Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Karena Cemburu


__ADS_3

Ben melemparkan apapun yang berada di depannya ketika ia sampai di mansion. Ia sangat marah karena berlian dengan harga triliunan itu telah berhasil direbut kembali oleh Takagi. Ben sudah lama mengetahui apabila kalung berlian itu bukan milik keluarganya melainkan milik keluarga Ozawa.


Ia menatap aunty M yang baru saja di bawa masuk oleh anak buahnya. Aunty M merasa ketakutan ia merasa saat ini ia sedang berhadapan dengan iblis yang kejam. Ia menyesal mengapa ia tidak ikut saja bersama Roy, daripada harus menjadi pesuruh Ben anak tirinya.


Padahal suaminya sudah mengingatkan untuk tidak berurusan dengan putra mendiang suaminya itu. Namun karena keserakahan pada diri aunty M yang mengincar harta keluarga Walker membuatnya terus berada di sisi anak tirinya.


Ben menarik rambut aunty M kebelakang membuat wanita itu meringis kesakitan. Ben benar-benar iblis, saat ini ia sangat marah. Ia membenturkan kepala aunty M mengenai tembok dengan sangat keras. Darah bercucuran dari pelipis aunty M, aunty M menangis ia tidak terima diperlakukan seperti ini oleh Ben.


" Kau tahu? harga berlian itu jauh lebih mahal dari nyawamu, ini semua belum sebanding dengan kebodohan yang kau lakukan," sarkas Ben kesal.


" Kurung dia di dalam penjara bawah tanah," titah Ben kepada anak buahnya.


" Tidak Ben!! tidak ampuni aku kali ini, aku akan melakukan apapun agar kau tidak menaruh ku disana," ucap aunty M sambil bersujud di bawah kaki putra tiri nya.


Ben melepaskan pegangan tangan aunty M di kakinya, ia lalu pergi menuju kamarnya. Sementara aunty M di bawa pergi oleh anak buah Ben.


" Lepaskan !! lepaskan !! Ben dengarkan aku Ben !!," teriak aunty M ketakutan.


Ia tidak mau di kurung di ruangan sempit dan gelap di bawah tanah. Ruangan itu sangat menyeramkan bagi nya.


Di sisi lain Princess baru saja kembali dari bulan madunya bersama uncle Erick. Mereka memutuskan untuk beristirahat karena esok keduanya akan sangat sibuk.


Keesokan paginya Princess sedang sibuk berkutat di dapur, pagi ini ia memiliki jadwal pemotretan yang sangat padat. Oleh karen itu harus mempersiapkan kebutuhan suaminya pagi-pagi sekali.


Setelah selesai memasak Princess berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. Beberapa menit berlalu Princess keluar dari kamar mandi, ia menyiapkan pakaian untuk uncle Erick.


" Sayang bangun, ini sudah siang," ucap Princess sambil menggoyangkan tubuh suaminya.


Manik mata Uncle Erick perlahan terbuka, ia melihat jam yang berada di atas nakas. Uncle Erick pun bangkit dari tempat tidur lalu berjalan memasuki kamar mandi.

__ADS_1


Sementara uncle Erick melakukan ritual mandinya, Princess merapikan kamar mereka. Princess berganti pakaian lalu berdandan, uncle Erick baru saja keluar setelah selesai dengan aktivitasnya.


" Kamu kok tumben pagi-pagi banget sudah ready?" tanya Uncle Erick penasaran.


" Aku ada pemotretan pagi ini sayang, aku berangkat ya. Sarapan sudah ku siapkan di meja makan," pamit Princess lalu mengecup bibir suaminya.


Princess pun keluar dari kamar setelah berpamitan dengan Uncle Erick. Uncle Erick pun memakai pakaian yang disiapkan oleh istrinya.


Waktu terus berlalu, sudah beberapa minggu ini Princess sangat sibuk. Ia pergi pagi-pagi sekali dan pulang larut malam. Ketika hendak di jemput oleh suaminya Princess melarangnya. Ia tidak mau mengganggu waktu istirahat uncle Erick.


Princess selalu mengunjungi rumah Alvaro untuk belajar memasak dengan aunty Feronica. Ia ingin membuatkan makanan spesial di hari ulang tahun suaminya nanti.


Namun Uncle Erick merasa curiga dengan kesibukan yang dilakukan oleh Princess. Ia menengok ke arah jendela, Uncle Erick sangat marah ketika melihat Princess di antar pulang oleh Alvaro.


Beberapa menit kemudian Princess memasuki apartemen mereka, ia begitu terkejut ketika melihat suaminya sedang duduk di ruang tamu dengan tatapan tajam.


" Pekerjaan apa yang kau lakukan dan selalu diantar oleh pria itu?" tanya uncle Erick dengan nada sinis.


" Aku ada pekerjaan sayang," jawab Princess mencoba membujuk suaminya.


Uncle Erick yang sudah dibutakan oleh api cemburu membawa masuk Princess kedalam kamar mereka. Ia mendorong Princess dengan kasar ke atas tempat tidur.


" Sayang kamu kenapa? aku enggak ada hubungan apapun dengan Al," kilah Princess sangat ketakutan ketika melihat suaminya yang sedang emosi.


" Tidak ada apa-apa tapi kau selalu bersama dengannya? apa seperti ini sifatmu sebenarnya seperti yang orang lain ucapkan," ejek uncle Erick membuat Princess merasa sakit hati.


Ketika banyak orang yang menghinanya ia tidak pernah merasa sesakit ini, namun ketika uncle Erick yang menghinanya sangat sakit.


Uncle Erick melepaskan pakaian yang dikenakan oleh Princess dengan paksa. Princess menangis karena saat ini suaminya memperlakukannya seperti jalaangg.

__ADS_1


" Hentikan Erick Richard! kau menyakitiku," jerit Princess.


Uncle Erick melakukannya dengan kasar membuat Princess kesakitan. Bukan sakit fisik saja yang ia rasakan, namun hatinya pun merasa sakit diperlakukan seperti ini oleh suaminya.


Keesokkan paginya Princess merasa kesakitan karena ulah suaminya semalam. Ia berjalan memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri. Princess tidak menyangka pernikahannya akan seperti ini, ia keluar dari kamar mandi menuju walk in closet untuk berganti pakaian.


Uncle Erick bangkit dari tidurnya lalu memakai celana pendeknya. Ia berjalan menghampiri Princess yang sudah rapi pagi ini.


" Mau kemana lagi kau?" gertak uncle Erick.


" Aku sudah tidak sanggup, aku melakukan semuanya untuk mu namun hanya luka yang selalu kau berikan kepadaku. Aku pulang larut malam untuk belajar masak dari bibi Alvaro tidak lebih. Aku ingin membuat kejutan untukmu namun sepertinya kejutan lain yang kau inginkan," cerocos Princess dengan nada getir.


" Kau tau betapa sulitnya aku memasak untuk mu? kau tau berapa banyak kuku ku yang patah? berapa banyak jari yang terluka hanya agar aku pandai memasak. Hanya agar aku dapat menjadi wanita yang kau inginkan," sambungnya lagi dengan menitikkan air matanya.


Princess menghapus air mata yang kini membasahi kedua pipinya. " Tapi apa yang ku dapat? aku diperlakukan seperti itu oleh mu."


Uncle Erick merasa bersalah karena melakukan hal seperti itu semalam kepada istrinya. Ia tidak memukuli Princess, namun ia melakukannya dengan paksa membuat Princess terlihat seperti seorang jalaangg. Ia semakin merasa bersalah setelah mengetahui ternyata ia salah paham.


" Princess maafkan aku, aku terlalu cemburu maafkan aku," ucap uncle Erick sambil berlutut dihadapan sang istri.


" Kamu lebih menyukai kejutan lain sepertinya tuan Erick Richard," ucap Princess dengan tatapan tajam.


" Erick Richard...mari kita bercerai."


..........


Terkejut enggak tuh uncle? uncle nakal sih cemburu nya kebangetan. Nanti ayank Princess ngabur kan..


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗

__ADS_1


__ADS_2