
Pagi-pagi sekali Queen sudah terbangun ia memulai hari pertama nya menjadi baby sitter. Ia membangun kan Arcell setelah membersihkan diri dan berdandan menjadi culun.
" Good Morning dear," sapa Queen begitu ramah kepada calon anak tiri nya itu.
" Kau terlihat bahagia sekali pagi ini Noona," sahut Arcell menatap Queen selidik.
Tentu saja Queen merasa bahagia, semalam ia mendapatkan ciuman dari uncle Galaxy tercinta. Walaupun ciuman itu tidak sengaja dan murni kecelakaan. Queen bersyukur karena air itu tumpah sehingga uncle kembali terjatuh mencium nya lagi.
" Sudah,cepat kamu mandi. Noona akan membangun kan daddy mu," ucap Queen lalu keluar dari kamar Arcell setelah ia menyiapkan segala keperluan Arcell.
Queen berjalan masuk ke dalam kamar Galaxy, Galaxy meminta nya membangunkan nya karena ia memiliki rapat penting pagi ini. Queen menutup pintu kamar Galaxy,ia begitu takjub ketika melihat pria tampan itu tertidur dengan bertelanjang dada.
Otak Queen auto traveling membayangkan ia berbaring bersama uncle Galaxy di sana sambil membelai perut kotak-kotak itu. Oh astaga lama kelamaan Queen akan menderita penyakit overdosis karena terus menerus melihat hal seperti ini.
" Tuan,waktu nya anda bangun. Ini sudah siang!" ucap Queen dengan suara sedikit keras.
Queen mendekatkan wajahnya mendekati wajah Galaxy. Pandangan Queen tertuju pada bibir Galaxy yang nampak menggoda Queen. Sumpah demi apa, sepertinya Queen akan melambaikan tangan karena tidak sanggup dengan tugas ini.
Ia tidak sanggup menahan godaan ketampanan dan gagahnya uncle Galaxy saat ini.
Oh my God bibir itu,bibir yang semalam nabrak bibir gue.
Galaxy terkejut ketika ia membuka mata nya ia melihat wajah jelek Queen saat ini.
" Aaarggghhh!!," jerit Galaxy membuat Queen pun ikut menjerit karena terkejut.
" Tuan kenapa teriak? kan saya jadi kaget," sahut Queen sambil mengerucutkan bibirnya.
" Lagian kamu pagi-pagi ngagetin aja,semalam kayak setan sekarang kayak ondel-ondel," protes Galaxy mencebik kesal.
Sekarang uncle ngatain aku ya,nanti kalau aku tunjukkan kecantikan Queen yang cetar membahana auto klepek-klepek. Secara uncle kan udah lama nggak ketemu sama aku.
" Sudah siang tuan,hari ini anda ada rapat penting," jelas Queen lalu menyiapkan pakaian untuk Galaxy.
Ia menaruh pakaian Galaxy di atas tempat tidur,Queen lalu keluar dari kamar Galaxy setelah menyiapkan semua nya.
__ADS_1
Galaxy melihat setelan jas yang di pilih oleh Queen yang cocok dengan dasi nya. Ia tidak menyangka gadis cupu itu memiliki selera fashion yang oke. Tapi mengapa penampilan nya seperti ondel-ondel? Galaxy lalu bangkit dari tempat tidur berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Queen lalu melenggangkan kaki nya memasuki dapur,ia tersenyum menyapa semua orang. Semua orang menyukai Queen,mereka tidak mempermasalahkan penampilan aneh Queen. Yang jelas Queen begitu ramah dan perhatian kepada mereka membuat mereka menyukai nya.
" Selamat pagi semua," sapa Queen kepada semua asisten rumah tangga.
" Sini biar aku bantu," ucap Queen lalu membantu mereka. Ia begitu senang dapat melakukan semua ini,di rumahnya ia pasti akan di larang melakukan ini dan itu oleh ayah nya Suho.
" Pekerjaan mu memangnya sudah selesai Yura?" tanya bi Inah assiten rumah tangga senior di sana.
" Sudah,tenang saja . Semua aman terkendali," jawab Queen lalu tersenyum lebar.
Queen saat ini membuatkan pancake untuk sarapan Arcell. Kemarin Arcell mengatakan ingin memakan pancake,oleh karena itu Queen membuatkan nya.
Tak lama kemudian Queen menyajikan sarapan yang ia buat di atas meja makan. Ia lalu naik ke lantai atas untuk menemui Arcell.
Queen kembali masuk ke dalam kamar Arcell,anak kecil itu sudah siap dengan seragam sekolahnya. Arcell sangat mirip dengan Galaxy,ia begitu tampan apalagi saat ia tersenyum sangat menggemaskan.
" Ready boy?"tanya Queen ketika ia masuk ke dalam kamar bocah kecil itu.
Queen menuntun Arcell lalu berjalan keluar dari kamar bersamaan dengan Galaxy yang baru saja keluar dari kamarnya. Galaxy terlihat gagah dan tampan dengan setelan jas yang Queen pilih.
Arcell dan Queen turun ke lantai bawah terlebih dahulu. Galaxy melihat Arcell yang nampak bahagia saat bersama Yura,padahal mereka baru saja mengenal namun Yura sudah dapat memikat hati Arcell.
Mereka kini duduk di meja makan bersama karena Arcell ingin Yura tetap bersamanya. Queen menyiapkan pancake yang ia buat dengan Syrup maple di atas nya.
Sementara Galaxy menikmati sarapan yang di buat oleh BI Inah.
" Enak sekali Noona, pancake buatan mu luar biasa," puji Arcell sambil mengacungkan jempol mungil nya kepada Queen.
Galaxy tergiur oleh pancake yang sedang di makan oleh Arcell. Seolah mengetahui apa yang dipikirkan oleh Daddy nya,Arcell menyuapi Galaxy pancake tersebut.
" Enak kan dad?" tanya Arcell kepada dad Galaxy.
Galaxy hanya menjawab dengan anggukan kepala,ia tidak mau Yura besar kepala karena terus menerus di puji oleh nya.
__ADS_1
Rasa pancake ini begitu pas dan enak di mulut,tidak terlalu manis sangat cocok dengan selera Galaxy.
Queen bangkit dari duduknya lalu mengambil kan minuman untuk Arcell dan Galaxy. Ia pun membawa dua kotak bekal untuk mereka berdua.
" Wow,Noona seperti nya hari ini aku tidak perlu pergi ke kantin untuk makan siang," pekik Arcell begitu senang mendapatkan kotak bekal dari Queen. Setelah selesai sarapan Queen dan Arcell pamit untuk pergi ke sekolah.
" Kenapa kamu nggak suka pergi ke kantin?" tanya Queen ketika mereka kini sudah duduk di bangku belakang,sopir keluarga Sebastian mulai melajukan mobilnya meninggalkan mansion Sebastian.
" Mereka selalu membanggakan ibu mereka ketika mereka sedang berbicara di kantin. Sementara aku tidak memiliki ibu untuk bahan pembicaraan itu," ungkap Arcell dengan wajah murung.
Queen menatap Arcell dengan rasa iba,ia memeluk bocah kecil itu dengan sayang. Ia mengusap pelan puncak kepala Arcell.
" Jangan bersedih kau kini memiliki ku,kau dapat membicarakan ku di sekolah kepada teman - teman mu," ucap Queen begitu tulus.
" Tapi saat ini kau kan seperti ondel-ondel Noona," bisik Arcell agar tidak terdengar oleh sopir.
" Jangan kau ceritakan baby sitter mu,kau ceritakan Noona baik hati yang seperti wonder woman," balas Queen lalu terkekeh.
" Ya,Noona yang genit kepada Daddy ku," ungkap Arcell mendelik.
" Noona?" panggil Arcell kemudian.
" Apa?" jawab Queen.
" Pulang sekolah antar aku bertemu dengan seseorang," bisik Arcell.
" Siapa?" tanya Queen penasaran.
" Kau berjanji tidak akan memberitahu Daddy kalau aku menemui nya?" tanya Arcell sambil mengulurkan jari kelingking nya kepada Queen.
Queen pun menyetujuinya,lalu Arcell membisikkan sesuatu kepada Queen membuat Queen membelalakkan kedua matanya.
.......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕
__ADS_1