Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Lagi-lagi Roy


__ADS_3

Suasana terasa mencekam ketika seorang ketua mafia diperintahkan membuat ketoprak oleh wanita hamil, yang tak lain adalah anak buahnya sendiri. Sumpah demi apa, ini pertama kalinya bagi seorang Roy Walker. Di mana ia harus berkutat di dapur membuatkan makanan yang diinginkan bayi yang dalam kandungan Queen.


Par teman-teman Galaxy gemetar melihat cara Roy memainkan pisau dapur seperti yang akan berperang.


" Queen? ngidamnya bisa ganti orang enggak? gue enggak yakin dia dapat membuat ketoprak," ucap Guntur bergidik ngeri.


" Kita cabut yuk ! kok perasaan gue enggak enak," ajak Sky yang saat ini sudah gemetar karena melihat uncle Roy sedang mengasah pisau.


" Uncle, sudah jangan main-main terus ! mana ada buat ketoprak pakai pisau. Di mana-mana buat ketoprak di uleg," seru Queen lalu memberikan alat untuk menguleg kepada Roy.


" Queen, gue lebih suka tembak-tembakan daripada buat kayak ginian," tolak uncle Roy.


Kaivan yang sejak tadi memperhatikan Roy membuat bahan ketoprak hanya dapat tertawa. Ia pun menghampiri mereka, Kaivan memberitahu kepada uncle Roy cara membuatnya. Karena keahlian Opa Dave membuat Kai pandai memasak seperti papi nya.


Jari jemari Kai dengan lincah menguleg semua bahan untuk bumbu ketoprak. Di mata Steffy, Kai saat ini sangatlah keren dan seksi.


Oh astaga, suamiku maaf aku oleng. Kak Kaivan keren banget!!


Galaxy menoyor kepala Steffy, ketika melihat sahabatnya itu tidak berkedip melihat Kaivan memasak. Roy mulai mengikuti apa yang diintruksikan oleh Kai, beberapa menit berlalu ketoprak buatan Roy pun siap tersaji.


Queen dengan lahapnya memakan ketoprak buatan Uncle Roy. Tiba-tiba saja ponsel uncle Roy berdering, ia pun menepi sejenak untuk menerima panggilan.


" Enak banget sayang," ucap Queen lalu kembali memasukkan makanan itu kedalam mulutnya.


" Makan yang banyak ya, biar baby kita sehat," sahut Galaxy sambil mengusap lembut perut Queen yang masih rata.


Queen menjawab dengan senyuman karena mulutnya saat ini sudah penuh oleh makanan. Tak lama kemudian uncle Roy kembali menghampiri mereka.

__ADS_1


" Maaf, sepertinya saya harus pergi. Erick tiba-tiba saja pingsan, saya harus segera kesana," pamit uncle Roy.


" Hati-hati terima kasih uncle Roy," ucap Queen.


" Iya, thanks kak," sahut Galaxy.


" Kakak juga pamit ya, " ucap Kaivan pamit undur diri. Roy dan Kaivan pun pergi menggunakan mobil masing-masing dengan tujuan yang berbeda.


" Uncle Erick pingsan kenapa?" tanya Queen penasaran.


" Perhatian banget sih," sahut Galaxy cemburu.


" Cie suami ku jealous," goda Queen sambil mencolek dagu suaminya.


Setelah lama berkendara, Roy baru saja sampai di apartemen uncle Erick. Erick ditemukan jatuh pingsan di loby apartemen ketika ia hendak mengejar Princess. Ia dibawa ke kamarnya oleh petugas keamanan pihak apartemen. Mereka menjelaskan kejadian sebenarnya kepada Roy ketika Roy sampai.


Manik mata Erick menerjap, ia merasa pusing dan mual. Erick bergegas bangkit dari tempat tidur memasuki kamar mandi untuk memuntahkan seluruh isi dalam perutnya.


" Kau kenapa Rick?" tanya Roy ketika Erick keluar dari kamar mandi.


" Enggak tau bos, kepala saya pusing sekali," jawab Erick sambil memijat pelipisnya.


" Princess kemana? kenapa telepon ku ia reject?" tanya Roy selidik.


" Princess mengajak ku bercerai," sahut Erick sambil menundukkan kepalanya.


Roy sangat terkejut ketika mendengar ucapan Erick, bagaimana bisa Princess yang begitu bucin kepadanya menginginkan perceraian.

__ADS_1


" Bagaimana bisa Erick?" tanya Roy masih tidak paham mengapa Princess tiba-tiba saja ingin bercerai.


Erick pun menceritakan kejadian semalam, di mana ia sangat marah ketika melihat Princess pulang di antar oleh Alvaro McKenzie.


" Pantas saja Princess sangat marah, kau keterlaluan Erick. Cemburu mu sangat parah, kau harus berjuang untuk mendapatkan cintanya kembali," cerocos Roy panjang lebar.


" Tadi hendak mengejar Princess tiba-tiba saja kepalaku pusing sekali," ucap Erick.


" Kau sepertinya butuh istirahat Erick, aku akan meninggalkan mu," kata Roy lalu bangkit dari duduknya.


" Bos?" panggil Erick ragu.


" Ada apa?" tanya Roy merasa curiga.


" Saya ingin bakso," ucap Erick terbata. Ia merasa ragu mengatakan hal ini kepada bos nya, namun entah mengapa ia sangat menginginkannya.


" What baso? terus kenapa kau meminta kepadaku? sejak kapan aku menjadi tukang bakso," protes Roy merasa ada yang aneh.


" Kau kan bisa membelinya atau pesan saja," imbuhnya lagi.


" Entah mengapa aku ingin kau yang membelinya bos," sahut Erick ragu-ragu.


" Kau memerintah ku Erick Richard !!".


.........


Aku juga pesen ya uncle Roy🤣, punya ku jangan pakai seledri. Kok aq mencium bau2 papa ngidam selanjutnya.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2