Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
**Rencana rudi**


__ADS_3

**seorang pria paruh baya yang. ada dinegara A itu tak lain adalah rudi dia berada disana untuk menjalani bisnisnya.


dia memiliki beberapa markas yang berada dinegara x dan sekarang dikabarkan jika satu persatu markas miliknya sudah dihancurnya dan sisanya diambil alih oleh seseorang.


yang tak lain adalah vandra penjahat kelas kakap tidak ada yang berani membuat masalah dengannya bahkan jika ada pun dia juga tidak akan langsung melakukannya.


kini rudi sedang berada di sebuah perusahaan bernama PT.bima jaya makmur dia duduk dikursi kebesarannya dan sedang mencoba berfikir tentang apa yang dikatakan oleh anak buah nya tadi saat ditlfn.


"dendam pribadi??apa yang dimksd vandra dengan dendam pribadi??aku bahkan tidak pernah berurusan dengannya bagaimana bisa dia menyimpan dendam padaku??(gumam pria itu)


" apa sebenarnya yang terjadi??tidak mungkin seorang tuan vandra tiba2 memberantas seseorang jika dia tidak memiliki suatu masalah denganya, tapi apa??(ucapnya lagi)


dia terus berpikir tentang apa yang sudab dia perbuat sampai seorang geng besar memilik dendam padanya sampai suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya.


tokk


tokk


tokk


"masuk!!(ucap pria paruh baya itu)


" pak ada seseorang yang ingin bertemu denganmu!!(ucap seorang karyawan)


"siapa??(tanyanya)


" saya tidak tahu pak di hanya bilang jika dia ingin bertemu dengan anda"(ucap karyawan itu)


"baiklah suruh dia masuk" (perintah pria itu)


"baik pak" (jawabnya dan langsung bejalan keluar ruangan)

__ADS_1


tak beberapa lama kemudian seorang pria masuk kedalam ruangan.


"apa kabar tuan rudi!!(ucap seorang pria yang berdiri didepan pintu ruangan itu)


yap seorang pria paruh baya itu tak lain adalah rudi saudara kembar dari rido.


" siapa kamu??(ucap rudi menyerngitkan dahinya)


"kamu tidak perlu tau identitasku, tujuanku datang kesini adalah untuk melakukan kerja sama denganmu..(jelas pria itu pada rudi)


"kerja sama??" (ucap rudi tidak mengerti)


"kita akan bekerja sama untuk membalaskan dendam, karena kita memiliki musuh yang sama!!( jawab orang itu senyum seringai)


" mksd anda apa??(tanya rudi masih tidak paham)


"apa kau tidak pernah tau kata bahwa musuh dari musuhmu adalah teman" (jelasnya pada rudi)


dan dia sangat yakin jika pria dihadapannya itu sangat membenci vandra.


sedangkan pria dihadapan rudi dengan senyum jahatnya dia menatap ke arah rudi**.


"baik kita bicarakan kelanjutannya mari silahkan duduk" (ajak rudi )


**mereka akhinya saling bicara tentang msalah kerjasama untuk.menghancurkan vandra.


...----------------...


sedangkan dinegara x.


vandra dan david selalu berkumpul untuk merencanakan sesuatu yang sangat penting**.

__ADS_1


"kita tidak bisa terus menerus membiarkan mereka benas diluar sana sudah saat nya kita mlakukan serangan!!(ucap vandra serius)


" tentu saja kita harus segera menyelasaikan ini to lucy juga sudah mengetahui semuanya!"(ucap david melihat ke arah dimana vera berada sekarang)


kini vandra, lucy, dan david pergi ke markasnya untuk menuruti keinginan lucy lagi dan lagi.


"ayo mia cepat jangan sampai lengah aku tidak akan memberikan kesempattan padamu untuk lengah" (ujar lucy yang ternyata sedang bertanding di ring bersama dengan mia)


"lucy jangan terlalu keras kau sedang hamil nanti kau bisa terluka" (cegah mia yang hanya menghindari serangan dari lucy)


namun lucy tidak menghiraukan perkataan mia dia malah semakin cepat memberikan pukulan demi pukulan kepada mia sampai mia kualahan untuk menepis serangan dari lucy.


bukk..


tanpa sengaja lucy mendaratkan sebuah bogeman tepat ke wajah mia. sedangkan mia yang mendapat serangan secara tiba2 dari lucy pun ia terjatuh.


vandra dan david yang melihatnya tercengang dan berlari menghampiri mereka.


"mia apa kau tidak apa apa??(tanya david membantu mia untuk berdiri)


" sayang apa kau tidak knapa2??(tanya vandra pada lucy)


"aku tidak papa vid" (jawab mia mengusap sedkit darah yang keluar dari sudut bibirnya)


"bukankah aku sudah mengatakannya padamu jangan sampai lengah, kau ini sekrang tidak asik mia" (kesal lucy cemberut lalu berjalan meninggalkan mereka bertiga)


vandra, david dan mia yang melihat sikap lucy hanya saling bengong dan menatap kepergian lucy.


****Terima kasih sudah membaca semoga puas dengan alurnya*


**Silahkan like dan komen ya***

__ADS_1


__ADS_2