
mia Dan David kembali ke dalam ruangan yang kini sedang berkumpulnya anggota Black Tiger Group.
"boss sedang ada urusan mendadak kalian tetap jalankan perintah yang Sudah di perintahkan pada kalian!!(tegas David pada semua bawahannya)
" baik..!!(jawab semua orang)
"bagaimana dengan dia??(Tanya dio pada mia Dan David menunjuk pria di hadapannya)
" tenang saja aku akan mengurusnya!!(jawab mia dingin)
"baik kalau begitu aku akan pergi melakukan tugasku!!(jawab dio membungkuk hormat pada David Dan mia)
" hmm.."(jawab David dengan deheman sedangkan mia hanya menggannguk)
...----------------...
**diperjalanan vandra mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata2 karena jalanan yang sepi vandra tidak membutuhkan waktu yang lama akhirnya sampai di apartemennya.
vandra memakirkan mobilnya Dan segera berjalan memasuki apartemen**.
ceklekk
"sayang..??(panggil vandra dengan suara lembut Dan melihat sekeliling ruangan)
" sayang kamu dimna??(ucap vandra berjalan Dan matanya terus mencari keberadaan sang istri)
**akhirnya vandra berjalan memasuki kamarnya Dan saat dikamar dia juga tidak melihat sang istri.
vandra lalu keluar Dan mencari disetiap sudut apartemennya namun tetap tidak melihat Lucy
__ADS_1
rasa khawatir mulai menyelimuti hati vandra
cemas,takut Dan marah pada dirinya sendiri bercampur aduk dalam hati vandra.
cemas jika terjadi sesuatu pada Lucy,takut jika Lucy meninggalkan nya,Dan marah pada dirinya sendiri karena tidak memberi tahu lebih dulu pada istrinya jika ia akan pulang.
vandra duduk disofa ruang tamu Dan mengacak2 rambutnya**.
"kmu dimna syng"(ucap vandra lirih Dan memejamkan matanya sambil memegangi kepalanya)
" darimana aja kamu mas??(tiba2 suara seorang bertanya Dari belakang dimna vandra saat ini sedang duduk)
**vandra langsung menoleh ke suara yang baginya tidak asing itu dan matanya langsung berbinar saat melihat ternyata itu adalah istrinya.
vandra berjalan mendekati Lucy Dan akan memeluk Lucy nmun ditahan oleh Lucy**.
"sayang syukurlah aku pikir kau akan pergi meninggalkanku" (lega vandra)
"maaf sayang aku ada urusan penting tadi Dan aku tidak sempat mengabarimu dulu!!(jelas vandra merasa bersalah)
"apa urusanmu itu lebih penting Dari diriku??(tegas Lucy menatap tajam vandra)
" bukan begitu sayang kmu adalah yang terpenting dalam hidupku aku hanya lupa tidak mengabarimu tadi!!(jelas vandra dengan mata sayu)
"apa kau tahu Nia melihat sejumlah mobil dijalan x Dan keadaannya sangat buruk Dan nia tahu jika salah satu Dari Mobil itu adalah milikmu!!(jelas Lucy dengan matanya mulai berkaca2)
" aku sempat tidak percaya pada perkataan nia tapi pada saat nia mengirimkan gambar Mobil itu baru aku mempercayainya Dan ternyata itu benar"(ucap Lucy dengan mulai meneteskan air matanya)
vandra yang mendengar ucapan istrinya hatinya menjadi tersentuh ternyata istrinya sangat peduli padannya.
__ADS_1
"maaf.." (ucapa vandra menundukan wajahnya Dari sang istri)
"kamu nggk tahu gimana takutnya aku saat melihat keadaan mobilmu yang penuh dengan bekas tembakan Dan...hiks" (Lucy tidak bisa melanjutkan ucapannya Dan menangis)
vandra yang melihat istrinya menangis menjadi tidak tega Dan akhirnya membawa Lucy kedalam pelukannya.
"maafkan aku ya..!! aku memang diserang waktu perjalanan pulang, aku Dan David akhirnya melawan beberapa orang yang menyerang kita Dan membawa satu Dari orang yang menyerang Ku!!(jelas vandra sambil mengusap kepala Lucy)
" tapi kmu tidak terluka kan tidak terjadi sesuatu padamu Dan kak David kan??(cemas Lucy memegang2 tubuh vandra)
"aku tidak papa sayang kmu tenang saja aku lihai dalam bermain senjata" (ucap vandra percaya diri)
plakk
satu pukulan mendarat di lengan vandra Dari sang istri.
"kmu itu ya awas aja kalau kamu buat aku khawatir lagi..!!(tekan Lucy melihat kedua tangannya didepan Dada)
" apa kau sangat mengkhawatir kan Ku"(ledek vandra menyentuh dagu Lucy)
"jangan buat main ucapanku ini jika sampai kamu berbuat seperti ini lagi..kmu tidak akan mendapatkan jatah" (jawab Lucy)
vandra yang mendengar ancaman istrinya menelan salivanya, vandra langsung menggelengkan kepalannya tidak berani membantah ucapan sang istri.
"apa kau paham suamiku" (ucap Lucy menggoda vandra yang melihat kearahnya dengan ekpresi wajah memelas)
"ya aku tidak berani" (ucap vandra antusias)
"anak pintar" (senyum seringai Lucy)
__ADS_1
*****Terima kasih Sudah membaca*
#ayoo like Dan komen dong biar author semangat updatenya***#