
Sampai di sudut ruangan Dave mengamati beberapa orang yang ada di sana yang sedang ngobrol dengan Mitra bisnis mereka.
Pandangan Dave jatuh ke seseorang pria yaang terlihat berusia empat puluh tahunan dengan setelan jasnya yang rapi serta dengan gayanya yang terlihat seperti bos besar sedang ngobrol dengan seorang pria muda dominan yang tidak boleh diganggu oleh siapapun.
Dave agak gusar, karena target mereka sedang bersama orang yang tidak boleh mereka ganggu. Dari sudut ruangan Dave pun memberikan informasi kepada Elayn melalui alat komunikasi yang sejak awal sudah terpasang ditelinga Elayn.
"El, orang nya ada disudut ruangan bagian belakang sebelah kanan, tapi masalahnya dia sedang ngobrol dengan seorang yang tidak bisa kita ganggu. Aku tidak tahu hubungan mereka apa tapi takutnya operasi malam ini tidak berjalan dengan lancar." Ucap Dave memberi Elain laporan.
"Orang yang tidak bisa kita ganggu? Penjahat mana yang tidak bisa kita ganggu di dunia ini?"
"Dia bukan penjahat."
"Kalau dia bukan penjahat kenapa kau takut."
"Bukan begitu aku hanya tidak bisa memastikan hubungan orang itu dengan target kita. Kalau mereka punya hubungan dekat maka itu akan susah untuk kita menangkap target."
"Ok, kau diam saja disitu aku akan bergerak sekarang."
"Hey tunggu - "
Ditengah asik nya orang-orang berbincang dengan Elayn karena rasa penasaran mereka yang tinggi terhadap Elayn mereka menanyakan ini dan itu tetapi kemudian gadis itu tiba-tiba berlalu begitu saja meninggalkan obrolan seru mereka.
Elayn menuju kebelakang ruangan sudut sebelah kanan dan ya, dia melihat targetnya tetapi langkah nya terhenti sesaat setelah dia melihat pria yang ada di samping target.
Ada Elson di sana, dia begitu terkejut dia semakin terkejut lagi dengan keberadaan Sonya yang sedang bergelayutan di tangan Elson. Kebetulan yang sungguh mengejutkan, mereka di satu acara yang sama.
"Bagaimana kamu juga terkejut kan? Aku bilang kita tidak bisa ambil tindakan sekarang sebelum memastikan hubungan mereka." Ucap Dave dengan alat komunikasi, dia pikir Elayn terkejut karena alasan yang sama seperti dirinya.
__ADS_1
Elayn tidak merespon ucapan Dave tetapi keberadaan nya dilihat oleh Daren temannya Elson yang duduk disebelah Sonya.
"Hei ayo kesini." Daren agak sedikit teriak sambil melambaikan tangannya memanggil Elayn, yang dia yakini berniat untuk ngobrol dengan mereka.
Karena tindakan Daren itu, Elson pun menoleh kearah kanan tepat ke arah Elayn yang sedang berdiri melihat kearahnya juga. Mereka akhirnya saling memandang satu sama lain.
Elson? hem, bahkan jika Elayn merubah penampilan nya kebentuk apapun dia juga tetap akan mengenalinya hanya dari mata nya saja. Ini membingungkan bagi Elson kenapa Elayn ada disini dan bajunya sangat seksi. Ini tidak seperti Elayn biasanya.
Elson juga tidak tahu kalau wanita yang sering dibicarakan oleh Daren selama ini mengenai wanita bertopeng misterius yang selalu menghadiri pesta para konglomerat adalah Elayn, mengingat Elson memang jarang mengikuti acara acara semacam itu jadi wajar jika dia tidak pernah bertemu dengan Elayn dengan sisi nya yang ini sebelumnya.
Sedangkan Elayn, dia kebingungan antara membatalkan pekerjaan malam ini atau terus melanjutkan? Tetapi jika dia melanjutkan nya dia harus menggoda targetnya tepat dihadapan Elson karena begitu lah cara dia bekerja sebelum menangkap seseorang.
Dan sekarang dia juga memandang lekat Sonya yang ada di samping Elson yang terus bertindak mesra. Entah karena merasa cemburu atau apa, Elayn pun memilih melanjutkan rencana awalnya.
Dave yang tidak jauh dari nya terus menggerutu ditelinga Elayn memperingati partner nya itu untuk tidak bertindak ceroboh namun wanita cantik ini tidak menggubris sama sekali.
"Hello Sir, boleh bergabung kan?" Ucap Elayn setelah dia duduk dengan manis di samping targetnya yang masih terkejut bahwa wanita misterius itu tertarik duduk di sebelah nya dari pada dengan Elson pria mendominasi yang berada disampingnya.
Target Elayn adalah seorang pengusaha besar negara A yang cukup disegani di negara itu dan dia memiliki reputasi baik di negara A sebagai pengusaha yang sering menyumbangkan uangnya di badan amal.
Begitulah yang diketahui oleh masyarakat awam tentang nya, dia bersih dari segala perilaku kotor.
"Nona anda begitu cantik, tidak kah anda harus nya duduk di sebelah kiri saya?" Ucap pria itu yang canggung dengan Elson Mandella yang dia tahu sejak tadi memperhatikan mereka.
"Sir, saya menghormati orang yang punya pasangan lho, sedangkan anda sendirian kan?" Ucap Elayn yang terdengar tidak nyaman ditelinga Elson. Apalagi tingkah Elayn terlihat seperti sedang menggoda pria di samping nya.
"Ah, ya Nona benar juga." Pria yang menjadi target Elayn menjadi sangat tergoda dengan tubuh Elayn, dia memperhatikan nya dari atas sampai bawah.
__ADS_1
Saat pria itu tangannya bersiap-siap akan memegang paha Elayn, malah Elayn duluan yang memegang tangan pria itu sehingga tidak sampai memegang paha nya.
Senatural mungkin Elayn bertindak seolah-olah mengatakan kepada pria itu bahwa belum waktunya.
Elson bahkan sudah berdiri dari duduk dengan wajah tegang siap untuk mematahkan tangan pria itu tetapi dia buru-buru duduk kembali setelah Elayn memperingati nya dengan tatapan tajamnya. Elayn tahu Elson pasti mengenalnya.
"Elson ada apa dengan mu, kamu terlihat tidak baik." Ucap Sonya setelah terkejut melihat reaksi Elson yang tidak seperti biasanya.
"Bukan apa-apa, kamu menggandeng tanganku sepanjang malam, padahal banyak teman artis mu di pesta ini. Kenapa kamu tidak pergi menyapa mereka dulu." Ucap Elson sebagai tanggapan atas perkataan Sonya.
"Em, aku ... aku hanya tidak pandai bersosialisasi." Ucap Sonya seakan-akan dia tidak mengenali para pria pria kaya yang ada di pesta malam ini.
"Maka pergilah untuk belajar bersosialisasi dengan mereka, jadi jika kamu dalam masalah suatu saat nanti kamu punya rekan artis atau rekan bisnis pria yang membantu mu." Ucap Elson lagi yang terpaksa di setujui oleh Sonya.
"Baiklah aku akan ngobrol dengan mereka."
Padahal maksud Sonya adalah dia tidak ingin Elson tahu dia memiliki banyak teman pria yang bisa membantu nya kapan saja dengan begitu dia hanya akan meminta bantuan Elson setiap saat ketika dia dalam kesulitan.
Dia juga sengaja tidak berteman dengan beberapa artis yang dia anggap tidak layak berteman dengan nya termasuk beberapa artis yang menjadi pasangan para bujang kaya yang datang malam ini.
Orang-orang di dunia hiburan juga tidak ada yang berani menganggap remeh keberadaan Sonya karena mereka tahu latar belakang nya sebagai kekasih Elson seperti yang sering digosipkan di dunia maya maupun yang sering di sebutkan di majalah ternama.
Apalagi Elson ataupun Sonya sendiri tidak pernah membantah postingan yang menyebut kan mereka adalah sepasang kekasih. Di media sosial pun sangat banyak akun-akun sebagai penggemar pasangan tersebut.
Mereka dikategorikan sebagai pasangan terfavorit sepanjang masa.
Bersambung............
__ADS_1
Hai readers, seperti biasa setelah bab nya dibaca jangan lupa like, vote, sama hadiahnya yaa. Kalau ada waktu bisa nonton iklan juga hehee, biar author tetap semangat nulisnya, Terimaksihh.