
Sore harinya sepulang bekerja uncle Erick menjemput Princess di lokasi pemotretan. Ia keluar dari mobilnya,banyak pasang mata yang melihat betapa kerennya pria yang berjalan memasuki tempat tersebut.
Ya ampun ganteng banget.
Mau dong aku jadi pacarnya.
Makhluk tuhan yang paling sexy.
Begitu banyak pujian yang keluar dari bibir para kaum hawa. Namun mereka seperti pernah melihat wajah tampan pria ini di mana ya.
Princess terkejut ketika melihat suaminya datang ke tempatnya bekerja. Ia menatap ke atas langit namun tidak mending? apakah akan turun hujan tiba-tiba suaminya datang menjemput?
" Kamu tumben ke sini?" bisik Princess agar tidak terdengar oleh rekannya. Ia tidak mau rekan kerja nya mengetahui hubungan nya dengan suaminya tidak harmonis.
" Ya jemput kamu sayang," jawab uncle Erick mengulas senyum.
Princess tercengang ketika melihat senyuman pertama yang keluar dari bibir manis uncle Erick untuk nya.
Sumpah demi apa Princess tidak percaya, apalagi saat ini pria itu merangkul pinggang nya dengan mesra. Benarkah ini suami kaku dan dinginnya itu?
Princess pamit kepada semua orang lalu menggandeng Erick untuk masuk ke dalam mobil nya.
" Pantesan kayak pernah liat,ternyata suami nya Princess," sahut salah satu wanita yang tadi sempat terpesona oleh Erick.
" Iya, istrinya cantik pantes aja suaminya ganteng," cetus wanita satu nya.
Princess dan uncle Erick baru saja masuk kedalam mobil nya. Princess menatap wajah suaminya seolah ia memiliki banyak pertanyaan kepadanya.
Erick melihat mobil Alvaro yang baru saja memasuki tempat parkir tersenyum. Ia tidak terlambat untuk menjemput Princess. Uncle Erick memasangkan safety belt di tubuh Princess. Jarak mereka saat ini sangat dekat,membuat jantung Princess berdebar dengan kencang.
Erick kembali duduk setelah memasangkan safety belt,ia menyalakan mesin mobil lalu pergi meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
" Uncle,hmm apa kau sedang sakit?" tanya Princess penasaran.
Erick hanya menjawab dengan senyuman membuat Princess semakin penasaran.
Princess melihat jalan yang mereka lewati buka jalan menuju apartemen mereka. " Kita mau kemana?" tanya Princess.
Erick menunjukkan voucher bulan madu yang di berikan oleh Roy. Princess melihat voucher tersebut,manik mata nya membulat ia sangat antusias ketika ia mengetahui akan pergi kemana mereka.
" Jadi kita mau bulan madu?" tanya Princess lalu Erick menjawab dengan menganggukkan kepalanya.
Princess sangat bahagia, sepertinya Erick sudah sedikit mencair tidak terlalu kaku. Sepanjang perjalanan Princess bernyanyi mengikuti musik yang ia nyalakan di dalam mobil.
Karena lelah ia tertidur sangat nyenyak,saking nyenyak nya ia tidak sadar di gendong oleh Erick untuk memasuki pesawat jet pribadi yang telah di siapkan oleh Roy. Tujuan mereka saat ini adalah pulau Bali,Erick merebahkan tubuh istrinya di dalam kamar.
Tiba-tiba saja ponsel Princess berdering,Erick melihat nama Alvaro pada layar ponsel Princess. Ia pun menerima panggilan tersebut.
" Hallo, Princess kau di mana? aku dari tadi cariin kamu," seru Alvaro di sebrang sana.
Alvaro merasa kesal ketika mendengar bahwa Princess ternyata di jemput oleh suaminya,ingin marah namun ia tidak memiliki hak. Suaminya yang lebih berhak atas Princess.
" Oke kalau begitu," balas Alvaro lalu mematikan sambungan telepon nya.
Erick menatap wajah cantik istrinya yang sedang tertidur,ia lalu merebahkan tubuhnya di samping Princess.
Gadis manja ini yang setiap hari selalu berusaha membuatkan nya makanan. Gadis manja ini yang mempersiapkan semua keperluan nya sebelum pergi bekerja.
Erick memeluk Princess dan ikut memejamkan kedua matanya. Hari ini ia sangat lelah,ia ingin ikut beristirahat bersama Princess.
Sementara itu Queen saat ini dalam perjalanan menuju perusahaan Galaxy,ia berniat untuk menjemput suaminya. Sudah lima hari lamanya akhirnya si bulan pergi. Queen ingin mengajak Galaxy berlibur ke raja Ampat menggantikan acara honeymoon yang sempat tertunda.
Di kantor Galaxy saat ini sedang malas mendengar ocehan absurd yang keluar dari mulut Cornelia. Wanita itu terus menangis histeris,ia tidak terima karena Galaxy telah menikahi wanita lain.
__ADS_1
" Kau tahu Gal,betapa aku mencintaimu. Tapi kau malah lebih memilih wanita itu daripada aku," ucap Cornelia tidak tahu malu.
" Tapi aku tidak mencintaimu," jawab Galaxy sungguh menohok bagi Cornelia.
" Bahkan Arcell pun tidak menyukaimu," sambungnya lagi.
Cornelia memeluk Galaxy, Galaxy mencoba melepaskan nya namun wanita itu terus memaksa memeluk Galaxy.
Queen yang baru saja datang sangat marah melihat itu,ia meregangkan tangannya. Galaxy terkejut ketika melihat istrinya sudah berada di depan pintu seperti siap untuk menyerang seseorang.
" Ku sarankan sebaiknya kau pergi sejauh mungkin," ucap Galaxy lalu mendorong Cornelia sehingga ia terjatuh ke atas lantai.
Cornelia mendongak,ia terkejut ketika melihat Queen tersenyum menyeringai menatapnya sambil melambaikan tangan.
Queen dengan cepat menarik rambut Cornelia,membuat Cornelia meringis kesakitan.
" Sakit sekali!!" jerit Cornelia sambil memegangi rambut yang di tarik oleh Queen.
" Sakit? apa kau masih mau yang lain?" tanya Queen dengan sorot mata tajam.
Cornelia menatap Queen dengan tatapan tajam,membuat Queen terkekeh.
" Sepertinya kau harus ke jadikan mangsa untuk para buaya peliharaan ku," sarkas Queen membuat Cornelia bergidik ngeri membayangkan nya.
Dengan cepat ia pergi ketika Queen melepaskan nya,ia menyesal telah berurusan dengan Queen. Kini Queen menatap wajah Galaxy yang berusaha menjelaskan semua nya.
" Dia yang goda aku sayang," kilah Galaxy.
Queen tersenyum manis kepada suaminya," Sepertinya akan ada perpanjangan waktu lagi untuk mu berbuka sayang," jawab Queen terdengar horor oleh Galaxy.
...
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗