
baby farell seperti tidak mau jika lucy menyebutkan adik untuk anak perempuan nia dan david.
"kenapa malah menangis sayang cup.cup" (ucap lucy pada baby farell)
"mungkin akhirnya dia senang memiliki teman baru cy" (sahut nia senyum)
"mungkin saja seperti itu" (jawab lucy mencoba menenangkan farell)
**tetapi farell tetap tidak mau berhenti menangis sampai bayi perempuan yang saat ini digendongan david juga ikut menangis.
oekk...oekk.
semua orang semakin gelagapan saat mendengar suara tangisan kedua anak tersebut.
"aduhh sayang sudah ya nangis nya lihat itu kan adiknya jadi ikut menangis" (ucap lucy)
dan seketika suara tangisan baby farell pun berhenti saat mendengar suara tangisan dari bayi perempuan itu.
semua orang jadi bingung dengan sikap farell yang langsung berhenti menangis.
"lahh langsung diam??(ucap vandra heran)
" sudahlah biarkan saja nia cepat kau susui putrimu mungkin dia lapar"(usul lucy)
"hmm iya..suamiku sini biar kususui dia" (ucap nia)
"kalau begitu kita keluar dulu ya biar kamu juga bisa istirahat" (ucap lucy)
"iya cy terima kasih sudah merepotkanmu membawakan barangku" (tambah nia)
"tenang saja kau sudah ku anggap seperti saudaraku sendiri" (jawab lucy tersenyum)
__ADS_1
akhirnya lucy vandra dan juga bi sumi keluar dadi ruangan nia.
dan begitu juga dengan nia yang saat ini sudah mulai belajar menyusui putrinya itu dengan ditemani oleh david suaminya**.
"kita akan beri mana siapa putri kecil kita ini babe" (ucap david melihat ke arah istri dan juga anaknya)
"entahlah aku masih belum memikirkannya suamiku" (jawab nia sambil menyusui putrinya)
"bagaimana jika dia kita beri nama Misha" (usul david)
"nama yang bagus suamiku" (jawab nia senang)
"baiklah jika seperti itu dia diberi nama Misha david lewis" (ucap david yang dijawab anggukan oleh nia)
...----------------...
saat ini semua orang sudah berada dikediaman bahkan nia juga ikut pulang ke rumah.
bertambah kebahagiaan dirumah tersebut karena adanya kehadiran dari putri david dan nia.
" aku dan suamiku sudah sepakat untuk memberi nama dia Misha david lewis"(ucap nia)
"wahh nama yang bagus ni" (jawab lucy senang)
"boleh aku menggendongnya?(usul lucy menunjuk bayi perempuan di gendongan nia)
" tentu saja"(jawab nia memberikan Misha pada lucy)
lucy menggendong bayi perempuan itu dengan sangat sayang dan juga menciumi seluruh wajah bayi itu.
"sayang kau juga memiliki seorang anak disini dan mereka berdua melihatmu" (ucap vandra)
__ADS_1
"aku tahu mas apa salahnya aku juga ingin menggendong putri kecil ini" (jawab lucy)
"apa kau begitu senangnya memiliki bayi?(ucap vandra)
" bagaimana kalau kita memproses lagi sampai menjadi bayi kecil"(gelak vandra)
"hust mas apaan sih kamu ini" (jawab lucy dengan wajah merona)
"kau ini masih malu2 saja cy " (sahut nia tertawa)
"sudah2 kalian ini ngomng apa sih" (ucap lucy yang langsung memberikan baby girl pada nia)
**semua orang bahagia dengan bertambahnya seorang putri dalam keluarga tersebut apalagi saat ini sikembar juga bertambah lincah dalam berjalan walaupun terkadang masih terjatuh.
...----------------...
malam hari didalam kamar vandra dan lucy mereka berdua baru saja selesai dengan pertempuran diranjangnya.
dan saat ini keduanya sedang saling berpelukan tanpa menggunakan sehelai benangpun.
"sayang besok aku diundang oleh klien ku untuk menghadiri pesta atas keberhasilan dari hasil kerjasamanya denganku" (ucap vandra)
"ikutlah bersamaku untuk menghadiri pesta itu" (pinta vandra)
"lalu bagaimana dengan anak2 mas" (ucap lucy)
"kau tenang saja biar anak2 diurus oleh bi sumi dan aku akan menyerahkan beberapa anak buah untuk menjaga mereka" (jawab vandra)
"tapi mas bagaimana jika mereka mencariku" (ucap lucy)
"kita pergi tidak akan lama sayang" (jawab vandra yang dijawab anggukan oleh lucy)
__ADS_1
*Terima kasih sudah membaca*
*silahkan like dan komen ya*