Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Queen Off Angel


__ADS_3

Aunty M yang merasa terpojok, menodongkan senjatanya kepada Arcell. Semua orang terkejut melihatnya, bukan terkejut melihat aunty M yang menodongkan senjata kepada Arcell. Namun terkejut ketika melihat banyak anak buah Arcell yang kini mengangkat senjata mereka dalam acara tersebut.


Ada apa sebenarnya ini? mengapa anak sekecil itu memiliki banyak pelindung. Para tamu yang hadir dalam acara tersebut, merasa ketakutan. Mereka berhamburan keluar ketika melihat banyak pria bertubuh tinggi besar mengeluarkan senjata.


Sementara Arcell terlihat lebih santai, ia hanya tersenyum sinis menatap aunty M. Ia melihat keterpaksaan pada aunty M, Arcell melihat tangan wanita itu bergetar. Ia yakin, Ben memaksanya melakukan semua ini. Namun ia mengingat ucapan uncle Mike yang mengatakan untuk tidak berbelas kasihan kepada musuh. Karena musuh tetaplah musuh, dan dapat menikam kita dari belakang kapanpun.


Namun, ia kembali mengingat nasehat Mommy Queen. Setiap manusia dapat diberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya, oleh karena itu Arcell merasa dilema saat ini. Ia sebenarnya dapat dengan mudah membunuh aunty M saat ini.


"Letakkan senjata kalian!" seru Aunty M kepada seluruh anak buah Arcell.


Tak ada satupun dari mereka mendengarkan,namun ketika melihat kode yang diberikan oleh Arcell, mereka pun meletakkan senjata mereka. Para Mouse dan The Blakerz langsung di ringkus oleh semua anak buah Ben dan Takashi.


Ben dan Takashi tersenyum penuh kemenangan, bahkan saat ini Ben tengah menodongkan senjatanya tepat di pelipis Tuan Walker. Semuanya sudah dirancang sempurna oleh Takashi,mereka mempersiapkan rencana cadangan apabila Roy tidak memakai mahkota tersebut.


" Uncle, apa kau masih menginginkan putramu yang menjadi pemilik tahta tertinggi atau kau ingin aku saja yang mengendalikan semuanya?" tanya Ben dengan nada mengancam.


Tuan Walker merasa frustasi, ia tidak memiliki kekuatan seperti putranya yang dapat melawan Ben keponakannya. Ia tidak menyangka keponakan tersayangnya kini menjadi seorang monster.


Sementara Galaxy merasa marah ketika melihat seorang berani menodongkan senjata kepada putranya. Ia sedang memikirkan bagaimana caranya agar ia dapat menyelamatkan Arcell tanpa mengenai putra nya.


Takashi berjalan menghampiri bocah kecil yang kini menjadi musuhnya, karenanya ia terpisah dari Queen. Ia ingin sekali melihat akhir dari hidup seorang Lucifer.


"Aku penasaran apa yang akan seorang Lucifer lakukan saat keadaan terjepit seperti ini?" tanya Takashi dengan senyum mengejek.


Arcell hanya tersenyum mengejek mendengar ucapan Takashi, "Kau yakin ingin melihat aksi dariku, Uncle?" Arcell malah balik bertanya kepadanya.

__ADS_1


Takashi hanya menggedikkan kedua bahunya dengan senyum menyeringai, ia yakin kali ini Lucifer akan kalah darinya. Namun, dugaan Takashi salah, Arcell menekan jam tangan canggihnya yang dapat ia jadikan senjata. Ia tancapkan jam tangannya mengenai dada Aunty M. Aunty M merasa kesakitan, darah bercucuran karena jam tangan itu mengeluarkan pisau ketika di tancapkan di dada Aunty M. Semua orang terkejut ketika melihat seorang anak kecil melakukan semua itu.


Tubuh Aunty M ambruk di atas lantai, darah segar bercucuran keluar dari mulut Aunty M. Roy dapat melihat sisi iblis Dean Sebastian saat ini dalam diri Arcell. Ini yang paling ia takutkan ketika Arcell terlalu dekat dengan Mike Stallone.


Arcell dengan cekatan melemparkan cakram kecil berbentuk bintang tepat mengenai lengan Ben dan Takashi. Sehingga mereka melepaskan senjata mereka, Roy dan Galaxy dengan cepat mengambil senjata mereka dan mulai melawan.


Arcell pun melemparkan cakram tersebut melukai seluruh anak buah Ben dan Takashi. Kesempatan ini di gunakan oleh para Mouse dan The Blakerz untuk melawan mereka.


Pertaruhan pun tidak dapat dielakkan, kedua kubu kini menembak satu sama lain. Tuan Walker mengamankan Nyonya Walker yang sejak tadi tercengang melihat aksi Arcell. Ia masih tidak percaya bocah kecil itu dapat melakukan semua itu.


"Berani sekali kau hampir melukai bos kami," sarkas Mike lalu memukul Takashi.


Bugh!! Bugh!!


"Aku percaya dengan kemampuan Tuan Lucifer, tapi aku tidak suka siapapun berani melukainya," jawab Mike lalu kembali memukul Takashi. Darah segar bercucuran dari hidung Takashi, Takashi hanya terkekeh ketika ia lagi-lagi gagal menghabisi Lucifer.


Ben jatuh tersungkur ketika mendapatkan pukulan bertubi-tubi dari Galaxy. Galaxy melepaskan Ben ketika melihat pria itu tidak berdaya. Ia lalu membantu putra nya melawan musuh, Ben perlahan membuka kedua matanya.


Ia melihat Galaxy dan Arcell yang sedang menghabisi anak buahnya. Ben mengambil senjata yang berada tidak jauh darinya, Ben bangkit lalu membidikkan senjatanya.


DORRR!!? DORR!!!


Semua orang terkejut ketika mendengar suara tembakan, mereka berbalik menatap Galaxy dan Arcell. Keduanya saling menatap satu sama lain, bukan Galaxy atau Arcell yang tertembak. Namun Ben yang tertembak oleh seseorang yang saat ini berjalan menghampiri mereka, tubuh Ben ambruk ke atas lantai.


Semua tercengang ketika melihat Queen dengan lincah melawan anak buah Takashi dalam keadaan seperti itu. Seluruh anak buah Ben ragu-ragu untuk melawan Queen karena saat ini wanita itu sedang hamil. Bagaimana bisa seorang wanita hamil dengan berani menghajar mereka?

__ADS_1


Namun ketika melihat Queen menghabisi rekan-rekannya mereka tidak tinggal diam. Galaxy dan Arcell bergegas membantu Queen. Terlihat tatapan mata Galaxy sangat marah melihat istrinya datang ke tempat ini. Ia marah karena Queen nekat sekali datang membantu mereka dalam keadaan seperti ini.


Bala bantuan datang, ternyata Queen tidak datang sendiri. Takagi dan para The Jokerz datang membantu mereka membuat musuh kini merasa terjepit. Kekalahan kini berada di pihak Ben dan Takashi, mereka tidak dapat melakukan apa-apa lagi.


"Mom, memang Queen of Angel" puji Arcell.


"Tetap saja tindakan mommy mu ini salah Arcell," cetus Galaxy terlihat sangat marah. Ia takut sesuatu hal yang buruk terjadi kepada istri dan bayinya.


Ben kembali bangkit dan hendak menembak Queen, Galaxy yang melihat hal itu membelalakkan kedua matanya. Ia kembali mengingat dimana Arsyila mengorbankan diri untuk menolongnya.


DORRR!!! DORRR!!


Terdengar kembali suara tembakan yang membuat luka masa lalu Galaxy kembali datang.


Seseorang kembali menembakan senjatanya mengenai Ben, membuat Ben tersungkur tak berdaya. Aunty M yang baru saja menembak anak tirinya hanya tersenyum sinis menatap tubuh Ben yang tersungkur di atas lantai.


Tak lama kemudian pandangannya kembali memudar dan tubuhnya pun ikut ambruk. Arcell memeluk mommy nya yang hampir saja berada dalam bahaya.


Sementara Galaxy saat ini masih shock dengan apa yang baru saja terjadi. Tangannya bergetar ketika melihat Queen berada dalam bahaya, ingatannya saat detik-detik terakhir Arsyila terus menerus menghantui nya. Galaxy pun jatuh pingsan karena traumanya.


............


Kok gue deg-degan...Tingkah Queen jangan di tiru ya gaess 🤗 hal ini hanya terjadi dalam novel 🤣 di dunia nyata jangan coba2


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗

__ADS_1


__ADS_2