
Queen tidak percaya ada wanita yang menyukai pria seperti Manuel. Pria berkacamata itu malah terkekeh mendengar ucapannya. Tentu saja Galaxy tertawa,karena Queen sama saja mengejek diri nya sendiri. Ia tidak ingat betapa bucin nya dia kepada Galaxy selama bertahun-tahun.
" Kau tertawa kenapa Manuel? Kau pikir ada hal yang lucu?" gertak Queen dengan tatapan tajam.
" Oh,Queen kau sangat menggemaskan," rengek Galaxy dalam hati. Ia sulit sekali menahan rasa untuk ingin memeluk Queen.
Queen saat lalu menuangkan masakannya ke dalam piring lalu menata nya secantik mungkin. Entah mengapa ia seperti sering melakukan hal ini untuk mereka. Namun ia tidak mengingat apapun kenangan bersama mereka.
Anehnya ia selalu merasa salah tingkah apabila di tatap seperti itu oleh Manuel. Jantung Queen berdetak dengan kencang ketika ia berdekatan dengan pria culun ini. Bagi nya Manuel bukan tipe pria yang ia sukai namun mengapa ia merasa nyaman bersama nya.
Berbeda saat ia bersama dengan Takashi ia tidak merasakan apapun. Ia tidak pernah senyaman ini dengan Takashi tunangan nya.
Queen meletakkan piring berisi makanan tersebut di depan Arcell. Beef Yakiniku favorit Arcell dan juga Galaxy,Queen menyiapkan nasi kedalam piring untuk mereka.
" Terimakasih Noona," ucap Arcell ketika Queen memberikannya sepiring nasi. Arcell lalu mengambil masakan Queen yang begitu menggugah selera.
" Terima nona,maaf malah jadi anda yang memasak," sahut Galaxy merasa sungkan. Sebenarnya dalam hati nya ia merasa bahagia karena meskipun Queen tidak mengingat mereka setidaknya ia masih mau membuatkan sesuatu untuk Galaxy dan Arcell.
Queen tidak menjawab ucapan mereka,ia memilih untuk duduk bergabung bersama mereka lalu menikmati hidangan yang ada di depan mereka. Ia merasa suasana seperti ini momen yang paling ia tunggu.
" Noona masakan mu terbaik," puji Arcell sambil mengacungkan jempol nya.
" Apakah aku sering memasak untukmu? Sehingga kau berkata seperti itu?" tanya Queen selidik kepada Arcell.
" Ish..kau benar-benar melupakan ku Noona," ejek Arcell dengan sangat menggemaskan membuat Queen terkekeh melihatnya.
Galaxy terus memandangi wajah cantik Queen,ia baru menyadari gadis yang selama ini ia anggap sebagai keponakan itu ternyata sangatlah cantik. Ia pun baru menyadari apabila ia memang sudah terpikat oleh pesona Queen.
" Jangan terus menatap ku seperti itu,apabila kau masih ingin hidup Manuel," sarkas Queen membuat Arcell terkekeh. Kini Daddy nya merasakan apa yang Queen rasakan ketika berkali-kali ia tolak.
Selamat mengejar cinta Noona Dad.
Di sisi lain saat ini Princess masih memikirkan Uncle Erick. Ia benar-benar pindah haluan menyukai pria matang seperti Erick Richard. Ia harus memikirkan cara agar uncle Erick menjadi milik nya apapun yang terjadi.
__ADS_1
Daddy Zayn selalu memanjakan Princess oleh sebab itu ia selalu ambisius. Ia akan selalu mengejar apapun yang ia inginkan. Princess memutar otaknya untuk membuat Uncle Erick menjadi milik nya.
Ia tidak mau seperti Queen yang terus mengejar Galaxy tanpa hasil. Alvaro baru saja datang menemui Princess di studio pemotretan. Ia ingin mengajak Princess makan siang bersama.
" Kau mau kemana?" tanya Al ketika melihat Princess hendak keluar.
" Aku mau bertemu seseorang," jawab Princess terlihat santai.
" Apa kau akan bertemu dengan Romeo?" tanya Alvaro selidik. Romeo adalah putra dari aunty Cinta sahabat ibu nya Princess,sejak kecil mereka sangat dekat. Oleh karena itu Alvaro selalu cemburu dengan kedekatan mereka.
Princess memutar kedua bola matanya malas,ini yang ia tidak sukai dari Alvaro. Belum menjadi kekasih saja Alvaro begitu posesif kepadanya. Terbayangkan apabila ia menikahi pria posesif ini.
" Aku mau bertemu sama cogan," jawab Princess antusias.
Alvaro sudah tidak aneh dengan jawaban Princess,karena kecantikannya ia sering sekali bergonta-ganti pacar. Oleh karena itu ia tidak aneh apabila Princess masih ingin mencari pria lain.
Namun baginya hanya dia calon suaminya tidak boleh yang lain, apalagi Romeo Wijaya Big No.
" Pria mana lagi yang ingin kau dekati sekarang?" tanya Al penasaran.
" Uncle Erick," jawab Princess sambil memakai lipbalm pada bibirnya. Ia lalu berkaca di depan kaca besar tempat ia berdiri sekarang.
" Oke kamu cantik Princess," ucap Princess memuji dirinya sendiri.
Alvaro terkejut mendengar apa yang di ucapkan oleh wanita yang ia cintai. Princess menyukai pria tua yang umur nya jauh darinya.
" Kau tidak salah?lalu pertunangan kita bagaimana?" tanya Alvaro masih tidak percaya pesona nya di kalahkan oleh Uncle Erick Richard.
" Aku heran sama kamu dan Queen,mengapa kalian menyukai om- om," ejek Alvaro terlihat kesal.
" Dia itu hot tau," balas Princess dengan nakal.
Oh astaga apa yang sudah gadis ini lihat dari uncle Erick sehingga ia mengatakan hal seperti itu tentangnya.
__ADS_1
" Tapi, nikah tetep sama aku kan?" tanya Alvaro meyakinkan.
" Engga,aku mau uncle Erick titik no debat no nego," tegas Princess membuat Alvaro mendengus kesal.
" Aku saranin ya Al,mending punya pacar banyak kayak Romeo biar lo nggak bucin sama satu cewek," cerocos Princess lalu pergi meninggalkan Alvaro. Alvaro memijat pelipisnya yang sedikit pusing, harapan nya kepada Princess ambyar seketika.
Uncle Erick saat ini sedang berada di kafe I luv you milik Opa Dave. Kafe ini memiliki banyak kisah bersejarah para orangtua peri. Kafe ini sekarang di kelola oleh Naomi cucu Opa Dave.
Ia sedang menikmati makan sore nya,siang tadi ia tidak sempat makan karena terus mengintai Takashi. Tiba-tiba saja ia terkejut dengan kedatangan seorang gadis memekik menghampiri Erick.
" Uncle,pesan apa? aku juga mau dong," dengan Princess manja.
" Beli sendiri kamu kan anak sultan," cibir Erick sungguh ia tidak suka bertemu dengan Princess.
Erick tidak menanggapi ucapan Princess,ia kembali menikmati makanan nya.
" Om,nikah yuk! biar kita dapat membina keluarga bersama," seloroh Princess membuat Erick semakin malas dengan nya.
" Hey,kau pikir menikah itu perkara mudah? bagaimana bisa dua orang yang tidak saling mencintai menikah," tolak Uncle Erick.
" Mudah lah om,kita tinggal ke kantor catatan sipil agar kita dengan cepat resmi menjadi suami istri.
" Lagi pula aku mencintaimu uncle," imbuhnya lagi.
" Tapi gue enggak," jawab Erick dengan tatapan dingin membuat Princess merenggut seperti anak kecil yang tidak mendapatkan jajan.
Tiba-tiba saja mereka di kejutkan oleh suara seseorang yang tak asing. Mereka menoleh ke belakang ketika melihat apa yang di bawa oleh mom Vallerie.
" Apa? kalian akan menikah?" tanya Mama Vallerie selidik.
.......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗
__ADS_1