Grup WA Keluarga Suami Ku

Grup WA Keluarga Suami Ku
Episode 14


__ADS_3

Ammar mulai tidak betah hidup dengan Raisya,semua yang dilakukan Ammar selalu salah.Di rumah ataupun di kantor,Raisya memperlakukan layaknya seorang babu.Belum lagi Raisya selalu menyinggung soal jabatan Ammar di perusahaan papanya itu semua karna campur tangan Raisya.


Seperti pagi ini sebelum Ammar berangkat ke kantor,Raisya menyuruh Ammar mencuci mobilnya padahal Ammar sudah rapih dengan stelan kantornya.


" Eits eits....Ammar,sebelum berangkat cuci mobil aku dulu,sudah kotor banget tuh!" Raisya menarik krah kemeja Ammar dari belakang.


" Cha,kamu benar benar ga punya sopan santun sama suami sendiri,kamu kan bisa nyuruh pak Agus bawa ke Car Wash" Ammar merapihkan kembali krah kemejanya.


Ammar mendekat dan menatap Raisya dengan amarah tapi tak sedikitpun Raisya takut yang ada justru menantang Ammar.


" Apa...? Ga terima kamu ha?!" Raisya mendorong tubuh Ammar agar menjauh darinya.


" Raisya dengar...! Aku sudah bosan ya dengan tingkah kamu seperti ini,mau kamu apa sebenarnya?" Ammar kembali mendekat pada Raisya.


" Emang aku ga bosan apa sama kamu...bosan lah" Raisya tertawa bengis dan menarik dasi Ammar.

__ADS_1


" Dengar ya Ammar,aku punya banyak uang...jadi aku bisa melakukan apa saja dengan uang ku.Jika aku sudah bosan sama suami ku ini...aku akan membuangnya dan akan mencari suami lain.Tapi tidak untuk sekarang,karna aku masih butuh kamu untuk jadi kacung atau budak yang bisa ku perintah" Raisya kembali tertawa.


" Sekarang cepat cuci mobil aku...ga pakai membantah!" Raisya memandang Ammar dengan tajam.


Akhirnya Ammar mencuci mobil Raisya,setelah selesai Ammar membatalkan niatnya untuk kekantor.Dia sudah tidak bersemangat.Ammar pergi mengunjugi sebuah kafe.Didalam kafe Ammar merenungi nasibnya.Memikirkan keberadaan Nayfa yang selama ini dia sia siakan.Ada penyesalan mendalam yang dia rasakan.


Ammar mencari nama Nayfa di hp nya,nama yang sudah dia lupakan.Begitu banyak pesan masuk yang tidak di baca dan bahkan selama ini sudah tidak dianggap penting oleh Ammar.Sehingga pesan itu tertimbun satu persatu.


Tampak pesan terakhir dari Nayfa,Ammar buru buru membacanya.Ada perasaan gugup ketika membaca pesan itu.


" Mas,aku pamit ya...maaf lahir bathin " Begitulah pesan singkat dari Nayfa.Singkat tapi maknanya begitu dalam dan menyakitkan buat Ammar saat ini.Dadanya begitu sesak mengingat semua kesalahannya pada Nayfa.Tanpa terasa sesak itu menekan air mata Ammar untuk bergerak setetes demi setetes keluar.


Ammar berinisiatif untuk menelepon Nayfa tapi hasilnya nihil.Nomor telepon Nayfa tidak aktif.Ammar mencoba mengecek semua akun sosmed Nayfa tapi semua sudah terhapus tanpa jejak.Orang tua Nayfa juga dihubungi Ammar,mereka juga tak mau memberi tahu di mana Nayfa.


Setelah merasa jenuh,Ammar pergi meninggalkan kafe.Tapi saat hendak sampai pintu,Ammar melihat sosok yang sangat dikenalnya.Ya,Raisya isterinya sedang bergandengan tangan mesra dengan seorang pria memasuki kafe.

__ADS_1


Ammar pura pura tidak melihat dengan memiringkan badannya menghadap tembok.


Ammar membatalkan niatnya untuk pergi dari kafe.Dia ingin melihat apa saja yang lakukan Raisya dengan pria itu.Ammar memilih duduk di pojok dekat pintu.


Mata Ammar terus tertuju pada Raisya dan teman prianya.Tampak Raisya bergelayut manja pada leher pria itu.Sesekali pria itu memberikan kecupan ringan di bibir Raisya.


Hati Ammar mulai memanas,ingin rasanya dia menghampiri mereka berdua untuk memberi pelajaran.Tapi Ammar tak mau melakukannya.Karna dia sangat tau tabiat Raisya.Nanti yang ada malah Ammar yang dipermalukan oleh Raisya.


Tiba tiba Ammar teringat Nayfa" Begini kah dulu rasa sakit yang dirasakan Nayfa.Ya Allah maafkanlah hamba mu ini,aku memang pantas mendapatkannya.Selingkuh,balasannya juga diselingkuhi" Ammar berjalan dengan lunglai keluar dari kafe.


Malam harinya Ammar tidak pulang ke rumahnya yang dia tempati bersama Raisya.Ammar memilih untuk pulang ke rumah yang dia dulu tempati bersama Nayfa.


Rumah itu tampak sepi tapi tetap terurus karna ada ART bu Nurmala yang di suruh untuk selalu membersihkan dan merawat rumah itu.


Ammar bergegas masuk kedalam,yang dia tuju adalah kamarnya dulu bersama Nayfa.Siapa tau ada petunjuk untuk mencari Nayfa.

__ADS_1


Setelah berbulan bulan mencuri keberadaan Nayfa,hasilnya nihil.Ammar memutuskan untuk menyerah.Mungkin ini rencana Tuhan untuk tidak mempertemukan mereka lagi.


Ammar memutuskan untuk menata hidupnya kembali.


__ADS_2