Gala Asmara Hot Daddy

Gala Asmara Hot Daddy
Princess Dilema


__ADS_3

Erick menghela nafas panjang, ia tidak menyangka istrinya akan berkata seperti itu. Erick bersikeras menolak rencana perceraian yang ingin Princess lakukan. Bukan hanya karena bayi yang ada dalam perut Princess, tapi karena ia sudah mulai mencintai Princess.


Ia tidak mau kehilangan Princess, ia tidak ingin berpisah dengannya. Bagaimana bisa Princess mengklaim bahwa anak mereka adalah anaknya saja.


" Meskipun begitu tetap saja anak itu hasil dari bibir premium milikku," seloroh Erick.


" Aku akan mencari daddy baru untuk anakku, yang jelas yang lebih tampan dan lebih hot darimu," cibir Princess lalu membuang muka.


" Princess Richard? kau membuat aku kehilangan kesabaran," ucap Erick sambil menahan marah.


" Takkan kubiarkan pria lain menjadi daddy anakku, hanya aku yang berhak atas dirimu dan anak kita," sambungnya lagi dengan nada ketus.


" Kau ini aneh tuan Richard, apa kau lupa apa yang kau perbuat kepada ku kemarin? apa perlu aku getok kepalamu agar kau ingat?" Princess tak kalah sewot nya.


" Sudahlah aku malas berdebat denganmu," imbuhnya lagi lalu keluar dari mobil Erick.


" Tidak akan ada perceraian Princess ! tidak akan !" seru Erick ketika Princess keluar dari mobilnya lalu membanting pintu.


BRAKK!!

__ADS_1


Princess berjalan untuk menghentikan taksi, ia pun dengan cepat masuk kedalam taksi sebelum Erick mengejar.


Erick mengacak rambutnya frustasi ketika melihat Princess masuk kedalam taksi. Ia harus memikirkan cara agar Princess membatalkan rencananya itu.


Beberapa menit kemudian Princess baru saja sampai di mansion William, ia sangat merindukan sahabatnya Queen. Ia ingin bercerita banyak kepada Queen tentang Erick.


" Princess?" panggil Queen ketika ia melihat Princess masuk kedalam.


Princess menghampiri Queen lalu memeluknya, ia menangis tersedu ketika berpelukan dengan Queen. Queen bukan hanya sahabat bagi Princess, ia sudah seperti saudara baginya.


" Lo kenapa?" tanya Queen merasa ada yang aneh dengan sahabatnya itu.


Princess mengurai pelukannya, lalu menghapus air matanya. Queen menatapnya dengan tatapan aneh, mengapa tiba-tiba saja Princess menangis seperti ini. Princess adalah gadis yang kuat, meskipun manja ia jarang menangis. Bahkan ketika banyak gosip jelek yang menimpanya ia dapat menyelesaikannya dengan elegan.


Queen mengajak Princess untuk duduk, ia memerintahkan pelayan membawakan minuman untuk Princess dan juga dirinya.


" Kok bisa? lo kan bucin banget sama uncle Erick," sahut Queen tidak percaya.


" Gue nyerah," jawab Princess. Princess pun menceritakan kejadian dimana Erick mengatakan hal jahat kepadanya. Queen terdiam sejenak, ia sangat tahu seperti apa si kaku Erick Richard.

__ADS_1


" Lo tau Princess, uncle Erick tidak pernah berpacaran. Ia terlalu kaku soal percintaan, bahkan untuk memperlihatkan rasa cemburunya ia tidak bisa. Ia cemburu sehingga ia seperti itu, karena terlalu cemburu ia tidak dapat membedakan bahwa kata-katanya menyakitkan," cerocos Queen menjelaskan.


" Lo tahu tadi Uncle Erick jatuh pingsan?" tanya Queen lagi.


" Entahlah dia tidak mengatakannya, tadi ia memaksa gue periksa ke dokter kandungan. Entah dia memiliki feeling darimana, dia dapat mengetahui bahwa gue sedang hamil," jelas Princess lalu meminum minuman segar yang baru saja di sajikan oleh pelayan.


" Lo hamil juga?" tanya Queen sangat terkejut dengan ucapan sahabatnya.


Princess terdiam sejenak, ia lalu menganggukkan kepalanya. " Ia tadi gue baru tahu kalau gue hamil," jawab Princess.


" Tapi gue enggak ngerasain apa-apa," sambungnya lagi.


" Berarti uncle Erick yang kena sindrom kehamilan simpatik, uncle Erick yang ngerasain pusing,mual muntah wanita hamil," balas Queen.


" Benarkah?" tanya Princess seolah tidak percaya.


Tiba-tiba saja Queen merasa mual, ia bergegas masuk kedalam kamar mandi yang berada dekat ruang tamu. Princess mendengar Queen yang muntah-muntah, teringat akan Erick yang sepertinya merasakan hal yang sama.


Hatinya sedikit tersentuh dan iba, namun Princess kembali teringat kata-kata pedas yang suaminya ucapkan kepadanya tempo hari. Ia merasa dilema, entah apa yang harus ia lakukan sekarang.

__ADS_1


.......


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2