
Queen saat ini sedang makan malam bersama Takashi. Takashi menyewa restoran mewah yang sudah di hias seromantis mungkin. Daichi menggelengkan kepalanya melihat ke bucinan Takashi kepada Queen.
Queen duduk di kursi yang telah di sediakan ia tersenyum manis kepada Takashi. Para musisi mulai memainkan alat musik untuk mengiringi makan malam mereka.
" Kami mau pesan apa?" tanya Takashi ketika pelayan datang.
" Apa saja deh,sama seperti mu," jawab Queen.
Ia merasa aneh,bersama dengan Takashi ia tidak merasakan berdebar namun bersama Manuel ia selalu salah tingkah. Jantungnya selalu bermasalah apabila berada di dekatnya.
" Dua Japanese Wagyu Rib Eye dan dua orange juice,jangan lupa dessert favorit ku," ucap Takashi kepada pelayang tersebut.
Pelayan itu pamit undur diri ketika mendapatkan pesanan mereka. Takashi menggenggam tangan Queen lalu tersenyum,oh astaga tampan nya Takashi sayang nya dia jahat.
" Kau merasa nyaman tidak tinggal bersama mereka? Apabila tidak kau bisa kembali ke mansion," ucap Takashi.
" Aku nyaman bersama mereka,mereka baik kepada ku,dan aku pun menyukai putra nya," jawab Queen.
Tak lama kemudian pesanan mereka telah sampai. Mereka mulai menikmati makanan mereka. Sepanjang makan bersama hanya Arcell dan juga Manuel yang di bahas oleh Queen, membuat Takashi jengah mendengar nya.
Meskipun ia menghapus ingatan Queen namun tetap saja perasaannya masih kepada mereka. Takashi kini sudah mengetahui apabila Manuel adalah Galaxy William. Ia tahu mereka mencoba mengembalikan ingatan Queen yang ia hapus.
Takashi mendapatkan informasi lebih akurat tentu saja dari Ben Walker. Mata Ben Walker sangat jeli,ia mengetahui penyamaran yang di lakukan oleh Galaxy. Oleh karena itu ia menugaskan Daichi untuk mengawasi mereka.
Daichi merasa lega penyamaran nya tidak ter
Malam semakin larut Galaxy baru saja pulang ke apartemen bersama Arcell yang sudah tertidur sejak tadi. Roy benar-benar mengajarkan Galaxy tanpa henti.
Galaxy merebahkan tubuh Arcell di atas ranjang,ia melihat sepatu Queen sudah berada di dalam. Wanita itu ternyata sudah pulang sebelum mereka sampai. Galaxy merebahkan tubuhnya ia sangat lelah,esok hari ia harus hadir ke acara sekolah Arcell.
__ADS_1
Untungnya selama penyamaran pekerjaan Galaxy di ambil alih oleh Sky dan Guntur. Galaxy hanya memantau mereka dari jauh.
Queen masih tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh Takashi yang mengatakan bahwa Manuel adalah Galaxy William. Pria jahat yang selalu menghina nya dahulu,namun mengapa perasaannya mengatakan bahwa mereka semua bukan orang jahat.
Pagi harinya Queen melihat Arcell tidak bersemangat ke sekolah. Ia merasa bersedih hati ini hari yang paling ia tidak suka. Di mana semua orang memiliki ibu sementara ia tidak memiliki ibu membuatnya menjadi iri.
" Ayo Arcell,kita berangkat," ajak Galaxy lalu menggandeng tangan putranya setelah mereka selesai sarapan.
Queen hanya diam di apartemen,entah mengapa ia tidak terlalu menyukai keramaian. Arcell memasuki mobil dengan wajah yang di tekuk.
" Kenapa kamu cemberut boy?" tanya Galaxy sambil menyalakan mesin mobilnya. Galaxy pun melajukan mobilnya membelah jalanan kota.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di sekolah.
" Aku mohon dad,aku tidak mau pergi ke sekolah," pinta Arcell memohon.
Galaxy melepaskan dandanan culunnya,ia tampil menjadi Galaxy William yang tampan mempesona. " Kau tenang saja,kau memiliki daddy yang tampan ini nak," ucap Galaxy penuh percaya diri.
Arcell pun mencoba untuk tersenyum di depan daddy nya. Mereka keluar dari mobil bersama,semua mata tertuju kepada Galaxy Daddy Arcell yang sangat tampan. Wanita mana yang tidak ingin menjadi pendamping seorang pengusaha terkenal Galaxy William.
" Arcell,kau sangat tampan hari ini nak?" panggil salah satu ibu temannya. Ia malas melihat drama para wanita pemuja daddy nya.
Arcell sangat hafal pujian itu bukan untuk dirinya namun untuk Daddy nya. Arcell memutar kedua bola matanya jengah mendengar drama ibu- ibu yang mencari perhatian sang Daddy.
Para orang tua murid duduk di kursi yang telah di siapkan,Arcell bergabung dengan teman- temannya untuk bernyanyi. Mereka akan bergantian bernyanyi untuk ibu mereka masing-masing. Itu sebabnya Arcell tidak ingin hadir dalam acara ini.
Galaxy kini tahu mengapa Arcell tidak ingin menghadiri acara ini. Galaxy melihat teman Arcell bernyanyi untuk ibu mereka . Ia merutuki kebodohannya karena memaksa putra nya untuk tetap sekolah.
Tiba giliran Arcell maju ke depan stage,ia terdiam. Ingin rasanya ia menangis saat itu juga. Mengapa Tuhan tidak adil kepada nya? mengapa semua anak memiliki ibu sementara ia tidak.
__ADS_1
" Arcell?".
Tiba-tiba terdengar suara seseorang yang membuat Arcell tersenyum ketika melihat nya.
Seorang wanita cantik datang memasuki tempat acara,ia berjalan sambil membawa bucket bunga untuk Arcell. Banyak sorot mata menatap wanita itu termasuk Galaxy yang tidak percaya apabila ia datang menghadiri putranya.
Queen sempat mendengar ucapan Arcell kepada Galaxy yang tidak ingin menghadiri acara sekolah karena ia tidak mempunyai ibu. Entah mengapa ia merasa sakit ketika melihat Arcell bersedih seperti itu. Oleh karena itu ia berinisiatif untuk datang menghadiri acara sekolah Arcell .
Semua orang berbisik-bisik seolah bertanya siapa wanita itu. Arcell tersenyum ketika melihat Queen datang ke sekolahnya.
" Dia ibuku," jawab Arcell membuat semua orang tercengang mendengar nya.
Arcell pun mulai bernyanyi,Queen di persilahkan duduk di samping Galaxy.
Semua orang merasa tersentuh mendengar lagi yang di nyanyikan oleh Arcell. Sama halnya dengan semua orang Queen merasa terharu mendengarnya,ia sangat tahu apa yang di rasakan oleh Arcell saat ini.
Queen awalnya ia terkejut ketika melihat wajah Galaxy yang saat ini tidak seperti biasanya. Berarti dugaan Takashi benar bahwa ia bukan Manuel melainkan pria yang menyamar menjadi Manuel.
" Ternyata apa yang di ucapkan Takashi benar kalau kau adalah Galaxy William yang selalu jahat kepada ku," ucap Queen dengan nada pelan.
" Nanti saja kita bahas semua nya," bisik Galaxy di telinga Queen. Mereka terlihat sangat serasi membuat semua orang merasa iri dengan mereka.
Beberapa menit kemudian Queen memberikan bucket bunga yang ia bawa untuk Arcell. " Selamat hari ibu Noona," ucap Arcell lalu memeluk Queen penuh sayang.
Galaxy merasa terharu melihat mereka berdua,andai dulu ia tidak gengsi menyatakan perasaannya terhadap Queen. Mungkin saat ini ia dan Queen akan terus bersama.
.............
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗
__ADS_1