
Princess merasa malu ketika mendengar ucapan mertuanya, entah sejak kapan sang mertua berada di situ menyaksikan mereka tengah bermesraan. Sama halnya dengan Princess, Mom Liliana merasa menyesal memasuki kamar putranya tanpa mengetuk pintu.
Ia lupa apabila kini sang putra sudah menikah dan memiliki istri. Erick Richard kini sudah tidak jomblo lagi, ia tidak perlu pusing untuk memikirkan jodoh untuk putranya lagi.
Oh astaga anak muda jaman sekarang, baru saja berbaikan sudah mulai main ehem-ehem. Tapi bagaimana bisa menantunya berada di dalam mansion tanpa sepengetahuannya. Mom Liliana merasa ada sesuatu yang aneh, tapi biarlah yang penting saat ini menantu kesayangannya itu sudah berada di mansion nya.
" Kamu ish nakal, jadi di lihat mommy kan?" protes Princess sambil mencubit pinggang suaminya.
" Salah sendiri mommy enggak ketuk pintu dulu, enggak tau apa anaknya lagi kangen-kangenan sama istrinya," balas Erick merengek manja kepada Princess.
Sumpah demi apa, Princess rasanya ingin merekam tingkah laku suaminya saat ini. Ia tidak menyangka seorang Erick Richard akan bertingkah manja seperti sekarang. Seorang Erick yang dingin dan kaku bertingkah seperti anak kecil yang menginginkan sesuatu.
Erick kembali mencium bibir istrinya dengan rakus, saat ini ia merasa sangat bergairah. Ciuman Erick turun ke leher jenjang Princess, tubuh Princess bergelinjang saat tangan nakal Erick memainkan dua benda kenyal di balik piyamanya.
Tiba-tiba saja terdengar suara ketukan pintu membuat Erick ingin rasanya menembak siapapun yang mengganggu aktivitasnya. Erick mendengus kesal lalu bangkit dari tempat tidur. Sementara Princess merapikan pakaiannya yang berantakan karena ulah suaminya.
__ADS_1
Erick membuka pintu kamarnya dengan wajah yang tidak bersahabat, Erick terkejut ketika ia melihat bos nya berada di depan kamarnya. Niat nya ingin menembak siapapun yang mengganggunya ia urungkan, karena orang yang mengetuk pintu ternyata adalah Roy Walker.
" Bos? ada apa?" tanya Erick penasaran.
Roy nampak ragu untuk mengatakannya, sebenarnya ia membutuhkan bantuan Erick. Namun sepertinya masalah Erick dengan keluarga William pun belum selesai. Pria itu kini malah menambah masalah dengan Zayn William, karena berani menculik Princess.
Roy melihat noda lipstik di sudut bibir asistennya itu, sepertinya ia datang di waktu yang tidak tepat. Oh astaga ia tidak menyangka Erick Richard yang kaku seganas itu.
" Sepertinya lain kali saja, kau lanjutkan lagi saja," ucap Roy merasa bersalah. Ia lalu pergi menuruni anak tangga.
Kali ini ia mengunci pintu berharap tidak akan ada lagi pengganggu kegiatan kangen-kangenan versi Erick. Erick dengan cepat memeluk sang istri seolah ia takut kehilangan Princess untuk kedua kalinya. Erick membelai pipi Princess penuh sayang,ia kecup kening sang istri.
" Aku mencintaimu Princess Richard, kita akan memulai semuanya dari awal bersama anak kita nanti sayang. Awalnya aku ragu untuk mengatakannya, aku takut sesuatu yang buruk terjadi kepada mu. Bersamaku akan selalu berada dalam bahaya, karena musuh kami banyak. Aku hanya menginginkan yang terbaik untukmu, tapi aku tidak suka melihatmu dekat dengan pria lain. Maafkan aku yang sempat menyakiti perasaan mu," jelas Erick panjang lebar membuat Princess merasa terharu mendengarnya.
Ternyata selama ini cinta nya kepada Erick tidak bertepuk sebelah tangan. Suaminya selama ini pun merasakan hal yang sama dengannya.
__ADS_1
" Iya, aku memaafkan mu sayang," balas Princess lalu mengecup bibir suaminya sekilas.
Keduanya kembali berciuman, ciuman mereka semakin menuntut. Keduanya saat ini sangat bergairah, beberapa hari tidak bersama. Terasa seperti sudah lama tidak bertemu, rasa rindu mereka kini sudah menumpuk.
Kedua insan yang sedang di landa penyakit Mala rindu itu kini sedang berbagi kehangatan. Erick melakukannya dengan sangat lembut, ia tidak mau menyakiti bayi mereka.
Namun di tengah permainan mereka, tiba-tiba saja Mom Liliana kembali mengetuk pintu. Erick kembali mendengus kesal, namun ia mengabaikan ketukan pintu ibunya.
" Erick, mertuamu sedang ada di bawah," teriak Mom Liliana dari luar kamar.
Oh astaga Erick merasa dilema, permainan mereka baru saja dimulai. Namun mertua galaknya sudah berada di mansion mereka.
" Oh my God! nanggung".
........
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗