GENIUS DOCTOR & HER PERFECT HUSBAND

GENIUS DOCTOR & HER PERFECT HUSBAND
BAB 7


__ADS_3

Saat mendengar pertanyaan Master Quartis Anna menarik nafas perlahan sebelum dia menjawab.


“Ya, ya Master.” Anna agak gugup ini pertama kali nya dia ada di ruang operasi yang begitu besar serta di saksikan oleh banyak orang bahkan tanpa Elain di samping nya.


“Semua dokter yang bertugas sudah ada di ruangan?” tanya sang Master, kemudian.


“Dokter Anna … ” sahut pelan seorang dokter di samping Anna, dokter itu kemudian membisikan sesuatu di telinga Anna.


Anna memejamkan mata setelah mendengar nya. Ini adalah hal yang paling tidak di sukai oleh Master Quartis.


“Maaf Master, Ahli bedah Mikro belum di tempat.” Anna mau tidak mau mengatakan nya. Tetapi orang yang di bicarakan baru saja masuk.


“Maaf Master, saya terlambat.” Dia meminta maaf dengan gugup dan tulus.


“Keterlambatan mu akan membunuh Pasien. Jangan lakukan ini lain kali.” Ucap sang Master.


Anna mengira Dokter Bedah Mikro ini pasti punya keberuntungan yang bagus kalau tidak bagaimana mungkin tidak mendapat kata – kata kejam seperti biasa nya dari Master Quartis jika ada yang terlambat ke ruang operasi nya seperti ini.


Dalam hati nya Anna benar – benar iri, dulu dia di amuk sedemikian rupa jika gadis itu sedikit saja terlambat.


Dan si dokter yang terlambat merasa sangat lega setelah tidak mendengar kata – kata yang terlalu kejam pada nya.


***


Orang – orang yang sedang menonton di buat bingung, sebenarnya para dokter di ruang operasi sedang berbicara dengan siapa. Mengapa mereka belum memulai operasi nya.


Kembali ke ruang operasi


“Lakukan tugas – Mu sekarang Anna.” Perintah Master Quartis masih dari sambungan telepon.


“Ya. Mari kita mulai.” Ucap Anna pada tim nya.


Master Quartis memberikan arahan dan Anna melakukan tindakan berdasarkan arahan. Sebenarnya, bedah rekonstruktif adalah bidang Anna yang sebenar nya. Jadi dia tidak bingung ketika Master Quartis memberi arahan.

__ADS_1


Pertama – tama mereka memulai nya dari Kepala yaitu transplasi tengkorak dan kulit kepala. Semua dokter di ruang operasi sangat serius, mereka tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun.


Setelah beberapa waktu Master Quartis kembali bersuara.


“Lakukan pemasangan Graf, ingat perhatikan ketepatan pemasangan.” Ucap Master Quartis.


“Ya, Master.” Jawab Anna.


Gadis ini, dia sangat fokus pada pekerjaan nya tapi juga masih sedikit gugup karena yang dia operasi adalah Ayah nya sendiri. Operasi ini pun menjadi sebuah tantangan mental tersendiri bagi nya.


Meskipun begitu Anna tetap bisa melakukan apa yang di arah kan kepada nya. Dan saat nya pemasangan Graf berbentuk tengkorak yang model nya seperti topi dengan ukuran sepuluh kali sepuluh inci.


Pemasangan ini sungguh tidak boleh melakukan kesalahan. Para dokter benar – benar deg degan.


Karena yang melakukan nya adalah seorang dokter yang baru lima bulan mereka kenal, itu pun kemampuan nya mereka tidak tahu apapun soal itu. Dan dia juga masih muda, pasti belum banyak memiliki pengalaman, begitulah yang mereka pikirkan.


Jantung para penonton juga tidak aman khawatir bukan main, tetapi ada juga yang berdoa agar proses pemasangan gagal.


Dan ternyata itu berhasil, sungguh membuat mereka lega. Dokter baru ini mungkin adalah seorang ahli di suatu tempat, pikir mereka semua.


Dalam proses ini Anna kesulitan memasang tengkorak yang terletak dengan otak, pikiran Anna mulai negatif saat itu.


Apalagi yang dia operasi adalah ayah nya sendiri, dia benar – benar takut gagal. Para dokter lain pun mulai khawatir. Para penonton juga semakin intens menatap layar kaca.


Ini memang sangat sulit, dokter yang lain yang betugas bahkan menggigit bibir bawah mereka, karena merasa sangat gugup juga sangat khawatir, takut gagal bagian pemasangan.


Anna sudah berkeringat dingin takut ayah nya kenapa – kenapa dan takut juga dia mendapat penilaian buruk dari Master Quartis atas kinerja nya di ruang operasi yang tidak memuaskan.


“Bodoh, menghadapi hal seperti ini saja sudah membuat – Mu gemetar, padahal sudah menghadapi operasi yang lebih besar dari ini sebelum nya.” Ucap Master Quartis di balik telepon.


Ketika mendengar perkataan Master Quartis Anna semakin gugup. Sedangkan semua dokter yang berada di ruang operasi memandang Anna kaget.


Mereka sungguh tidak mengira bahwa dokter muda yang baru saja pindah lima bulan di rumah sakit mereka sebenar nya pernah melakukan operasi yang lebih seram dari ini.

__ADS_1


Mereka pun berpikir siapa sebenar nya dokter Anna? mengapa Master Quartis begitu mengenal nya?


Dan kalau memang dokter Anna sehebat itu kenapa dia datang ke rumah sakit mereka dan kenapa sangat sulit mencari tahu tentang di mana dia bekerja sebelum bergabung dengan rumah sakit Bora.


Para dokter ini tidak tahu saja, Anna adalah satu – satu nya orang yang membuat Master Quartis bersedia menerimanya sebagai murid karena kemampuan gadis itu yang luar biasa.


Selama mengikuti Master Quartis bertahun – tahun Anna sudah di ajari berbagai cara penyelamatan pasien dan gadis itu juga sudah sering mengikuti operasi besar bersama Master Quartis.


Ada berbagai macam penelitian yang di lakukan Master Quartis Anna pun juga mengambil bagian di dalam nya meski pun dia Cuma ikut untuk belajar.


“Master maaf, bi – bisakah anda membantu saya lima – lima menit saja.” Mohon Anna dengan gugup. Anna memang harus istirahat lima menit.


Bukan apa – apa yang dia operasi adalah Ayah nya sendiri jadi itu sebab nya dia lebih banyak khawatir dalam operasi ini.


Seseorang tiba – tiba memasuki ruang operasi. Wajah nya tertutup oleh masker bedah dan kepala nya menggunakan topi bedah. Seluruh bagian tubuhnya pun tertutup oleh pakaian bedah.


Hingga keseluruhan tubuh nya dari atas sampai bawah menjadi tertutup. Jadi semua orang pun tidak mampu mengenali nya.


Memang selama ini Master Quartis di kenali oleh semua orang hanya melalui gambar – gambar ketika dia sedang berada di ruang operasi dengan gaya nya yang tertutup.


Dia sangat misterius orang – orang tidak tahu wajah seperti apa di balik masker bedah itu. Mereka hanya tahu dia adalah seorang wanita.


Dan kehadiran nya pun membuat ruang operasi seketika menjadi sunyi semua mata para dokter yang bertugas fokus pada nya.


Mereka sungguh sangat penasaran sebenar nya wanita nomor satu di dunia medis ini tampilan wajah seperti apa yang dia miliki.


Sekaligus mereka bersyukur mereka dapat mengambil bagian dalam operasi nya, ini sungguh pengalaman yang berharga untuk mereka.


Bahkan hanya untuk sekedar menghirup udara di tempat yang sama dengan nya pun mereka sangat bangga akan itu.


Dia adalah wanita yang di idolakan oleh semua orang di dunia medis bahkan yang bukan orang medis pun mereka mengidolakan kemampuan wanita ini.


“Fokus.” Ucap Master Qaurtis setelah menyadari tatapan semua orang pada nya.

__ADS_1


Mereka pun kembali fokus. Master Quartis kemudian menggenggam tangan Anna kemudian dia pun berkata; “Lakukan lah, setelah ini masih ada yang lebih sulut.” Ucap nya seraya memandang Anna memberikan kepercayaan diri pada gadis itu.


...Teman-teman pembaca tolong jangan lupa like nya yah😊 agar Author tetap semangat nulis hehee Terimakasih sudah membaca.Sweet Dreams🌹...


__ADS_2