
Mobil Galaxy kini sampai di markas bawah tanah Dare Devil, Galaxy dan Queen keluar dari mobil. Galaxy membawa Queen masuk ke dalam markas,Queen melihat ke sekeliling ia seperti tidak asing dengan tempat ini. Namun mengapa ia tidak mengingat apapun,ia merasa ada yang mengganjal.
Queen menatap wajah Galaxy yang terlihat jelek di mata nya,tapi mengapa ia merasa berdebar saat dekat dengannya. Begitu banyak pertanyaan yang bersarang dalam benaknya kini.
Roy dan Erick menyambut kedatangan Queen,Queen mengkerutkan keningnya ketika melihat mereka berdua. Ia hampir saja menodongkan pistol kepada mereka apabila Galaxy tidak mengingatkan.
" Mereka para uncle mu nona," ucap Galaxy mengingatkan. Queen pun meletakkan kembali senjatanya ke dalam tas nya.
Galaxy kini baru mengetahui di balik sikap manis dan manja Queen ternyata ia begitu menyeramkan. Ia tidak segan-segan akan menembak orang yang membuatnya dalam bahaya.
" Aku Erick Queen, dan dia bos kita Roy Walker," ucap Erick memperkenalkan dirinya dan juga Roy.
Erick berbicara sambil memindai semua yang ada dalam diri Queen. Ia sedang memastikan tidak ada alat penyadap atau kamera kecil yang tersembunyi.
Erick mengangguk kan kepalanya,ia melihat adanya kamera dan juga alat penyadap pada tas yang di bawa oleh Queen. Takashi tidak seperti Erick yang memiliki penglihatan tajam,ia dengan mudah menemukan kamera tersembunyi pada tas Queen dan alat penyadap yang ia letakkan pada anting yang di kenakan oleh Queen.
Roy memberi kode kepada Galaxy agar tidak berbicara sembarangan di depan Queen. Karena saat ini Queen seperti mata- mata yang dikirimkan oleh Takashi.
" Ini adalah markas mu dan tim mu nona Queen," sahut Galaxy memberitahukan.
" Namaku Zhira Azurra bukan Queen," tolak Queen.
" Siapa yang mengatakan seperti itu?" tanya Galaxy.
" Tentu saja tunangan ku Takashi yang mengatakan nya," ucap Queen dengan nada sombong sambil bersidekap dada.
What? tunangan? pria itu mengaku tunangan Queen? Galaxy nampak geram mendengar nya. Pria itu benar-benar sengaja menghilangkan ingatan Queen agar ia dapat memiliki Queen.
" Ah ya tunangan mu," jawab uncle Erick mendadak mual mendengar nya. Sungguh ia tidak menyukai keadaan seperti ini. Di mana Queen tidak mau menatapnya,gadis itu menatapnya dengan sinis.
__ADS_1
Para anggota Dark Devil dan The Jokerz memberi hormat ketika melihat Queen kembali ke markas mereka. Untuk sementara para The Jokerz bergabung dengan dengan mereka selama tuan Takagi berada dalam misi rahasianya.
" Lalu aku tinggal di mana Manu?" tanya Queen kepada Galaxy.
" Kau tinggal di apartemen ku," jawab Galaxy santai.
Manik mata Queen membulat mendengar ucapan Galaxy,ia menatap Galaxy dengan tatapan tajam. What? tinggal bersama si cupu?
" Tenang saja nona,putra ku ada di sana juga," sambung Galaxy ketika ia melihat sorot mata Queen yang tidak bersahabat.
Galaxy ingin membawa Queen ke rumahnya namun Roy melarangnya,mansion Sebastian adalah markas milik Lucifer. Dan tidak boleh ada satu pun yang mengetahuinya. Apalagi saat ini Queen sedang berada dalam pengaruh Takashi,ia tidak mau Queen malah menjadi ancaman bagi Arcell.
Ia tidak bisa membiarkan Queen tinggal bersama Princess. Karena akan sulit baginya mengawasi pergerakan Queen nanti nya. Oleh karena itu ia memutuskan untuk mengajak Queen tinggal bersamanya di apartemen miliknya. Saat ini asisten Queen sedang merapikan apartemen milik Galaxy bersama petugas kebersihan.
" Oh ternyata ada yang mau juga dengan mu," ucapan Queen menohok bagi Galaxy. Uncle Erick dan uncle Roy tertawa kecil mendengar ucapan Queen, sementara Galaxy mendengus kesal. Wanita yang selama ini terobsesi kepadanya saat ini ia malah mengejek nya.
" Lalu istri mu bagaimana apabila aku tinggal di apartemen mu?" tanya Queen lagi dengan tatapan tidak suka.
Galaxy mendelik menatap Erick,ia mengetahui bahwa selama ini Erick menaruh perasaan kepada Queen. Pria itu pasti senang saat mendengar Queen mengejeknya.
" Ya, walaupun aku seorang duda ada satu gadis cantik yang selalu mencintaiku apa ada nya," sarkas Galaxy sambil menatap Erick dengan tatapan tidak suka.
Queen mengkerutkan keningnya ketika mendengar hal itu,ada kah gadis bodoh yang mau mengejar pria seperti nya. Rasanya ia tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Galaxy.
Galaxy melihat jam menunjukkan waktu pulang sekolah Arcell. Ia menatap Queen yang masih melihat- lihat markas mereka.
" Nona,apa kau mau ikut aku menjemput putra ku?" tawar Galaxy kepada Queen.
Queen terdiam sejenak,ia menyetujuinya daripada harus berdiam diri di markas. Galaxy pamit kepada Roy,Erick dan yang lainnya. Ia dan Queen lalu masuk ke dalam mobil untuk menjemput Arcell.
__ADS_1
Untungnya Takashi masih belum mengetahui wajah Arcell atau Lucifer yang selama ini mereka cari sehingga walaupun Queen menemuinya ia tidak akan curiga.
Sepenjang perjalanan Queen hanya terdiam,tidak seperti biasanya yang selalu tidak berhenti mengoceh atau merengek manja lagi kepada nya.
Oh astaga Galaxy merindukan canda tawa gadis ini lagi. Merasa terus di perhatikan Queen mendelik kepada Galaxy.
" Kau jangan terus menatap ku,karena apabila kau menyukai ku aku tidak bertanggung jawab. Karena aku tidak akan menyukai mu," sarkas Queen kepada Galaxy.
Galaxy merasa semua ucapannya kepada Queen kini berbalik kepada nya. Kini ia merasakan apa yang Queen rasakan ketika ia selalu menolaknya.
" Tapi mata ku ini guna nya untuk melihat nona,kalau aku menutup mata ku sekarang nanti kita kecelakaan," jawab Galaxy membuat Queen mencebik. Ia melas berdebat ia lalu menatap ke arah jendela luar.
Jalanan ini sepertinya tidak asing baginya,ia seperti sering ke tempat ini. Namun mengapa ia tidak dapat mengingat apapun.
Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai di sekolah Arcell. Queen dan Galaxy keluar dari mobil,tak lama kemudian Arcell baru saja keluar dari sekolahnya. Ia berlari memeluk Queen,ia merasa bahagia ketika ia melihat Queen kembali.
" Noona,aku merindukanmu," ucap Arcell terlihat sedih.
Queen mengkerutkan keningnya,ia merasa tidak asing dengan anak ini. Namun ia tidak tahu siapa anak kecil yang tampan ini.
" Hey tampan,kau siapa? maaf aku tidak ingat apapun tentang mu," tanya Queen bersikap manis kepada Arcell. Ia kini berjongkok di depan Arcell yang terus menatapnya.
" Aku Arcell putra pria itu," jawab Arcell sambil menunjuk kepada Galaxy. Queen mendongak menatap wajah Galaxy yang masih menyamar. Ia lalu membandingkannya dengan wajah Arcell.
" Mengapa kalian tidak mirip? apa kau anak hasil curian?" tanya Queen membuat Galaxy tercengang mendengarnya.
..........
Terimakasih banyak atas dukungan kalian semua 🤗
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo