Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
Menantu terbaik


__ADS_3

Di dalam kamar mandi lucy yang baru saja selesai melakukan ritual mandinya ingin keluar namun dia lupa untuk membawa handuk, karena dia tadi langsung masuk karena perdebatannya dengan vandra hingga membuatnya lupa untuk membawa handuknya.


kini Lucy terus menerus mondar mandir didalam kamar mandi bingung apa yang harus dilakukan akhirnya dia melihat kemeja milik vandra yang tergantung di belakang pintu kamar mandi dan tanpa berpikir dia mengambil kemeja itu Dan memakainya untuk menutup I tubuhnya yang polos.


setelah hampir 2jam Lucy berada di kamar mandi akhirnya keluar dengan menggunakan kemeja milik suaminya vandra.


lalu dilihatnya vandra yang Sudan berbaring diranjang Dan menutup Sudah memejamkan matanya.


Lucy akhirnya berjalan menuju koper yang berisikan pakaiannya yang belum sempat is masukan dalam lemari Lucy berjalan dengan mengendap2 agar tidak sampai membuat vandra terbangun Dan melihatnya sedang memakai kemeja miliknya.


"mana baju tidurku??"(gumam Lucy dengan membongkar seluruh isi kopernya itu)


" ah ini dia"(senang Lucy Dan pada saat ia akan berjalan ke kamar mandi untuk ganti baju seseorang berbicara Dari belakang)


"apa kau tidak punya pakaian lain sampai memakai kemejaku??(Tanya vandra yang melirik ke arah Lucy)


**ya yang berbicara tak lain adalah vandra suaminya. lucy lantas langsung menoleh ke vandra.


degg..


jantung vandra yang melihat tubuh lucy menggunakan kemejanya walau terlihat kebesaran ditubuh kecil istrinya itu mendadak berdegup dengan kencang**.


" heii jangan menatapku seperti itu dasar mesum!!"(bentak lucy sambil tangan kecilnya berusaha menutup i tubuhnya)


vandra lantas tertawa kecil dan memalingkan pandangannya dia sedikit merasa lucu dengan sikap lucy.


lalu vandra beranjak dari ranjangnya dan berjalan menghampiri lucy.

__ADS_1


"kmu jangan mendekat tetap ditempatmu!!(ucap lucy yang takut bila vandra melihat tubuhnya dengan jelas)


" segera cuci kemeja yang sudah kau pakai ini aku tidak mau ada sedikitpun bau tubuhmu melekat disana!(kata vandra dingin)


pagi Hari di kediaman williams..


**lucy sudah sejak subuh bangun dari tidurnya dan langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi , sebenarnya para pelayan di rumah itu sudah melarang lucy untuk tidak melakukan kegiatan karena dia adalah pengantin baru disini, tapi bukan lucy namanya jika dia tidak memasak sesuatu.


pagi itu stefan , sinta, vandra, dan david baru keluar dari kamar mereka dan mengampiri meja makan untuk sarapan pagi**.


"ini kenapa rasanya beda dari biasanya ya ma??" (tanya stefan yang merasakan perbedaan rasa sarapan dari biasanya)


"iya pa rasanya beda?(jawab sinta)


bahkan vandra dan david yang merasakan perbedaan rasa masakan itu hanya diam mungkin para pelayan menggunakan resep baru pikirnya.


"tidak justru ini sangat enak apa kalian memiliki resep baru??(tanya stefan sambil melahap sarapan dihadapan nya itu)


" tidak tuan ini semua nona lucy yang memasaknya kami hanya membantunya saja"(jelas pelayan itu).


vandra yang mendengar itu seketika menghentikan aksi makannya dan menatao makanan yang ada dihadapannya itu.


"apa ini semua masakan gadis itu??(batin vandra tidak percaya)


" wahh benarkah lalu dimana lucy kenapa aku tidak melihatnya dari tadi??(tanya sinta melihat sekeliling mencoba mencari keberadaan lucy)


"nona lucy sedang berada didapur dan katanya nona ingin membuat makanan manis" (jelas pelayan itu lagi)

__ADS_1


"waahh pa kita nggk salah ya pilih menantu udah cantik pandai memasak lagi" (bangga sinta)


"iya ma vandra sungguh beruntung memiliki lucy sebagai istrinya" (jawab stefan menatap vandra yang hanya diam sejak tadi)


"bi cepat panggil lucy untuk ikut sarapan ngapain dia memasak didapur dia kan menantu dirumah ini?" (titah sinta)


"tadi saya sudah melarangnya nyonya tapi nona lucy keras kepala untuk tetap ingin memasak disana" (jawab pelayan itu menunduk)


"hmm dasar anak itu" (senyum sinta)


"lucy sayang sini cepat kita sarapan bersama." (panggil sinta dengan suara sedikit keras tapi juga lembut)


"iya " (jawab lucy dari arah dapur)


lucy akhirnya keluar dari dapur menuju meja makan dan berjalan mendekati sinta ibu mertuanya.


"iya te ada apa??(tanya lucy lembut)


" kok te si kan kmu sudah jadi menantu disini panggil mama aja ya anggap mama seperti mama kmu sendiri"(jelas sinta)


"iya ma maaf " (senyum manis lucy)


**lucy yang keluar dari dapur dipenuhi dengan kringat di kening dan lehernya hingga terlihat kecantikan alaminya. vandra yang melihat lucy seperti itu hanya mampu menelan salivanya entah kenapa saat melihat penampilan lucy sesuatu yang sejak dulu tidak pernah berdiri kini berdiri dengan sendirinya.


yang membuat vandra langsung memalingkan pandanganya dan berdiri untuk berpamitan kepada mama papanya pergi ke kantor**.


******Terima kasih membaca semoga puas dengan alurnya**

__ADS_1


****silahkan like dan komen ya agar author update terus****


__ADS_2