menoleh kearah nia Dan CIA menjadi gelagapan.


" ada apa suamiku Dan kenapa kmu selalu mengusap2 perutku??(Tanya nia lagi)


Dan Kali ini bukan David saja yang gelagapan tetapi Lucy juga langsung menghentikan aksi makannya saat mendengar pertanyaan Dari sahabatnya itu.


"why..??(tanyanya lagi)


" tidak papa istriku aku hanya sangat merindukanmu saja Dan ingin memelukmu dengan erat"(elak david)


"huff...!!(lega Lucy dalam hati)


" tapi kenapa kau setiap memelukku tanganmu tidak pernah lepas Dari perutku apa kah ada sesuatu diperutku??(Tanya nia lagi)


Lucy Dan David semakin bingung mendapat pertanyaan bertubi2 Dari nia sebernarnya mereka tidak ingin menyembunyikan rahasia tentang nia yang pernah keguguran tapi saat bukanlah waktu yang tepat bagi nia until mengetahuinya.


"apakah aku tidak boleh menyentuhnya babe!!(ucap David)


" tentu saja boleh suamiku"(jawab nia mengacak2 rambut David)


"emm aku ingin istirahat bisakkah kalian keluar??(pinta Lucy canggung)


" tentu saja kau istirahatlah kami akan keluar"(sahut David)


"t..tapi!!

__ADS_1


" Sudah ayoo!!(potong David dan menggendong nia keluar Dari ruangan vandra itu)


**David menggendong nia menuruni tangga Dan berjalan memasuki kamar yang biasa digunakan David saat dia menginap mansion itu.


David menurunkan nia dengan pelan diatas ranjang berukuran king size itu**.


"aku ingin menemani lucy suamiku!!(rengek nia)


" apa kau Sudah tidak merindukanku lagi sekrang??(protes David)


"bukan seperti itu tapi kan..umh!!(nia tidak melanjutkan ucapannya karena David mencium bibir ranum nia)


setelah puas berciuman David akhirnya melepaskan tautan bibirnya.


" sekrang istirahatlah kau pasti lelah"(usul David yang dijawab anggukan oleh nia)


sedangkan dikamar lainnya Lucy sedang bertarung dengan pikirannya sendiri.


"apa sebaiknya aku mengatakannya sekrang ya??(gumam Lucy)


" tapi apa nia siap mendapatkan kebenaran ini??(gumam nya lagi)


"tapi bukankah lebih cepat lebih baikk!!(Tanya Lucy pada dirinya sendiri)


" apa tidak akan berpengaruh pada kesehatan nia!!(ucapnya lagi pada diri sendiri)


"huff..ya tuhan semoga kau memberikanku sebuah kekuatan untuk menerima semuanya yang terjadi saat ini kepadaku" (ucap Lucy menyatukan kedua tangannya didepan Dada)


***Terima kasih sudah membaca


*silahkan like Dan komen yaa*


*maaf author update nya telat soalnya author lagi sibuk banget**

__ADS_1


__ADS_2