
**vandra memberi tahu lucy jika pada saat dirinya pergi ke luar negeri adalah untuk membawa kedua orang yang memang sudah lama menjadi target bagi vandra.
bahkan rudi juga sangat terkejut saat melihat lucy yang ternyata benar apa yang dikatakan vandra bahwa lucy adalah istrinya apa lagi rudi juga melihat jika kini perut lucy membuncit dan rudi sangat tahu bahwa lucy pasti sedang hamil**.
"sayang mereka adalah penjahat yang selama ini aku targetkan" (ucap vandra)
"lihat bukankah disini ada seseorang yang sudah membunuh ayah??(ucap vandra lagi)
" kau benar mas"(jawab lucy masih menatap rudi dengan matanya yang sayu)
"bukankah seharusnya kita menghukum orang yang sudah berbuat salah" (tanya vandra yang dijawab anggukan oleh lucy)
**akhirnya lucy pun berdiri dari pangkuan vandra dan berjalan mendekati rudi.
sedangkan malik yang melihat wajah lucy yang tidak bisa katakan hanya diam menatap lucy dan rudi secara bergantian.
malik tidak mengetahui masalah yang terjadi antara lucy dan pamannya yang dia tahu dia hanya ingin bersekongkol dengan rudi untuk melawan vandra**.
kini lucy tepat dihadapan rudi yang sedang menatapnya.
"paman apa benar jika kau yang telah membunuh ayah??" (tanya lucy)
"apa bener kau yang sudah membuat ayah meninggal??(tanya lucy mengeraskan suaranya karena rudi hanya diam saja)
" apa semua itu benar paman jawab!!(ucapnya lagi)
"yaa..benar aku yang sudah membunuh rudi!!(jawab rudi dengan suara lantang)
deghh...
**lucy yang mendengarnya sungguh tidak percaya dan juga sangat kecewa sekaligus marah pada rudi.
lucy sempat meragukan apa yang dikatakan oleh suaminya tentang pamannya itu
tapi saat mendengar sendiri dari mulut rudi sungguh sangat membuat lucy sakit**.
__ADS_1
" kenapa paman??kenapa??(tanya lucy dengan matanya yang mulai berkaca2)
"karena dia sudah merebut cinta pertamaku yaitu yanti ibumu!!" (jawab rudi dengan suara keras).
lucy membulatkan matanya tidak percaya ternyata memang sungguh benar apa yang dikatakan oleh suaminya.
"hanya karena itu paman sampai tega melakukan perbuatan keji seperti itu pada saudara kandung paman sendiri??(tanya lucy lagi)
" tentu saja aku akan melakukan apapun untuk bisa mendapatkan cinta pertamaku yang sudah direbut oleh ayahmu!!(jawab rudi)
"lalu apa arti dari kasih sayang paman selama ini pada lucy??(tanya lucy lagi)
" hahaha...aku hanya berpura2 menyayangimu agar aku bisa dekat dengan ibumu!!(jawab rudi tergelak)
duarr..
**bagaikan disambar petir disiang hari hati lucy sungguj sakit saat mendengar ungkapan dari paman yang selama ini dianggap seperti ayahnya sendiri.
ternyata hanya berpura2 baik dan juga sayang pada lucy hanya demi untuk bisa mendekati yanti ibunya saja.
vandra yang tadinya hanya duduk melihat kini dia berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati lucy**.
vandra lalu merangkul pinggang lucy segera membawa lucy kedalam pelukannya.
"ayo kita duduk sayang" (ajak vandra dan membawa lucy kembali duduk)
lucy didudukan kembali dipangkuan vandra sambil memeluknya dan mencoba menenangkan lucy.
vandra melihat jika istrinya itu sedang memikirkan sesuatu.
"mia dio bunuh mereka berdua!!(titah vandra yang dijjawab anggukan oleh keduannya)
tapi pada saat dio dan mia akan membawa pergi rudi dan malik mereka berhenti.
" tunggu!!(cegah lucy yang pandangannya masih tertuju ke depan)
__ADS_1
"jangan bunuh mereka!!(ucap lucy)
sedangkan vandra mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan lucy.
" kenapa sayang bukankah mereka harus mendapat hukuman??(tanya vandra bingung)
"memang harus mendapat hukuman tapi jangan membunuhnya bebaskan mereka!!(jawab lucy serius)
semua orang anggota Black Tiger Group yang mendengarnya pun membulatkan matanya tidak percaya.
" apa??(pekik vandra melihat kearah lucy)
"bebaskan mereka aku tidak ingin kau membunuh seseorang pada saat aku sedang mengandung mas aku tidak mau melakukannya!!(jawab lucy dengan wajah memelas)
" tapi sayang"
"aku mohon mas..!!demi aku dan juga anak kita!!(jelas lucy)
**vandra lalu beralih menatap ke arah mia dan juga dio.
keduanya hanya melihat lucy dengan tatapan malas**
" mas aku mohon!!berikan mereka kesempatan"(mohon lucy)
**vandra tidak bisa berbuat apa2 saat sang istri tercinta sudah menginginkan sesuatu, walau terasa berat vandra untuk melepaskan rudi dan malik karena demi membawa rudi dan malik ke sana dia rela bertaruh nyawanya.
dan akhirnya vandra menyetuji keinginan lucy**.
"baiklah jika itu keinginanmu" (jawab vandra terpaksa)
lucy tersenyum manis pada vandra dan mengalungkan kedua tangan dileher vandra.
"tapi aku tidak akan semudah itu membebaskan mereka lucy mereka harus mendapat hukuman terlebih dahulu" (batin vndra sambil memeluk lucy)
**Terima kasih sudah membaca**
__ADS_1
**silahkan like dan komen ya**