Gadis Kecil Penakluk Pria Monster

Gadis Kecil Penakluk Pria Monster
Malam sunyi


__ADS_3

**Setelah David melihat lucy lalu bergantian menatap wanita disamping licy yang tak lain adalah nia.


sedangkan vandra tidak menoleh sedikitpun kearah lucy begitupun dengan lucy yang tampak cuek dan tidak memperhatikan calon suaminya itu.


kini lucy duduk bersebelahan dengan vandra Dan pada saat vandra melihat sekilas kearah lucy matanya langsung membulat karena ada wajah cantik dan juga imut menurut vandra tapi juga menyebalkan**.


"kmu..??(panggil vandra dengan suara pelan)


seketika lucy menoleh kearah suara itu dan dia langsung kaget saat melihat pria didepannya adalah vandra orang yang pernah ditabraknya dulu.


lucy hanya diam tidak bisa berkata apa2 karena di sungguh tidak menyangka akan menikah dengan vandra.


" aku tahu gadis sepertmu hanya akan menyukai harta dan harta"( bisik vandra pada telinga lucy)


lucy yang mendengar itu hanya membalas vandra dengan tatapan tidak sukanya dan menjawab.


"sepertinya anda tidak mampu memberikanya??" (senyum sinis lucy pada vandra)


**vandra yang mendengar kata lucy dapat menggertak an giginya menahan amarah.


lalu dimulailah ijan qobul yang langsung dijawab oleh vandra dengan tegas dan tepat tanpa kesalahan sedikitpun.


setelah melakukan ijab qobul kini mereka berdua saling memasng cincin pertunangannya.


dan pada saat vandra mencium kening lucy vandra mengatakan sesuatu yang membuat mata lucy langsung membulat dan diam seribu bahasa, dan vandra pun tersenyum kecut melihat ekspresi lucy.


kini acara resepsi pernikahan pun telah usai .

__ADS_1


dan Lucy Sekrang berada di kamar milik vandra.


pada saat selesai acara resepsi lucy langsung diajak untuk tinggal di kediaman keluarga Williams . sedangkan nia dan yanti pulang ke kediaman mereka masing2**.


"sial apa kata pria itu tadi ??(lucy mengingat ucapan vandra padanya tadi " layani aku sampai aku puas Malam ini"itulah kata2 yang dikatakan vandra pada Lucy tadi)


"ahh sial dasar pria idiot" (ucap lucy kesal)


pada saat lucy mondar mandir di kamar itu lalu tiba2 suara pintu kamar terbuka dan tampaklah seorang vandra yang tersenyum sinis melihat lucy.


"ada apa ini babe apakah kau sudah tidak sabar sampai kau terus mondar mandir disini??(senyum jahatnya )


**vandra akhirnya menutup pintu kamarnya dan menguncinya , lalu ia berjalan mendekati lucy yang dari tadi melihat ke arahnya.


vandra terus berjalan maju sedangkan lucy yang melihat vandra berjalan mendekat ke arahnya hanya bisa melangkahkan kaki mundur, sampai dia akhirnya terpojok di samping ranjang berukuran king size milik vandra.


" ayo layani aku sampai aku puas babe"(ucap nya vandra lagi yang kini berpindah duduk di atas ranjang king size itu dengan senyum sinis)


lucy lantas menoleh ke arah vandra yang berada di belakangnya dalam keadaan bersandar di sandaran ranjang besar itu menatap lucy.


"d dengarkan aku..aku tidak akan melakukan itu a aku bukan seperti wanita yang ada didalam pikiranmu" (jelas lucy terbata bata)


"cihh sungguh menjijikan bukankah kau mau menikah dengan Ku karena uang?? (Tanya vandra memutar bola mata tengah)


lucy yang mendengar kata vandra merasa jika harga dirinya di injak2 dan tidak terima atas sikap vandra yang menghinanya tidak tidak tinggal diam.


" dengar ya tuan jika tuan mengatakan bahwa saya menikah denganmu hanya karena uang maka kau tidak perlu menyuruhku untuk melayanimu, apakah kau tidak pernah datang ke rumah bordil??jika kau ingin sebuah pelayanan yang memuaskan , silahkan anda pergi ke sana dan habiskan seluruh uang yang kau miliki untuk bermain disana, aku tidak membutuhkan uangmu itu sepeserpun"(jelas lucy panjang lebar dan lantang)

__ADS_1


**vandra yang mendengarnya hanya diam seribu bahasa , bagaimana tidak vandra berfikir bahwa apa yang dikatakan lucy itu benar bahkan dia saja sedikitpun tidak pernah pergi ke rumah bordil untuk bersenang2.


akhirnya vandra menghela nafas jengah dan akhirnya dia berdiri dari ranjang dan berjalan memasuki kamar mandi.


lucy yang melihat vandra masuk ke dalam kamar mandi akhirnya menghela nafas lega**.


"huhh untung saja dia tidak melakukan apapun padaku kalau tidak habis sudah" (batin lucy menghela nafas)


"tapi kenapa sikapnya langsung berubah ya??apakah aku mengatakan hal yang salah??(gumam lucy bertanya2)


" sudah lah ngapain aku pikirin lebih baik aku melepaskan gaun berat ini aku sungguh lelah dengan ini semua ini "(berjalan ke arah meja riasnya dan melepaskan perhiasaan yang dipakainya itu .


**lucy akhinya menunggu vandra yang sedang membersihkan diri di kamar mandi karena dia juga ingin merilekskan tubuhnya dengan berendam di bathup.


sampai akhirnya tak berapa lama vandra keluar dari kamar mandi di hanya memakai handuk yang melilit dipinggangnya kini nampaklah perut yang berbentuk roti sobek itu mengalihkan pandangan lucy sejenak**.


" sial pria ini memiliki lekuk tubuh yang begitu bagus"(batin lucy dengan wajah yang sedikit merona)


"tidak perlu melihatku seperti itu aku tau bahwa aku tampan jangan sampai kau tertarik padaku" (kata vandra)


"cihh aku sama sekali tidak tertarik denganmu" (jawab lucy yang berjalan memasuki kamar mandi).


sedangkan vandra hanya melihat lucy dengan sedikit senyuman diwajahnya.


"gadis aneh" (gumam vandra).


******Terima kasih sudah membaca semoga suka dengan alurnya**

__ADS_1


****silahkan like dan komen ya agar author update terus*****


__ADS_2