
Setelah mengantarkan Arcell ke sekolah Queen mampir ke sebuah kafe untuk bertemu dengan uncle Roy. Ia diperbolehkan menyetir sendiri oleh Galaxy sehingga ia dapat bebas pergi kemanapun.
Uncle Roy melambaikan tangannya ketika melihat Queen memasuki area kafe. Uncle Roy datang bersama asistennya Erick. Roy dan Erick mengetahui penampilan Queen saat ini,oleh karena itu mereka tidak terkejut ketika melihat dandanan Queen yang WOW.
" Wow!! ada uncle tampan juga," sebut Queen seperti itu setiap bertemu dengan uncle Erick. Erick Richard pria blasteran Inggris Indonesia yang mengikuti Roy pindah ke Indonesia.
Erick sudah menganggap Roy seperti kakak bagi nya,oleh karena itu ia tidak pernah menolak permintaan Roy.
" Hai Queen," sapa Erick tersenyum manis kepada Queen. Erick dan Galaxy berbeda beberapa tahun,oleh karena itu perbedaan nya dengan Queen hanya 10 tahun.
Namun saat pertama bertemu dengan Queen di Aussie, Erick sudah tertarik oleh gadis ini. Bukan hanya karena ia cantik,tapi karena kepandaian Queen dalam menyelesaikan tugasnya. Queen pun ramah dan baik hati kepada semua orang membuat nya semakin terpesona oleh nya.
" Lihat lah keponakan kita Rick,dia nampak menyukai peran nya kali ini," goda Roy mengejek penampilan Queen.
" Ish uncle,mengejek aku," gerutu Queen sambil mengerucutkan bibirnya.
Walaupun penampilan Queen aneh seperti ini,namun tetap nampak menggemaskan di mata Erick.
" Dia diam-diam menyamar demi misi dia sendiri,dia nggak tau ternyata Lucifer putra Galaxy," ejek Roy lalu terkekeh.
" Misi mendapatkan hati sang duda," sambung Roy lagi terus menggoda Queen. Queen yang merasa terpojok merenggut sambil bersidekap dada.
" Sudahlah kalian jangan menggodaku terus," rengek Queen manja. Ia menatap Erick dengan tatapan puppy eyes nya seolah meminta pembelaan dari Erick. Erick yang memang diam-diam menyukai Queen tentu saja luluh ketika di tatap seperti itu.
" Sudah Roy,kau jangan terus menggodanya," bela Erick lalu mengusap lembut puncak kepala Queen.
Queen refleks memeluk Erick karena senang melihat wajah Roy yang merasa kalah dari Queen. Bahkan gadis itu dengan santainya menjulurkan lidahnya kepada Roy. Ia tidak tahu saat ini jantung Erick dalam masalah karena di peluk oleh Queen.
Hanya Queen yang berani bersikap seperti itu kepada Roy dan Erick kedua pria itu paling di takuti oleh lawan mereka. Namun Roy sudah menganggap Queen seperti keponakan nya sendiri.
" Jangan lupa Queen kamu harus dapat membedakan yang mana Tuan Takagi dan Tuan Takashi jangan sampai kau salah memberikan cincin itu," Erick mengingat kan Queen.
__ADS_1
" Karena apabila cincin itu jatuh ke tangan yang salah berbahaya. Ia pasti akan menggunakannya untuk hal tidak baik," sambung Roy lalu menyesap kopi nya.
" Tenang saja aku tinggal mencium pipi mereka saja saat membedakan mereka," celetuk Queen dengan santai nya.
" Tidak!! " ucap Erick terlihat tidak suka dengan ucapan Queen.
" Queen mengerutkan keningnya, " Uncle posesif sekali pada ku?" goda Queen sambil menaik turunkan kedua alisnya membuat Erick menjadi salah tingkah.
" Tenang saja,aku tidak mungkin melakukan itu. Ciuman ku hanya untuk uncle Gala seorang," sambung Queen lagi membuat Erick malas mendengar nya.
" Kau juga harus berjaga-jaga dari anggota mafia yang mencari keberadaan Arcell. Apabila mereka berhasil membuat Arcell menjadi pemimpin mereka, mereka pasti akan meracuni Arcell dan membuat nya melawan kita. Uncle tahu benar sifat anak buah mendiang kakek nya Arcell," jelas Uncle Roy panjang lebar.
" Sebisa mungkin kamu bujuk Arcell agar ia tidak membuat alat canggih lagi. Agar keberadaan nya tidak di ketahui oleh mereka," sahut Erick menimpali.
" Untungnya mereka tidak mengetahui lokasi mansion Sebastian yang baru,mereka hanya tahu mansion yang dahulu," ucap Roy.
" Baiklah uncle," jawab Queen lalu bangkit dari duduknya.
Galaxy melihat baby sitter Arcell baru saja keluar dari sebuah kafe merasa aneh. Pasalnya dua orang di belakang Yura adalah dua orang yang ia kenal,ada hubungan apa mereka dengan Yura?
Galaxy pun turun dari mobil nya lalu menghampiri mereka. " Kau? sedang apa di sini? bukan kah kau harus menjemput Arcell?" Galaxy berbondong-bondong memberikan banyak pertanyaan kepada Queen.
Queen refleks menggandeng lengan Erick dengan mesra agar Galaxy tidak curiga. " Aku kekasih nya tuan. Aku ada urusan sebentar dengannya, sekarang aku akan kembali ke sekolah," ucap Queen berbohong.
" Dia kekasih mu?" tanya Galaxy kepada Erick,ia tidak menyangka selera Erick wanita seperti Yura Jubaedah.
Erick pun mengangguk mengiyakan ucapan Queen.
Galaxy lalu menatap Roy dan Erick lalu ia memeluk mereka bergantian.
" Kalian apa kabar ?" tanya Galaxy kepada Roy dan Erick.
__ADS_1
" Kabar kami baik? kami sekarang membangun perusahaan di sini juga," jawab Roy.
Merasa ia tidak diajak berbicara Queen pamit undur diri untuk kembali ke sekolah Arcell. " Aku duluan ya,nanti aku di cari Arcell," pamit Queen lalu masuk kedalam mobil. Ia melajukan mobil nya meninggalkan area kafe.
Galaxy menatap kepergian baby sitter putra nya selidik,ia merasa banyak yang disembunyikan oleh Yura.Namun apa Galaxy tidak tahu,Roy dan Erick pun pamit kepada Galaxy karena mereka memiliki banyak pekerjaan hari ini.
Mereka pun berpisah,lalu masuk ke dalam mobil masing-masing. Galaxy melajukan mobilnya menuju sekolah Arcell,ia harus sesekali mengawasi baby sitter nya itu.
Bagaimana wanita seperti Yura Jubaedah menjadi kekasih pria seperti Erick. Galaxy memperhatikan Yura dari kejauhan,ia melihat Arcell berlari ketika melihat Queen. Anak nya begitu menyukai wanita itu,ada magnet apa sebenarnya dalam diri wanita itu mengapa semua orang menyukainya.
Bahkan para asisten rumah tangga nya pun begitu menyukai Yura. Ketika Galaxy hendak memutar stir nya meninggalkan area sekolah, tiba-tiba Arcell berteriak memanggilnya.
" Daddy?" panggil Arcell dengan suara keras. Ia melihat mobil Daddy nya berada di Area sekolah,Arcell pikir Daddy nya akan menjemput nya. Namun ternyata ia malah hendak pergi lagi.
Galaxy yang mendengar suara panggilan putra nya tentu saja menghentikan laju kendaraannya. Ia lalu turun menemui putra nya.
" Apakah Daddy sengaja menjemput ku?" tanya Arcell dengan mata berbinar.
Galaxy mencoba tersenyum kepada putranya,ia tidak boleh ketahuan oleh Yura bahwa ia sedang menyelidiki baby sitter nya itu.
" Daddy makan siang di rumah yuk! hari ini kita akan makan bersama dengan para asisten rumah tangga. Aku dan Noona akan berbelanja bersama,apa kau ingin bergabung dengan kami?" tanya Arcell berharap Daddy nya ikut serta.
Arcell ingin sekali menghabiskan waktu yang lama bersama Daddy namun Daddy Arcell selalu sibuk dengan pekerjaannya.
Karena Galaxy saat ini tidak memiliki pertemuan penting,ia akhirnya menyetujui permintaan putranya. Ketika hendak mengajak masuk ke dalam mobil Galaxy, Arcell lebih memilih bersama dengan Yura di dalam mobil yang ia bawa.
What?? bahkan putraku lebih memilih dia daripada Daddy nya?
.......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕
__ADS_1