Grup WA Keluarga Suami Ku

Grup WA Keluarga Suami Ku
Episode 9


__ADS_3

Mba Adira menghubungi Nayfa untuk bertemu di sebuah gedung perusahaan di kawasan Jakarta.


"Halo Nay,hari ini kita ketemuan ya,ada seorang pengelola kantin mengajak mba untuk membuka cabang soto Lamongan dan ayam geprek,mba mau kasih kesempatan sama kamu,kami bisa kan?"


"Iya mba,saya bisa,dimana kita ketemuannya"Nayfa begitu antusias.


"Saya share lock ya,mba tunggu"


"Baik mba"Nayfa siap siap.


"Untung mas Ammar sudah berangkat kerja,tapi aku harus tetap izin sama dia"Nayfa mengirim pesan pada suaminya dan memesan mobil online.


Sampai di lokasi,Nayfa sangat takjub melihat gedung perkantoran yang menjulang tinggi dan begitu estetik.


Pak satpam mengantarkan Nayfa ke ruko kantin yang letaknya dekat parkiran basement,mba Adira telah lebih dulu sampai.


Setelah kurang lebih dua jam ngobrol dan membuat kesepakatan akhirnya Nayfa bisa membuka gerai soto Lamongan dan ayam geprek mulai Senin depan.


Nayfa dan mba Adira berjalan menuju ke parkiran yang ada di basement.


"Nay,biar mba antar aja kamu pulang,kebenaran mba sedang tidak sibuk"Mba Adira menawari tumpangan mobil buat Nayfa.


"Baik mba,kalau memang tidak merepotkan"Nayfa merasa senang karna dia bertemu orang sebaik Adira.

__ADS_1


Saat berjalan menuju mobil Adira,dari arah berlawanan mereka jalan,Nayfa melihat ada sosok yang tidak asing baginya sedang berjalan dengan seorang wanita.


Ammar sedang berjalan bergandengan tangan dengan Raisya,mereka kelihatan begitu mesra dan bahagia.


Nayfa merasa nafasnya berhenti,hatinya begitu sakit,Nayfa tiba tiba berhenti.Dia tidak mau harus berpapasan dengan Ammar dan Raisya.


"Mba Adira...maaf...saya perlu ke toilet dulu,tiba tiba perut saya sakit"Nayfa pura pura memegang perutnya.


"Mba pulang aja dulu,nanti saya bisa pulang sendiri...maaf ya mba"Nayfa berjalan kearah kantin tadi tanpa menunggu jawaban Adira.


Nayfa mencari tempat untuk bersembunyi dan mengintip Ammar dan Raisya yang hendak masuk mobil.Ternyata mobil Adira parkir bersebelahan dengan mobil Ammar.


Ammar membukakan pintu mobil untuk Raisya,sebelum masuk Ammar memberikan kecupan ringan di pipi Raisya.Terlihat Raisya begitu bahagia dengan perlakuan Ammar.


Nayfa mengambil gambar mereka dengan kamera hp nya.Dia akan buat perhitungan dengan Ammar kelak.


"Mas Ammar,sakit rasanya mas...kenapa kamu tidak pernah memikirkan perasaan aku"Nayfa kembali mengintip,ternyata mobil Ammar dan Adira sudah tidak ada.


Nayfa berjalan dengan lunglai,semangatnya yang tadi seakan hilang begitu saja.


Sampai di rumah,Nayfa mengurung diri di kamar sampai Ammar pulang kerja.Mertua dan iparnya yang mondar mandir mengetuk pintu tidak di gubris.


Saat Ammar pulang,Nayfa langsung menemuinya dengan wajah yang sembab.

__ADS_1


Ammar terkejut melihat Nayfa berdiri tepat di depannya matanya,Ammar mundur sekangkah.Nayfa maju hingga badan Ammar mepet didinding.


"Nay,kamu kenapa?"Ammar agak takut,wajah Nayfa begitu dingin penuh kemarahan,karna biasanya Nayfa selalu lemah dan patuh padanya.


"Ini apa mas,kenapa kamu berani melakukannya ...kamu ga takut dosa mas...bukankah kamu berjanji akan setia dan saling mencintai apa pun yang terjadi?"Nayfa menunjukkan foto diparkiran dekat kantor Ammar saat Ammar mengecup pipi Raisya.


Ammar kaget,dari mana istrinya mendapatkan foto itu,padahal kan Nayfa tidak tahu di mana kantornya.


"Darimana kamu dapatkan foto itu,kamu memata matai aku ya!"Ammar bukannya merasa bersalah tapi malah membentak Nayfa.


"Tak penting foto ini aku dapat dari mana,tapi tolong jawab mengapa mas Ammar mengkhianati aku,bukankah mas sudah berjan-"


"Janji itu di buat untuk di langgar Nay,kamu jangan naif deh"Ammar mendorong tubuh Nayfa dari hadapannya.


"Mas Ammar...!Bahkan kamu tidak menghargai aku lagi!"teriak Nayfa.


"Kamu mau dihargai...apa kamu menghargai aku...pulang kerja malah di bikin marah"Ammar selalu membalikkan kata kata Nayfa,dan meninggalkan Nayfa masuk ke kamar tamu.


Nayfa masuk kamarnya,kerjanya hanya menangis dan meratapi nasibnya.


"Aku benci dua orang di dunia ini,penghianat dan pelakor"Nayfa menghapus air matanya kasar.


"Aku butuh seseorang untuk curhat...mungkin aku harus pulang kampung dulu dan menceritakan semuanya pada emak dan bapak...tidak,mereka tidak boleh tau,kasian emak dan bapak,mereka bisa sakit nanti memikirkan nasib anaknya.Atau mungkin mba Adira...ya mba Adira,aku akan buat janji ketemu mba Adira"Nayfa bangkit dari tempat tidur untuk berwudhu dan menunaikan kewajibannya.

__ADS_1


Selesai sholat Nayfa membuka hp nya,dan kembali melihat foto suaminya dan Raisya di galeri.Dia teringat bahwa keluarga Ammar akan mengadakan pertemuan dengan keluarga Raisya.


"Ya hari Sabtu ini di restauran,aku akan ikuti permainan kamu mas,aku akan bongkar kebusukan kamu dihadapan Raisya dan keluarganya".


__ADS_2