Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Kemarahan Ben Walker


__ADS_3

Queen masih asyik berfoto dengan kalung tersebut, sementara aunty M mengambil berkas-berkas untuk jual beli patung tersebut di dalam lemari miliknya. Ketika aunty M membelakangi Galaxy dan Queen, Galaxy memberi kode kepada Queen. Dengan cepat Queen melepaskan kalung tersebut dan menukarnya dengan kalung berlian palsu.


Queen kembali memakai kalung palsu itu agar tidak dicurigai oleh aunty M. Aunty M mengambil berkas-berkas yang ia butuhkan lalu kembali menghadap kearah Galaxy.


Tiba-tiba saja Queen memegang pelipisnya seakan ia sedang sakit kepala. Melihat Queen melakukan langkah selanjutnya, Galaxy bergegas mendekatinya. Queen melepaskan kalung tersebut lalu ia berikan kepada aunty M.


Aunty M menaruh kembali kalung tersebut di manequin tempat kalung itu terpajang.


" Ada apa sayang?" tanya Galaxy pura-pura cemas.


" Watashi wa memai to hakike ga shimasu, watashi no otto," jawab Queen sambil mempertahankan akting ingin muntah di depan aunty M.


" Aunty M, sorry sepertinya transaksi kita tunda dulu. Istri saya mendadak pusing, nanti saya akan menghubungi anda," ucap Galaxy terlihat cemas.


Aunty M menganggukkan kepalanya, ia tidak mau ruangannya dikotori oleh muntah wanita Jepang itu. " Iya, ini kartu nama saya tuan," ucap aunty M sambil memberikan kartu namanya kepada Galaxy.


" Cepat Daddy, uncle Ben sedang menuju kemari," ucap Arcell dari balik earphone yang terhubung dengannya.


Galaxy tersenyum lalu menerimanya, ia lalu membawa Queen keluar dari ruangan tersebut. Queen dan Galaxy bergegas keluar menelusuri koridor menuju loby utama. Manuel menjalankan Van yang ia kendarai menuju pintu lobby utama.

__ADS_1


Ia melihat mobil mewah Ben baru saja masuk ke tempat parkir. Queen dan Galaxy berjalan masuk kedalam mobil dengan cepat. Manuel melajukan mobilnya meninggalkan area parkir setelah Queen dan Galaxy sudah masuk kedalam mobil.


" Mission Completed," seru Arcell sangat puas.


Ben baru saja menginjakkan kakinya kedalam galery, sekilas ia seperti melihat mobil Van yang ia kenal di ketika ia hendak masuk kedalam. Ben berjalan masuk mencari ibu tirinya, ia akan menjual barang milik keluarganya sebelum pemiliknya menemukan kalung tersebut.


Ben berjalan sambil merapikan jas nya,aunty M membukakan pintu untuk putra tiri nya yang sombong. Ben masuk kedalam dengan angkuhnya, ia bergegas menghampiri kalung berlian biru yang akan ia jual.


Ben mengambil kalung berlian itu, ada sesuatu yang berbeda dari kalung ini. Tapi apa ya yang membuat Ben ragu dengan kalung ya ia lihat saat ini. Ben benar, ada yang tidak beres dengan kalung ini, ini bukan kalung asli.


Setelah ini kau tidak akan dapat menghinaku lagi Ben Walker. Setelah patungku laris kau yang akan terinjak-injak.


" Aunty, apa tadi ada yang memasuki ruangan mu?" tanya Ben selidik.


" Jawab jujur?" gertak Ben membuat aunty M ketakutan.


" Ya,baru saja ada wanita Jepang dan suaminya ingin membeli patung buatan ku. Jadi ku ajak mereka kedalam," sambung aunty M sangat ketakutan ketika melihat Ben marah seperti itu.


" Kau tau, aku kehilangan The Hope Diamond karena kebodohan mu," sarkas Ben dengan kesal.

__ADS_1


Aunty M membelalakkan kedua matanya, ia lalu melihat berlian yang saat ini dipegang oleh Ben. Itu artinya ia baru saja di tipu, dan pria tadi tidak akan membeli patung buatannya.


Oh astaga aunty M seolah melihat milyaran yang yang tidak jadi masuk kedalam brangkas nya.


" Lucifer, ini pasti ulah Lucifer," imbuhnya lagi.


Ben mengingat mobil Van yang ia lihat ketika ia masuk, mobil milik para the Jokerz. Ben berjalan keluar, ia memerintahkan anak buahnya untuk mencari mobil Van berwarna putih yang berada di sekitar galeri. Ia yakin mereka masih belum pergi jauh.


Ben memasuki mobilnya diikuti para anak buahnya, sementara aunty M masih tidak percaya apabila ia gagal menjadi kaya raya. Yang ia lebih takutkan adalah hukuman apa yang ia dapatkan dari Ben karena kecerobohannya.


Mobil Ben dan anak buahnya melaju dengan cepat, untungnya jalanan di daerah itu sangat sepi. Sehingga mereka dapat melakukannya kendaraan mereka tanpa hambatan. Ben dapat melihat mobil Van yang berada di depannya.


Benar dugaannya mobil itu masih berada di dekat galeri. Ben mengendarai mobilnya dengan satu tangan menembak Van tersebut. Tak mau kalah dengan Ben Queen dan Galaxy pun membalas Ben. Sehingga terjadilah aksi tembak-menembak, keduanya seperti sepasang mafia yang sangat kompak memberantas musuh.


DOORRRR!! DOORRRR!!


Queen menembak ban mobil milik Ben sehingga mobil Ben hilang kendali, mobil Ben menabrak pohon di pinggir jalan. Ia lalu keluar dari mobil sebelum mobil tersebut meledak, Ben berlari menjauh dari mobil nya. Tak lama kemudian mobil miliknya meledak, Ben dapat melihat Queen yang tersenyum mengejek menatap nya dari jauh.


Ia yakin kalung itu akan diberikan kepada Takagi, akan sangat sulit apabila kalung itu sudah berada di tangan Takagi. Karena Takagi tidak sebodoh adiknya Takashi yang percaya saja apabila kalung itu milik keluarga Walker bukan milik keluarganya.

__ADS_1


........


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2