Grup WA Keluarga Suami Ku

Grup WA Keluarga Suami Ku
Episode 28


__ADS_3

"Kita mau kemana Rose?" Tanya Nayfa sambil terus memperhatikan pemandangan sepanjang jalan yang mereka lalui.Keindahan pemandangan disekitar membuat Nayfa takjub,dan tak perduli akan kemana Rose membawanya.


"Ke suatu tempat yang pasti nona Nayfa menyukainya" Rose melirik sinis pada Nayfa.


"Ternyata di sini ada banyak pemandangan indah yang tersembunyi" Nayfa terus mengikuti langkah Rose.


"Disana ada pemandangan yang lebih bagus nona" Rose menarik tangan Nayfa agar lebih cepat.


Rose berhenti menarik tangan Nayfa begitu berada hampir mencapai bibir jurang.


"Ini jurang Rose,ngapain kamu bawa saya kesini?" Nayfa mengerutkan keningnya.


"Saya akan dorong tubuh kamu ke jurang itu!" Rose menatap Nayfa dengan bengis.


Nayfa terkejut dengan perubahan sikap Rose,tapi berusaha mengabaikannya.


"Kamu sedang bercanda kan?" Nayfa masih tersenyum.


"Bercanda apanya?! Gua itu benci sama lo wanita sialan!" Rose menarik leher baju Nayfa.


"Rose apa---"


"Plak! Plak!"

__ADS_1


Rose menampar Nayfa dengan sekuat tenaganya,hingga bekas tangannya berbekas di pipi Nayfa.


"Akhh"! Nayfa menjerit kesakitan.


"Gua akan bikin mati lo hari ini,sebelum lo mati,gua mau puas-puasin bikin lo menderita dulu" Rose menjambak rambut Nayfa.


"Aww...sakit...apa salah saya Rose?" Nayfa berusaha melepaskan rambutnya dari cengkraman Rose.


"Salah lo...lo itu terlalu dimanja oleh tuan Roland.Sepertinya hanya lo doang yang dianggap manusia sama tuan Roland,yang lain bukan!" Kedua tangan Rose menarik dengan keras rambut Nayfa.


Belum puas,Rose menendang dada Nayfa hingga terjerembab ketanah.Nayfa menjerit kesakitan.Rose mendekat pada Nayfa dan menarik leher bajunya.


"Rose,jangan...saya sedang hamil,saya bisa keguguran nanti" Nayfa mengiba dengan wajah ketakutan.


"Justru itu yang gua mau,dengan begitu tuan Roland akan menyingkirkan lo,karna lo sudah tidak mengandung anaknya,ha...ha...ha...!" Rose tertawa.


Rose dengan ganas menendangi tubuh Nayfa,tapi dengan sigap Nayfa terus memberi perlawanan.Nayfa berusaha melindungi diri, terutama bagian perutnya.Rose mengarahkan tendangannya pada perut Nayfa.Gelagat itu ditangkap Nayfa,dengan cepat dia menangkap kaki Rose.


Nayfa bukan hanya menangkap kaki Rose,dengan sekuat tenaga dia menarik kaki Rose kemudian memelintirnya.


"Akkhh...!"


"Bugh!"

__ADS_1


Rose menjerit kesakitan dan tubuhnya terjatuh ketanah,tepat bagian bahunya yang terhempas.


Nayfa memegang kaki Rose dengan kencang agar tidak terlepas.


Rose berpegangan pada akar pohon yang menjulur keluar kemudian menarik kakinya dengan keras dari cengkraman Nayfa.


"Hiaaattt...prakk!" Kaki Rose terlepas,tapi akar pohon yang dia pegang putus tak sanggup menahan beban badan Rose.Hingga Rose terpental ke sisi jurang dan tersangkut di dahan pohon yang besar.


Nayfa terkejut mendengar teriakan Rose,dengan cepat Nayfa bangkit untuk memberi pertolongan.


"Nona Nayfa...tolong saya...!" Suara Rose terdengar gemetar karna takut


"Sebentar Rose,pegangan yang kencang,saya akan tolong kamu!" Dengan wajah panik Nayfa mencari sesuatu yang bisa di julurkan kebawah sana untuk menolong Rose.


"Aaa...tolong...saya sudah tidak kuat...!"


Nayfa menemukan kayu yang agak panjang dan berlari mendekat ke bibir jurang."Rose! Pegangan sama kayu ini saya akan menarik kamu!" Nayfa dengan hati-hati mulai menjulurkan kayu sambil berpegangan pada akar pohon didekatnya.


"Sedikit lagi nona Nayfa,aaakh...!" Rose berteriak frustasi ketika kayu itu tidak juga digapainya.


Nayfa membungkukkan sedikit badannya agar kayunya bisa digapai Rose."Ayo Rose,coba lagi!" Teriak Nayfa.


"Aaakh...!" Rose telah dapat memegang ujung kayu,kemudian menariknya dengan sentakan hingga menyebabkan kayu itu terlepas dari tangan Nayfa.

__ADS_1


"Aaaa...!" Rose terjatuh ke dasar jurang.


Nayfa yang terkejut pun jadi ikut terjatuh karna tiba-tiba kepalanya terasa pusing dan matanya mulai berkunang-kunang.


__ADS_2