
saat ini lucy sudah berada dititik lokasi markas vandra mereka berdua turun dari mobilnya dan dengan segera lucy berjalan memasuki markasnya itu.
sedangkan nia tercengang melihat ternyata ada sebuah markas didalam hutan yang sangat lebat itu.
nia lalu menyusul lucy dibelakang dan masuk ke dalam markasnya**.
brakk..
lucy mendorong pintu besar dimarkas itu dan terlihat beberapa anak orang disana sedang menata beberapa senjata.
"nona lucy!!(ucap seorang pria yang kaget saat melihat lucy datang ke markas)
lucy melihat ada beberapa senjata ditangan mereka dan juga dia melihat sebuah benda kecil hitam yang ada di lantai.
" apa yang terjadi sebenarnya dimana mas vandra??(tanya lucy tak menghiraukan orang2 yang melihat kearahnya dengan bingung)
"emm itu nona tuan van..!!(ucap orang itu tergagap lalu disela oleh lucy)
" cepat katakan dimana dia??(bentak lucy mulai terbawa emosi)
sedangkan nia memegang pundak lucy mencoba untuk menenangkan sahabatnya itu.
"sebenarnya tuan vandra pergi ke negara A untuk melakukan serangan pada markas terakhir rudi di negara A" (jawab orang itu)
"apa!!kenapa dia tidak memberitahuku kalau dia akan pergi kesana??(pekik lucy)
" bos berkata tidak akan memberi tahu anda karena dia hanya akan sebentar melakukan tugasnya karena adanya tuan david dan juga mia disana,...tapi!!(ucap orang tidak melanjutkan ucapannya)
"tapi apa??(ucap Lucy semakin meninggikan suaranya)
" tapi siapa sangka ternyata mereka bertiga terjebak karena setelah bos menghabisi semua orang2 rudi ternyata ada seseorang yang membantunya dibelakang Dan sekrang mereka sedang berada dipinggiran tebing yang dibawahnya adalah laut!!"(jelas orang itu panjang lebar)
__ADS_1
**Lucy yang mendengar kabar bahwa suaminya sedang dalam bahaya perlahan terduduk dengan lemas untunh saja saat itu nia memegangi tubuhnya jadi tidal sampai terjatuh.
Lucy hanya melebarkan matanya memikirkan sang suami.
...----------------...
sedangkan disisi lain vandra , David Dan mia sudah saling memberikan kode untuk memulai rencana selanjutnya.
vandra memejamkan matanya Dan juga mengangkat tangannya ke atas diikuti oleh David Dan mia yang juga mengangkat tangannya pertanda jika mereka sudah kalah.
lalu tak lama kemudia datanglah seseorang dibalik para orang2 yang kini sedang menodongkan senjata ke arah mereka bertiga**.
prokk
prokk
prokk
"wahh cuma segini kemampuan dari seorang tuan vandra seorang mafia yang dikenal paling ditakuti oleh semua penjahat" (ucap seseorang sambil menepuk tangannya Dan berjalan ke arah mereka bertiga)
"ohh ternyata kau yang ada dibalik semua ini Dan bekerja sama dengan rudi mencoba untuk menghabisiku" (ucap vandra santay)
"hahaha bukankah ada hasilnya saat aku bisa kabur Dari tahananmu" (ejek orang itu pads vandra)
"kau memang sangat licik malik aku kagum denganmu" (ucap vandra pada orang itu yang ternyata adalah malik)
"tentu saja itu adalah keahlianku" (jawab malik)
**nmun vandra hanya tersenyum tipis melihat malik yang tertawa dengan puas.
lalu datang seorang lagi dari belakang malik seorang pria paruh baya yang tak lama adalah rudi**.
__ADS_1
"cihh.!! apa kau mencoba mencari perlindungan dengan orang ini tuan rudi??(Tanya vandra meremehkan)
" dengarkan aku tuan vandra aku tidak pernah mau berurusan dengamu tapi kau memaksaku untuk bertindak kepadamu"(ucap rudi)
"kau memilik urusan yang sangat penting denganku rudi" (ucap vandra dengan tatapan tajamnya)
sedangkan mia melihat ke arah malik dengan tatapan membunuhnya karena dia sangat kesal melihat malik apa lagi mengingat cara dia kabur saat sedang menjadi tahanannya dulu.
flashback on..
**saat itu malik menjadi tahanan vandra Dan yang diberi tanggung jawab oleh vandra adalah mia.
malik waktu itu ditahan Dan mendapat hukuman yang sangat kejam dari mia**.
"wahh tuan malik tubuhmu ini sangat mempesona sekali ya aku sangat terpesona melihatnya" (ucap mia dengan tatapan tajamnya)
"apa kau menyukainya bagaimana kalau kita bermain sebentar" (tawar malik dengan wajahnya yang penuh lebam akibat hukuman yang didapat dari mia)
"cihh!! daripada bermain denganmu lebih bail aku bermain dengan beberapa gigolo saja" (ejek mia)
"hahaha..!!!(malik tergelak mendengar ucapan mia)
"wanita ****** tetaplah wanita ****** tidak akan bisa menjadi baik" (ejek malik sambil memaksakan senyuman)
mia yang mendengarnya sangat geram Dan kembali memberikan pukulan pada malik Dan juga memberikan besi panas pada tubuh malik.
arghhh..
**teriak malik saat mendapat perlakuan Dari mia karena tangannya sedang diikat Dan tidak bisa melawan.
akhirnya malik yang sudah tidak tahan mendapat perlakuan Dari mia dia memaksa melepas ikatan tangannya Dan saat mia sedang berbalik akan mengambil kembali besi panas dengan segera malik memukul bagian belakang kepala mia hingga membuat mia pngsan akibat pukulan keras yang didapat Dari malik**.
__ADS_1
****Terima kasih Sudah membaca semoga puas dengan alurnya*
**silahkan like Dan komen ya***