Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
Pesta pernikahan vandra dan lucy


__ADS_3

**Satu tahun kemudian...


tak terasa hubungan antara vandra Dan Lucy Sudah berjalan selama setahun dan mereka berdua selalu bahagia.


dan malam ini vandra dan Lucy mengadakan pesta pernikahan mereka untuk pertama kalinya.


pesta hari ini sangat meriah banyak orang2 Dari kalangan atas yang datang ke pesta tersebut.


dan ada juga rekan bisnis yang diundang vandra untuk menghadiri pestanya itu**.


"congratulations tuan vandra " (ucap teman bisnis vandra dan menglurkan tangan)


"tank you soo much" (jawab vandra membalas uluran tangan orang itu)


"bagaimana apa kita akan tetap bekerja sama seperti biasa??(Tanya nya pada vandra)


" jika itu dapat menguntungkan bagi kita bagaimana mungkin tidak tentu saja kita akan bekerja sama dengan anda"(jawab vandra senyum tipis)


"tentu saja aku tidak akan pernah mengecewakan anda" (senyum orang itu)


"semoga seperti yang anda katakan" (jawab vandra senyum)


**vandra kini sudah berada di lantai bawah kediaman Williams vandra terpaksa merayakan pestanya sebab mama dan papanya memaksanya untuk mengadakan pesta disana alhasil vandra menyetujui permintaan dua orang paruh baya itu.


sedangkan Lucy masih berada dikamar yang dulu pernah dia tempat I saat pertama Kali masuk ke keluarga Williams.


Lucy sedang di make over oleh MUA dan didampingi oleh mama sinta dan ibu yanti**.


"wahh menantuku ini sangat cantik sekali" (puji sinta pada Lucy)

__ADS_1


"tentu saja dia adalah putriku sudah seharusnya dia cantik" (ucap yanti percaya diri)


"ya ampun kenapa Dari dulu masa skolah sampai udah tua masih saja ke PD an mu tidak hilang2" (ucap sinta memutar bola mata malas)


"heh.. itu adalah ciri khas dariku" (balas yanti melipat tangannya didepan Dada)


sedang kan Lucy yang mendengar perdebatan antara dua orang wanita paruh baya yang cantik ini hanya geleng2.


...----------------...


Dilantai bawah vandra sudah tidak sabar menunggu sang istri turun dan ikut bergabung dengannya, ia selalu melihat ke arah tangga dmna istrinya akan turun melewati tangga itu.


"vid gmn??apa semuanya sudah selesai?(Tanya vandra pada David)


"tenang saja aku sudah menyuruh beberapa orang untuk memastikan keamanan disini!!(jawab David)


**tak lama kemudian munculah seorang gadis Dari depan pintu masuk yang cantik dengan memakai gaun berwarna biru dengan gaya rambut dikerly dan make up yang natural.


memancarkan sinar keanggunan orang itu.hingga membuat semua mata yang ada diruangan itu tertuju padanya**.


"wahh cantik sekali siapa dia??(ucap salah seorang yang mengagumi wanita itu)


" bukankah dia adalah sahabat dari istrinya tuan vandra??(balas orang yang disampingnya)


"benarkah sungguh cantik yaa" (ucapnya lagi)


**David dan vandra yang mendengar ucapan Dari orang2 itu akhirnya melihat ke arah pintu masuk dan mata David langsung tebelalak saat melihat wanita yang dimksd adalah nia.


wanita yang dulu sempat dia anggap sangat menjijikan sekarang malah terlihat menawan**.

__ADS_1


"hei jangan dilihatin terus kalau suka ya buruan ambil sebelum diambil orang" (ucap vandra pada David yang melihat nia tanpa berkedip)


"ishh..apaan sihh " (kesal David )


"buruan nikahin dia aku sarankan itu" (bujuk vandra lagi)


**namun David hanya diam dan terus melihat ke arah nia yang sedang berdiri didepan pintu masuk .


David tersenyum sendiri saat melihat dirinya yang dulu selalu mengatakan bahwa nia adalah gadis yang menjijikan tapi hari ini hatinya mengatakan bahwa nia sebenarnya adalah gadis yang sangat cantik.


senyum David hilang pada saat ada seseorang yang datang Dari belakang nia dan dia adalah seorang lelaki yang menurutnya tidak asing**.


"dito..!!(gumam David pada orang yang berjalan bergandengan dengan nia)


nia berjalan mendekati vandra dan David untuk bertanya dmn sahabatnya saat ini. dan setelah bertanya nia akhirnya duduk disebuah Kursk yang sudah disiapkan.


" kamu tunggu sini dulu ya aku akan segera kembali"(ucap nia dengan senyum Manis)


"oke babe" (ucap dito senyum pada nia)


**nia akhirnya berjalan menaiki tangga dan menuju ke kamar lucy.


sedangkan David yang melihat keromantisan nia dan dito menjadi geram dia mengepalkan tangannya.


vandra yang melihat ekpresi sahabatnya itu tahu jika dia sedang cemburu**.


"dengarkan aku jika kau ingin menghajar pria itu jangan disini..ini pestaku jangan buat keributan disini!!(tekan vandra pada David)


David akhirnya mencoba untuk menenangkan dirinya dengan meminum bir disebuah meja yang sudah disediakan.

__ADS_1


__ADS_2