Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Semakin Mesra


__ADS_3

Malam hari nya mereka tidur bersama Arcell berada di tengah mereka. Queen mengusap lembut puncak kepala Arcell. Ia berharap semoga ketakutan nya tidak menjadi kenyataan. Kini semua musuh mengetahui siapa Lucifer, otomatis mereka akan mencari kelemahan nya.


Queen takut mereka akan menggunakan kelemahan Arcell agar dapat mengendalikan nya. Arcell sudah terlelap sementara Queen masih berperang dengan pikirannya. Galaxy berpindah tempat,ia merebahkan tubuhnya di samping Queen. Ia memeluk Queen dari belakang,ia cium puncak kepala Queen.


" Apa yang kau pikirkan hmmm?" tanya Galaxy sambil menaruh dagunya di ceruk leher Queen.


" Tidak ada,aku hanya mengkhawatirkan Arcell," jawab Queen.


" Terimakasih telah menyayangi putra ku, terima kasih selama ini kau yang selalu melindunginya," Galaxy mempererat pelukannya lalu mengecup pipi Queen.


" Tidur lah, besok kau harus bekerja. Bukankah banyak pekerjaan yang kau tinggalkan saat aku hilang ingatan?" titah Queen.


" Jangan pernah melupakan ku lagi, rasanya begitu sakit ketika kamu tidak mau menatap ku," ujar Galaxy merengek manja kepada Queen.


" Tentu saja tidak akan karena sejak dulu hingga kini aku mencintaimu," balas Queen lalu mulai memejamkan kedua matanya. Hari ini sangat lelah ia sangat mengantuk.


" Ayo, kita menikah sayang! Aku ingin selalu bersama mu setiap saat,aku tidak ingin lagi kehilangan dirimu," ajak Galaxy terlihat serius.


Tidak ada jawaban dari Queen membuat Galaxy mengkerutkan keningnya,ia lalu bangkit untuk melihat Queen yang tertidur di membelakanginya. Galaxy terkekeh pantas saja dia diam saja,ternyata Queen sudah terlelap.


Galaxy mencium kening Queen dan juga Arcell bergantian ia lalu merebahkan tubuhnya lalu ikut tertidur sambil memeluk Queen dari belakang.


Galaxy kini sudah sangat yakin,Queen akan menjadi ibu terbaik pengganti Arsyila. Ia sudah berniat akan menikahi Queen membangun rumah tangga yang indah bersama nya.


Ben Walker saat ini sedang mencari info apa kelemahan Lucifer,ia ingin mengendalikan Lucifer dengan Lucifer berada di pihaknya ia akan dengan mudah mengalahkan saudara nya Roy Walker.


Lain halnya dengan Ben,Takashi saat ini sedang patah hati karena ingatan Queen sudah kembali. Wanita itu bahkan enggan untuk menatapnya, apalagi mengucapkan kata sayang untuk nya. Oh astaga mengapa seorang penjahat sepertinya kini mellow hanya karena cinta.


Takashi saat ini memikirkan cara bagaimana agar Queen kembali bersama dengannya meninggalkan Galaxy. Ia tidak rela wanita yang ia cintai menjadi milik orang lain.

__ADS_1


Pagi mulai menyapa dua pria berbeda generasi yang masih setia dalam mimpi mereka. Sementara Queen saat ini sedang berkutat di dapur membuat sarapan untuk mereka.


Merasa tidak ada Queen di sampingnya, Galaxy terbangun ia terdiam sejenak lalu bangkit dari tidurnya. Galaxy mencium aroma masakan yang sangat ia rindukan.


Ia berjalan keluar dari kamar menghampiri Queen yang sedang menyajikan makanan untuk sarapan mereka. Galaxy memeluk Queen dari belakang,ia menaruh dagunya di ceruk leher Queen.


" Pagi sayang," sapa Galaxy membuat Queen tersenyum manis kepada nya.


" Pagi sayang,bangunkan Arcell kalian mandi dulu lalu kita sarapan," ucap Queen terdengar seperti seorang istri Galaxy.


Galaxy membalikkan tubuh Queen sehingga menghadap ke arahnya. Ia lalu mengecup bibir Queen,Queen terperanjat mendapatkan serangan dadakan dari Galaxy.


" Morning kiss sayang, atau mau long Kiss?" goda Galaxy sambil mengedipkan sebelah matanya.


" Ish kamu jadi genit," Queen mencubit pinggang Galaxy membuat Galaxy pura-pura kesakitan.


Queen terkekeh,ia senang melihat sikap manja Galaxy. Ia lalu membalas mengecup bibir Galaxy,namun Galaxy tidak tinggal diam. Ia menahan tengkuk Queen untuk memperdalam ciuman mereka.


Galaxy menggendong Queen lalu mendudukkan Queen di atas meja dekat dapur tanpa melepaskan ciuman mereka. Arcell yang baru saja terbangun keluar dari kamar,menghampiri mereka di suguhkan pemandangan yang mencemari otaknya.


" Ya,ampun mereka mencemari pikiran ku yang masih suci ini," cetus Arcell membuat Galaxy dan Queen menghentikan ciuman mereka ketika mendengar suara Arcell.


" Pagi sayang," sapa Queen merasa canggung.


" Pagi Noona," balas Arcell mengulas senyum.


" Kau tidak mengapa Daddy mu Arcell?" tanya Galaxy merasa iri.


" Ish,ku kira daddy sudah melupakan ku," seloroh Arcell membuat Galaxy tergelak melihat putranya cemburu.

__ADS_1


Queen mendorong dua pria berbeda generasi itu untuk kembali ke dalam kamar. " Cepat kalian mandi dulu,kita akan sarapan bersama," kata Queen lalu menutup pintu kamar setelah mereka masuk ke dalam.


Sementara itu saat ini Princess saat ini mengunjungi apartemen Uncle Erick. Princess akan menggunakan cara seperti Queen menarik perhatian Galaxy. Hari ini ia akan memasak untuk Uncle Erick,ia sudah melihat cara- cara memasak. Ia yakin akan bisa membuat makanan lezat untuk uncle Erick.


" Aku mau masak untukmu uncle,boleh ya?" ucap Princess begitu sumringah.


Belum sempat Uncle Erick menjawab Princess masuk begitu saja ke dalam. Ia menaruh kantong berisi belanjaannya di dapur. Princess memakai apron yang tersedia di dapur Erick. Erick yang malas berdebat dengan gadis itu memilih diam saja memperhatikan apa yang dapat di lakukan oleh gadis manja itu.


Princess mengingat resep masakan yang semalam ia pelajari. Sumpah demi apa pertama kali nya ia menyukai seorang pria seperti ini. Ia sampai rela memasak di dapur tempat yang paling tidak ia sukai. Demi siapa? tentu saja demi uncle Erick tersayang.


Ia mencuci semua bahan yang akan ia pakai,Erick memperhatikan sambil meminum kopi yang tadi ia buat. " Kau yakin dapat melakukannya?" tanya Uncle Erick terlihat meragukan Princess.


Erick sangat tahu Princess Miss perfect pasti tidak akan dapat melakukan hal ini. Princess menitikkan air matanya ketika mengupas bawang merah. Ia terlihat seperti anak tiri yang sedang dianiaya oleh saudara tirinya.


" Gitu aja nangis,udah kalau nggak bisa nggak usah sok sok an mau masak," ejek Erick dengan senyum mengejek.


" Bisa om,jangan meragukan skill seorang Princess William ya," sahut Princess menyombongkan dirinya.


Princess menarik kran air untuk mencuci ayam yang ia pakai. Namun tiba-tiba saja kran air itu rusak dan airnya menyembur kemana- mana. Erick bergegas membenarkan kekacauan yang di buat oleh Princess. " Sudah ku bilang jangan masak kalau nggak bisa," sentak Erick sambil membenarkan kran wastafel yang berada di dapur.


Keduanya saat ini basah kuyup,Erick bahkan dapat melihat warna dalaman Princess yang terlihat karena bajunya yang basah. Ketika Erick berjalan untuk mengganti pakaiannya ia terjatuh menimpa tubuh Princess.


Kedua tangan Erick bahkan tanpa sengaja menyentuh dua benda sensitif Princess. Tiba-tiba terdengar seseorang dari depan pintu yang lupa Erick tutup.


" Princess!!," ucap pria itu dengan nada tinggi ketika melihat posisi mereka begitu intim.


.........


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗

__ADS_1


__ADS_2