Gus , Cinta Pertamaku

Gus , Cinta Pertamaku
POSTINGAN GUS IRHAM


__ADS_3

"ada baiknya seorang wanita tidak menghubungi laki-laki se malam ini Nafa, apalagi sampai menelepon beberapa kali. Gus Irham baru saja kembali dari masjid dan saya langsung menyampaikan pesan mu, jadi tolong jangan berfikir yang tidak-tidak tentang saya" sahut Humairah


"benar yang dikatakan Humairah, saya rasa cukup sekian pembicaraan kita malam ini. tidak enak jika sampai orang tua mu mendengar akan hal ini sebelum saya kembali, assalamualaikum" ucap Gus Irham kemudian menutup teleponnya


"tapi Gus...." ucap Nafa terpotong karena telepon sudah di matikan


"wa'alaikummussalam" jawab Nafa


.....


"kenapa?" tanya Gina


"kamu dengar sendiri bagaimana Gus Irham membela Ning Azzahra? bagaimana beliau menjaga Ning Azzahra?" tanya Gina untuk menyadarkan temannya itu


"mereka sudah berteman lama na, pasti Gus Irham membela Ning Azzahra apalagi tuduhan ku ke Ning tadi sangat tidak sopan" ucap Nafa


karena merasa jengah dengan jawaban Nafa, Gina memilih untuk bermain handphone dan membuka sosial media. di saat bersamaan Gina melihat foto-foto yang mungkin akan menyadarkan temannya itu ...


"apa ini yang kamu kira berteman?" tanya Gina kepada Nafa


gina menunjukkan foto-foto yang di unggah kembali oleh Gus Irham karena disana tahunnya sudah beberapa tahun yang lalu...


disana tampak foto Gus Irham dan Ning Azzahra tersenyum, Ning Azzahra memegang se buket bunga. fotonya tampak serasi meskipun tetap ada jarak di antara mereka berdua...


"lihatlah fa, Gus Irham meng update kembali foto-foto nya bersama Ning Azzahra. bahkan setiap tahunnya ada foto mereka berdua, dan lihat di bio Gus Irham bertuliskan *Humairah 🌹* " ucap Gina menyadarkan Nafa


"kita tidak tahu kebenarannya apa itu benar akun asli Gus Irham atau bukan jadi aku akan tetap menunggu Gus Irham sampai beliau kembali ke Indonesia dan menjelaskan semuanya" jawab Nafa


Gina yang merasa temannya tidak mendengarkan apa yang ia katakan memilih untuk tidur karena percuma saja berbicara dengan orang yang di buta kan oleh cinta...


...----------------...


dipagi harinya, Gus Irham yang terbangun terlebih dahulu. Dia akan melaksanakan shalat berjamaah di masjid, namun langkahnya terhenti saat Humairah terbangun...


"maafkan aku membuat mu bangun" ucap Gus Irham


"tidak Gus, sudah seharusnya saya bangun ini sudah subuh kan" jawab Humairah

__ADS_1


"baiklah, apakah kamu akan shalat?" tanya Gus Irham yang tak yakin


"iyaa Gus" jawab Humairah


"memang saya sedang sakit namun shalat adalah ibadah yang wajib kan, saya masih bisa berdiri dan tubuh saya masih sehat" sambungnya


"baik lah Huma, kalau tidak kuat berdiri lebih baik duduk saja ya" ucap Gus Irham


"mari aku bantu untuk berwudhu" sambungnya membantu Humairah turun dari tempat tidur nya


"bukankah Gus sudah mengambil wudhu?" tanya Humairah


"memang sudah, nanti aku bisa wudhu lagi kan. sekarang aku bantu kamu" ucap Gus Irham


Humairah hanya menuruti saja perkataan Gus Irham, karena sejujurnya dia memang masih lemas jika harus berjalan sendiri...


setelah Humairah selesai berwudhu, dia kembali naik ke tempat tidurnya kali ini dia akan melaksanakan shalat di tempat tidur tersebut. Gus Irham dengan telaten menyiapkan seluruh keperluan shalat Humairah baru lah kemudian dia berwudhu kembali dan bergegas menuju masjid...


"maafkan aku belum bisa meng imam i shalatmu hari ini" ucap Gus Irham


"baiklah aku ke masjid dulu" pamit Gus Irham


setelah Gus Irham pergi ke masjid, Humairah melaksanakan shalatnya. Dia berdoa sangat khusyu untuk kebaikan dirinya dan orang-orang disekitar nya...


"Ya Allah, mudahkan segala urusan hamba Mu ini. lancarkan lah segala urusan yang membawa kebaikan bagi hamba maupun orang-orang disekitar hamba, jauhkanlah hamba dari sifat-sifat iri dan dengki yang sedang menguasai diri hamba. Berikanlah kesehatan kepada hamba agar hamba bisa kembali ke Indonesia dan menyelesaikan segala urusan yang tertunda ini, semoga langkah yang hamba ambil dalam hubungan kali ini bisa berujung kebahagiaan. Aamiin" ucap Humairah, dia meneteskan air mata di setiap doanya


Gus Irham adalah cinta pertama Humairah setelah Abi dan kakak-kakaknya, berat bagi Humairah jika harus merelakan seseorang yang terlalu dalam ia sayangi...


kedua kakak iparnya bahkan berpesan


"jangan kamu terlalu dalam mencintai seseorang melebihi dirimu sendiri Ning, jika suatu saat orang itu pergi cinta berlebih mu yang membuat hatimu tersakiti"


itulah pesan yang masih Humairah ingat sampai sekarang, namun cinta Humairah kepada Gus Irham tidak kalah buta dengan cinta Nafa kepada Gus Irham. Hanya beda nya Nafa bisa melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang ia mau, sedangkan Humairah memilih untuk diam...


"jangan menangis" ucap Gus Irham tiba-tiba sembari memberikan tissue kepada Humairah


"eh Gus, sejak kapan panjenengan ada di sini?" tanya Humairah

__ADS_1


"belum terlalu lama" jawab Gus Irham


"tidak ada yang perlu kamu khawatir kan Huma, Gus Ali dan kakak-kakak mu yang lain akan membantu kita untuk mengetahui kebenarannya" sambung Gus Irham


"saya ingin cepat kembali ke Indonesia Gus" ucap Humairah


"kalau begitu kami harus cepat sembuh, makan yang banyak dan jangan terlalu banyak memikirkan hal-hal yang tidak-tidak" tutur Gus Irham


"oh ya, apakah kamu sudah membuka handphone mu?" tanya Gus Irham


"belum Gus, ada apa?" tanya Humairah


"pasti akan ada banyak pesan yang menyerbu akun sosial media mu" ucap Gus Irham


dan benar saja apa yang dikatakan oleh Gus Irham, banyak pesan yang masuk di akun sosial media Humairah karena unggahan Gus Irham kemarin malam...


"Gus" panggil Humairah kepada Gus Irham


"ada apa?" tanya Gus Irham


"bagaimana perasaan Nafa nantinya jika mengetahui postingan Gus?" tanya Humairah


"Huma, mengapa kamu masih memikirkan orang lain?" tanya Gus Irham


"Gus kami sama-sama wanita" jawab Humairah


"namun aku tidak pernah memberikan harapan kepada Nafa, aku tidak pernah berjanji kepadanya bahkan aku tidak pernah berkata hal-hal yang membuatnya bahagia" ucap Gus Irham


"jika dia melihat postingan ini akan lebih baik" sambungnya


"lihatlah banyaknya komentar yang mendoakan hubungan kita"


"Gus, apakah mereka tidak tahu jika Gus akan bertunangan dengan Nafa?" tanya Humairah lagi


"seperti yang aku katakan Huma, meskipun pertunangan kamu sudah di rencanakan. Aku tidak ingin orang luar tahu akan hal itu, maka dari itu tidak banyak yang mengetahui jika aku akan kembali ke Indonesia" jawab Gus Irham


"namun kedepannya bukan pertunangan ku dengan Nafa yang akan di dengar oleh banyak orang, namun ta'aruf ku denganmu" jawab Gus Irham membuat hati Humairah terasa sejuk

__ADS_1


__ADS_2