Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Saling Memaafkan


__ADS_3

Sudah satu minggu berlalu, sejak kejadian tempo hari Galaxy bersikap dingin kepada Queen istrinya. Sudah beberapa hari mereka kembali dari London, Galaxy sama sekali tidak mau berbicara kepada Queen.


Membuat Kavin dan keluarganya merasa aneh dengan adiknya. Adiknya yang sangat bucin kepada istrinya kini menjauhi sang istri. Seluruh keluarga William mengetahui apa yang terjadi antara mereka. Mereka tahu, bahwa Galaxy merasa kecewa dengan Queen yang tidak memikirkan kondisi bayi mereka.


Namun, mereka pun melihat Queen yang bersedih setiap kali Galaxy mengabaikannya. Makan dan tidur pun rasanya tak enak apabila tidak melihat suaminya tersenyum kepadanya.


Queen berjalan memasuki ruang eksperimen Arcell, Arcell terkejut ketika melihat ibunya masuk kedalam ruangan nya. Sejak kejadian tempo hari Queen tidak seceria biasanya membuat Arcell bosan dan kembali membuat barang-barang canggih.


"Arcell," panggil Queen dengan nada tidak bersemangat.


"Yes, mom!" jawab Arcell lalu tersenyum.


"Adalah ramuan yang dapat melupakan kesalahan?" tanya Queen sangat frustasi.


"Tidak ada Mom, kalau pun ada nanti penjara kosong tidak ada penghuni," canda Arcell sama sekali membuat Queen tersenyum.


"Mommy frustasi, Daddy mu mogok berbicara sama Mommy," rengek Queen manja sambil mengusap perutnya yang membuncit.


Untungnya bayi yang di dalam perut Queen baik-baik saja, meskipun ia sudah di ajak menjalankan mission impossible bersama ibunya.


"Daddy tidak membencimu Mom, ia seperti itu karena ia takut kehilanganmu. Percayalah Mom, Daddy seperti itu karena ia sangat menyayangimu," cerocos Arcell panjang lebar.


Queen sangat terharu mendengar ucapan putra sambungnya, ia tidak menyangka anak seumuran Arcell dapat berbicara sebijak itu. Queen memeluk Arcell penuh sayang, ia mengecup kening Arcell.

__ADS_1


"Ibumu pasti akan bangga melihat putranya tumbuh menjadi anak yang hebat sepertimu," kata Queen dengan manik mata berkaca-kaca.


Arcell mempererat pelukannya, ia merasa bahagia kini ia dapat merasakan kasih sayang seorang ibu yang luar biasa.


"Kau pun ibuku, kau ibu terbaik bagiku," puji Arcell membuat Queen terkekeh, ia lalu mengurai pelukannya.


"Kau sedang merayuku Arcell? Aku sedang galau tidak dapat membuat apapun saat ini," seru Queen sambil memicingkan matanya.


"Sudahlah Mom, jangan ganggu aku. Lebih baik kau bujuk Daddy agar tidak mengintip kita dari tadi di balik pintu," celetuk Arcell.


Tiba-tiba saja Galaxy yang sejak tadi mendengarkan pembicaraan antara Arcell dan istrinya keluar dari tempat persembunyiannya.


Galaxy pun keluar dari kamar ruang rahasia Arcell menuju kamarnya. Arcell memberi kode kepada Queen agar ia menyusul Daddy. Queen pun mengikuti saran Arcell, Arcell pun melanjutkan kembali pekerjaannya.


Arcell membuat alat yang akan terhubung dengan retina mata mereka. Di mana ketika mereka menggunakan alat tersebut, mereka akan dapat melihat apa saja yang harus mereka lakukan ketika mereka dalam masalah.


Alat ini akan membuat tim mereka menjadi semakin kuat. Karena alat ini dapat mengetahui kelemahan musuh. Arcell kini sangat yakin apabila Uncle Mike tidak akan mengkhianatinya di masa mendatang.


Para Mouse menunjukkan kesetiaan mereka kepada Arcell, sebenarnya mereka mengizinkan Arcell melakukan apapun terhadap mereka. Namun, melihat kesungguhan mereka kini Arcell percaya penuh kepada mereka.


Di sisi lain, Queen melihat Galaxy yang sedang menatap lurus ke depan jendela kamar mereka. Ia berjalan menghampiri suaminya, Queen memeluk Galaxy dari belakang. Galaxy dapat merasakan perut buncit Queen yang menyentuh bagian belakangnya.


"Apa kau akan terus seperti ini kepadaku?" tanya Queen terlihat sedih.

__ADS_1


Galaxy hanya terdiam tidak menjawab ucapan istrinya. Galaxy berbalik menghadap ke arah istrinya yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.


"Kau tidak tahu, aku sangat frustasi kau seperti ini terus," rengek Queen manja.


"Kau tahu, aku pernah kehilangan wanita yang kucintai tepat di depan mataku. Rasanya aku pun ingin ikut pergi mengikutinya. Dan kemarin, kau mengantarkan nyawamu dan bayi kita sendiri. Bagaimana apabila terjadi sesuatu kepada kalian? aku seperti ini karena aku takut, aku takut kehilangan cintaku lagi," cerocos Galaxy sedih.


Queen memeluk Galaxy, ia mengusap lembut punggung suaminya.


" Maafkan aku, aku berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi. Aku berjanji tidak akan membuatmu cemas lagi," ucap Queen sangat yakin.


Galaxy mengurai pelukannya, ia lalu mengecup kening istrinya. Queen merasa bahagia ketika Galaxy kembali bersikap manis kepadanya.


"Jadi kita baikkan nih?" tanya Queen memastikan.


"Iya sayang," jawab Galaxy lalu tertawa kecil.


"Kamu enggak kangen kikuk-kikuk gitu Yank?" bisik Queen dengan nada nakal.


"Oh astaga".


.........


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗

__ADS_1


__ADS_2