Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Membawa Queen ke Markas


__ADS_3

Queen kembali sambil membawa tiga gelas kopi dalam nampan. Ia memberikan dua kopi kepada Galaxy dan juga Takashi. Ia lalu kembali duduk di kursi nya sambil membawa kopi milik nya.


" Zhira,kau harus ikut dahulu dengan mereka sementara waktu," ucap Takashi membuat Queen mengkerutkan keningnya.


" Kenapa?" tanya Queen.


" Mereka tim The Jokerz mereka adalah anggota tim mu. Mereka membutuhkan kau karena pemimpin mereka tidak ada saat ini," jawab Takashi sambil menghampiri Queen lalu mengusap lembut puncak kepala Queen dengan sayang.


Sumpah demi apa ingin sekali Galaxy menembak pria itu saat ini. Namun saat ini Queen sedang dalam pengaruhnya,ia pasti akan melawannya apabila Galaxy menghajar Takashi.


Galaxy harus dapat menahan emosinya agar bisa mengembalikan memory Queen yang hilang. " Kalau kau rindu padaku telepon aku,atau tidak kau bisa sering ke sini," bujuk Takashi ketika melihat Queen enggan untuk pergi bersama Galaxy.



Takashi/ Takagi



Marcello McKenzie


Ia hendak mencium bibir Queen di depan Galaxy namun Queen dengan cepat menghindar. Entah mengapa meskipun ia tidak ingat siapapun ia enggan untuk dicium oleh pria itu. Kemarin ketika Takashi mencium keningnya saja Queen tidak suka,namun kini ia dapat menghindar. Kalau di peluk saja Queen tidak masalah,namun saat di cium ia menolak.


Karena Queen menghindar Takashi hanya tersenyum mencoba bersabar. Ia lalu memeluknya sambil mengusap , lembut puncak kepala Queen. Ternyata meskipun ia hilang ingatan namun hati nya tetap menolak Takashi.


" Kau berjanji akan selalu menghubungiku?" tanya Queen ketika Takashi mengurai pelukannya.


" Iya sayang," jawab Takashi mengulas senyum. Ia hanya dapat tersenyum hanya kepada wanita ini seorang. Kepada yang lain ia tidak peduli, Takashi memberikan ponsel dan juga black card miliknya kepada Queen.


" Aku tidak mengenal siapapun di sana," rengek Queen kembali memeluk Takashi membuat Galaxy geram melihat nya.


" Ada kami nona,kami tidak akan menyakitimu," sahut Galaxy yang ingin menghentikan drama memuakkan di depan mata nya.


" Kau dengar kan?mereka tidak akan menyakiti mu," kata Takashi membujuk Queen agar mau mengikuti mereka.

__ADS_1


" Baiklah, aku pamit sayang," pamit Queen lalu membawa tas kecil miliknya. Ia memasukkan black card dan ponsel yang di berikan oleh Takashi ke dalam tas nya.


" Mari nona,permisi tuan Takashi terima kasih banyak," ucap Galaxy mencoba ramah.


Galaxy sempat menaruh kamera kecil di antara hiasan yang berada di ruangan Takashi ketika mereka bermesraan tadi. Untungnya Arcell membekali nya kamera itu dan alat penyadap agar mereka dapat mengawasi pergerakan Takashi.


Galaxy dan Queen keluar dari ruangan Takashi lalu berjalan menuju lift. Ingin sekali Galaxy menggenggam tangan yang sejak tadi menganggur di dekatnya. Namun ia urungkan,karena saat ini Queen tidak mengingat nya.


Saat ini Erick sudah berada di markas,ia menemui Roy yang saat ini sedang menikmati kopi sambil memperhatikan Galaxy yang berhasil membawa Queen keluar dari perusahaan Takashi lewat layar yang terhubung dengan drone kecil di area perusahaan itu.


" Siapa dia?" tanya Erick yang tiba-tiba saja datang menghampirinya. Erick melihat pria asing yang membawa Queen masuk ke dalam mobilnya.


" Itu Galaxy,dia akan ikut dalam misi kita kali ini," jawab Roy santai lalu menyesap kembali kopi nya.


" Kau serius? dia tidak dapat memakai senjata bos," protes Erick tidak setuju.


" Aku akan mengajari nya agar ia berhasil dalam misi ini," jawab Roy sangat yakin.


" Misi apa?" tanya Erick selidik.


" Tuan Kaivan mengatakan ia yakin memory Queen akan kembali apabila ia sering berinteraksi dengan Galaxy pria yang ia cintai," imbuhnya lagi.


Erick tidak setuju dengan semua ini,namun ia tidak bisa melawan perintah Roy dan juga Kaivan pemimpin mereka.


" Mereka nanti akan datang ke mari,pastikan tidak ada alat penyadap yang berada pada Queen," Roy mengingatkan.


" Baik bos," jawab Erick.


" Ku harap kau tidak menggunakan perasaan mu dalam misi ini,," sahut Roy membuat Erick menatapnya. Bagaimana bos nya dapat mengetahui perasaan nya kepada Queen selama ini.


" Kau pikir aku tidak tahu selama ini kau menyimpan rasa pada nya?" tanya Roy membuat Erick terdiam seribu bahasa.


" Baik bos," jawab Erick mencoba untuk profesional. Ia akan mengenyampingkan perasaannya demi Queen,ia tidak mau Queen berada dalam pengaruh Takashi.

__ADS_1


Di sisi lain Galaxy dan Queen baru saja memasuki mobil, Galaxy melirik wanita yang saat ini terus memandang ke depan. Ia sama sekali tidak menatapnya,wanita itu kini memiliki tatapan dingin tidak hangat seperti biasanya.


Galaxy memutar otaknya,ia harus mencari cara agar ia dapat membuat Queen kembali mencintai nya. Ia harus berusaha agar memori Queen yang hilang dapat kembali.


Apa aku cium saja dia,agar ingatan nya kembali?


Galaxy mencoba mendekati Queen membuat Queen mendelik kepada nya. Entah mengapa ia merasa berdebar ketika melihat mata pria di depannya ini. Bersama Takashi ia tidak merasakan hal itu.


Galaxy mendekatkan wajahnya dengan wajah Queen,semakin dekat hingga hidung mereka bersentuhan. Galaxy dapat melihat wajah cantik wanita yang ia cintai. Ya,kini Galaxy menyadari bahwa ia mencintai Queen. Ia sangat mencintai nya,ia menyesal karena sempat menyia-nyiakan Queen.


Namun ketika ia hendak mencium bibir Queen tiba-tiba ia merasakan sesuatu yang keras berada di perut nya. Galaxy melihat kebawah,ia tidak percaya Queen menodongkan pistol kepada nya.


" Kau ingin mati hah!" gertak Queen dengan tatapan membunuh membuat nyali Galaxy auto menciut melihatnya.


" Berani-beraninya kau ingin mencium ku," protes nya lagi. Kini pistol itu ia dekatkan dengan pelipis Galaxy.


Jangan tembak aku sayang,kita belum menikah.


Galaxy lalu menarik safety belt lalu memasangkan nya pada Queen. Ia lalu kembali ke tempat duduknya dan mulai menyalakan mesin mobil.


" Aku hanya berniat memakaikan mu sabuk pengaman nona,kau menyeramkan sekali aku baik kepada mu kau malah ingin membunuh ku," cerocos Galaxy lalu melajukan mobilnya meninggalkan perusahaan Takashi.


Queen hanya terdiam tidak membalas ucapan Galaxy. Jujur ia merasa malu karena salah paham. Namun ia enggan untuk minta maaf,ia memilih menatap keluar jendela sambil bersidekap dada.


Tak ada obrolan selama dalam perjalanan karena Queen terlihat tidak menyukai Galaxy. Galaxy sesekali melirik Queen yang saat ini sibuk berbalas pesan dengan Takashi seperti remaja yang sedang jatuh cinta.


Takashi sendiri tersenyum seperti buka dirinya,ia senyam-senyum menatap layar ponsel ketika ia berbalas pesan dengan Queen.


" Wanita itu membuatku gila,apa aku sudah jatuh cinta sungguhan kepada nya," tukas Takashi sambil menatap foto dirinya dengan Queen tadi pagi.


Tadi pagi mereka sempat foto bersama untuk wallpaper ponsel mereka. Sungguh ini bukan Takashi, jiwanya menjadi lebay sejak mengenal Queen.


........

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2