
Waktu terus berlalu hari ini rencananya keluarga William akan berlibur ke Villa Oppa Jonas yang berada di daerah puncak. Mereka melakukan perjalanan mengendarai kendaraan masing-masing.
Entah mengapa Arcell tidak menyukai perjalanan kali ini, ia paling malas apabila harus menjaga dua anak-anak uncle Kavin. Siapa lagi kalau bukan si gembul Starla dan si cerewet Scarlet. Entah mereka berdua memiliki sifat seperti siapa, karena keduanya sangat bertolak belakang dengan aunty Kimmy.
Terkadang Arcell selalu bertanya apakah mereka tertukar di rumah sakit ketika dilahirkan? Namun Mommy hanya tergelak mendengar pertanyaanku.
"Kenapa kamu seperti tidak suka dengan perjalanan ini Arcell?" tanya Queen menoleh kearah belakang. Queen memperhatikan putra kesayangannya yang terlihat cemberut sejak tadi dari kaca spion depan.
"Aku malas mom, nanti aku di sana pasti lagi-lagi akan di ganggu oleh Starla dan Scarlet. Kedua anak itu sangat menyebalkan, aku masih penasaran sebenarnya mereka mirip dengan siapa?" gerutu Arcell sambil bersidekap dada.
Galaxy tergelak mendengar ucapan putranya, ia sangat tahu kedua putri cantik kakaknya itu sudah pasti menuruni sifat sang Daddy. Berbeda dengan Juan yang persis sekali seperti kedua orangtuanya yang kaku dan dingin.
"Kan kamu bisa bersama Juan, kalau kamu enggak nyaman dengan mereka," sahut Queen menimpali.
"Nanti aku akan membuat remote khusus mereka, agar mereka tidak dapat bergerak ketika di dekatku," celetuk Arcell membuat Queen dan Galaxy terkekeh mendengarnya.
"Nanti Daddy pinjam ya nak!" pinta Galaxy. Queen memicingkan kedua matanya menatap suaminya.
"Daddy ingin pinjam untuk mengerjai uncle Kavin yang menyebalkan," sambungnya lagi.
"Ish, kalian ini sama saja," protes Queen.
Tak lama kemudian Queen merasa sangat mengantuk, namun entah mengapa ia tidak dapat memejamkan kedua matanya. Galaxy melihat Queen yang sejak tadi merasa tidak nyaman tiba-tiba saja memberhentikan laju kendaraannya.
__ADS_1
"Kamu kenapa sayang?" tanya Galaxy penasaran.
"Aku mengantuk, tapi aku enggak bisa tidur," jawab Queen sambil menguap.
Galaxy pun melihat ada sebuah hotel di daerah tersebut, ia pikir sang istri dapat beristirahat di sana. Namun ketika mereka melanjutkan perjalanan menuju hotel tersebut dan mereka pun sudah check in. Queen tetap tidak dapat memejamkan kedua matanya.
Galaxy dan Arcell dibuat pusing oleh tingkah Queen yang semakin aneh. Biasanya calon adik Arcell pasti menginginkan hal yang aneh lagi. Mereka melanjutkan perjalanan mereka karena Queen tetap tidak dapat beristirahat.
Galaxy memarkirkan mobilnya di sebuah bengkel kecil untuk mengisi udara pada ban mobilnya. Queen keluar dari mobil lalu duduk di sebuah warung kopi dekat dengan bengkel tersebut. Tiba-tiba saja ia begitu sangat mengantuk lalu ia menaruh kepalanya di atas meja dengan ditutupi kedua tangannya, seperti seorang murid yang sedang tertidur di dalam kelas.
Galaxy dan Arcell tercengang melihat tingkah aneh Queen yang sejak tadi disuguhkan tempat istirahat yang nyaman dengan kualitas yang sempurna namun, Queen lebih nyaman tertidur di warung tersebut.
"Dad, kau tahu calon adikku ini benar-benar aneh. Sudah cukup uncle Kavin yang aneh jangan bertambah satu lagi sepertinya astaga," keluh Arcell sambil memperhatikan Mommy nya yang begitu terlelap dengan sangat nyenyak di sana.
Sambil menunggu Queen beristirahat Galaxy memesan kopi di warung tersebut. Ia dan juga Arcell menikmati minuman mereka, tiba-tiba saja seorang pria memerintahkan Galaxy untuk mengisi udara pada ban sepeda motor pria itu.
"Kau memerintahku?" tanya Galaxy tidak percaya dengan apa yang ia dengar.
"Iya, siapa lagi di sini pria dewasa selain dirimu," cetus pria itu.
Galaxy pun mengisi udara pada ban sepeda motor pria itu, sumpah demi apa pertama kalinya ia melakukan hal seperti ini. Pemilik bengkel tiba-tiba saja meninggalkan bengkelnya begitu saja, oleh karena itu saat ini bengkel tidak ada yang menjaganya.
Setelah selesai mengisi udara dan membayar biayanya kepada Galaxy, pria itu mengendarai kendaraannya meninggalkan bengkel tersebut. Beberapa menit berlalu tiba-tiba saja bengkel tersebut menjadi ramai karena pesona Galaxy yang membuat semua wanita mendadak kendaraan mereka bermasalah.
__ADS_1
*Montirnya ganteng banget!!
Kalau montirnya seperti ini gue bakal sering dateng kesini.
Masih ada stok seperti dia enggak sih di muka bumi ini*?
Begitu banyak wanita begitu mengagumi ketampanan Galaxy.
"Wow! Wajah tampan tuan membawa mereka semua kemari," puji pemilik warung kopi yang ikut membantu Galaxy mengatasi mereka semua.
Arcell pun ikut menjadi sasaran para ibu-ibu yang gemas dengan ketampanan dan imutnya wajah Arcell. Banyak ibu-ibu yang terus mencubit gemas kedua pipi Arcell. Oh astaga, ini semua karena keinginan calon adik bayinya ia harus menerima semua ini.
Pemilik bengkel yang baru saja datang kembali ke bengkelnya begitu terkejut ketika melihat bengkelnya menjadi ramai tidak seperti biasanya. Ia pun bergegas membantu Galaxy dan juga pemilik warung kopi untuk melayani mereka semua.
Beberapa menit kemudian Galaxy dan Arcell terduduk lemas di kursi, tak lama kemudian Queen baru saja terbangun dari tidurnya. Ia meregangkan tubuhnya, ia merasa begitu nyaman tidur beberapa menit di warung tersebut.
"Ayo! kita lanjut lagi," ajak Queen yang kini wajahnya menjadi lebih segar.
Galaxy dan Arcell tercengang mendengar ucapan Queen yang dengan mudah mengatakan ingin melanjutkan perjalanan mereka kembali. Karena sejak tadi keluarga mereka terus menghubungi mereka,mau tidak mau Galaxy melanjutkan perjalanan mereka kembali setelah berterimakasih kepada pemilik warung kopi dan juga pemilik bengkel.
Perjalanan yang seharusnya hanya dua jam namun karena Queen yang selalu ingin berhenti untuk tidur di warung orang lain membuat mereka sampai malam hari. Galaxy merasa calon bayinya ini adalah titisan putri tidur yang sangat hobby tidur di mana saja.
........
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗