
**Pagi ini yanti,sinta dan stefan pergi ke rumah baru yang sudah dibelinya bulan lalu.
sejak diketahui tentang kehamilan lucy vandra membeli sebuah rumah untuk ditempati karena menurutnya jika dia tinggal diapartemen dia kurang besar**.
"sayang hari ini mama sama papa dan juga ibu akan datang untuk melihat rumah baru kita ini" (ucap vandra sambil memeluk lucy dari belakang)
"iya aku tahu makanya hari ini aku akan masak yang banyak" (jawab lucy)
"gmna kalo kita nanti cari pembantu untuk bantuin kamu sayang sekalian temenin kamu kalo aku pergi nantinya??(usul vandra)
" emangnya kmu mau pergi kemana??(tanya lucy kini beralih menghadap vandra)
"aku akan pergi keluar negeri untuk melakukan bisnis" (terang vandra)
"apa kamu akan lama??(tanya lucy sedih)
" aku pasti akan kembali secepatnya sayang jangan khawatir"(ucap vandra menciumi pipi lucy)
**lucy sangat sedih mendengar jika suaminya akan pergi melakukan bisnis ke luar negeri, apa lagi dengan keadaannya sekarang yang sedang hamil sangat penting baginya kehadiran sang suami disisinya
tapi dia tidak mau jadi orang yang egois itu memang tugas nya dan itu harus dilakukannya.
...----------------...
pada jam 10 pagi ini sinta, stefan dan yanti sudah sampai dirumah vandra**.
Ting Tong..
suara bel rumah vandra berbunyi dan dengan segera lucy berlari kecil dari dapur menuju pintu.
ceklek..
__ADS_1
"mama!!ibu!!(ucap lucy dan langsung memeluk yanti dan sinta secara bergantian)
" aku kngen banget sama kalian"(kata lucy dengan mata yang berbinar)
"iya sayang kita juga kngen sama kalian" (ucap sinta pada lucy)
"apa kita akan terus berdiri disini dan menunggu hujan menimpa kita baru kita masuk" (sindir stefan yang sedari tadi melihat para wanita yang sedang saling melepas rindu)
lucy yang baru sadar menepuk jidatnya dan akhirnya menyuruh mereka bertiga untuk masuk kedalam dan duduk diruang tamu.
"dimana suamimu cy?(tanya stefan yang melihat2 sekeliling rumah baru itu)
" di diatas pa sedang bersiap untuk pergi ke kantor"(jawab lucy)
lucy begitu senang berbincang dengan mertua dan juga ibunya.
saat lucy ingin membuatkan teh untuk semua orang sinta malah mencegah nya.
"tapi ma ini cuma bikin teh lo" (jawab lucy tidak enak)
"gapapa kan sekarang ada mama jadi kmu disini saja biar mama yang buatkan" (usul sinta yang di jawab anggukan oleh lucy)
sinta berjalan memasuki dapur dan saat itu pula vandra terlihat berjalan menuruni tangga.
"papa??(ucap vandra berjalan mendekati papanya)
" kamu mau berangkat dra??(tanya stefan)
"iya pa!!" (jawab singkat vandra kini beralih berjalan mendekati sang istri setelah menyalami sang papa)
"sayang aku berangkat dulu ya" (pamit vandra mengecup kening lucy)
__ADS_1
"kamu nggk sarapan dulu mas??(tanya lucy)
" gausah sayang aku ada rapat penting nanti aku akan makan dikantin kantor"(jawab vandra berganti menyalami yanti)
**akhirnya vandra keluar dengan terburu2 dan langsung memasuki mobilnya dan bergegas dari sana.
tak **lama** kemudian sinta keluar dari dapur setelah membuat teh dan menyuguhkan teh kepada semua orang**.
"apa vandra masih belum keluar dari kamarnya??(tanya sinta pada semua orang)
" dia sudah berangkat ke kantor!!(jawab stefan sambil menyeruput teh yang diberikan istrinya)
"apa kenapa dia tidak menemuiku dulu" (kesal sinta)
"dia terburu2 karena ada rapat penting mas" (jawab lucy)
"hmm dasar anak itu awas aja kalau pulang nanti" (ancam sinta)
**sedangkan vandra melajukan mobilnya menuju markasnya dan segera menemui david dan mia.
sesampainya dimarkas vandra langsung melihat semua anggotanga sudah berbaris dan dia juga melihat dua sahabatnya yang beerjalan mendekati vandra**.
"kau memang selalu bisa diandalkan" (ucap vandra tersenyum melihat david)
"kau pakailah ini" (ucap david memberikan baju anti peluru pada vandra)
"aku tidak membutuhkannya" (tolak vandra)
"pakailah dra jngan menolaknya ingat jika kau sekarang memiliki orang yang harus kau jaga" (ucap mia menjelaskan)
vandra memikirkan ucapan dari mia dan akhirnya ia menerima pemberian david dan memakainya.
__ADS_1