Gus , Cinta Pertamaku

Gus , Cinta Pertamaku
PENJELASAN


__ADS_3

"maaf mbak, ada apa ya?" tanya Humaira pada Nafa


ya, Nafa lah yang menahan tangan Humairah. meskipun hal itu di anggap tidak sopan, namun Nafa tetap nekat melakukannya alhasil ia menjadi pusat perhatian disana..


"ada yang ingin saya bicarakan Ning" ucap Nafa


"baiklah silahkan" jawab Humairah


"namun tidak disini, karena disini banyak orang" ucap Nafa


"mari ke arah sini" ucap Humairah sembari mengarahkan Nafa ke arah taman di samping rumahnya


Nafa mengikuti Humairah, awalnya ia ingin mengajak kedua temannya namun Humairah berkata jika ingin bicara lebih baik hanya berdua saja...


"silahkan duduk" ucap Humairah karena tidak mungkin mereka akan berbicara sembari berdiri


"jadi mbak mau membicarakan apa dengan saya?" tanya Humairah


"seharusnya Ning tahu bahwa Gus Irham adalah calon suami saya namun mengapa Ning dengan tega merebut Gus Irham dari saya? bagaimana bisa Ning mencoba Bu*uh diri agar bisa mendapatkan Gus Irham" tanya Nafa

__ADS_1


Humairah memijat pelipisnya pelan, nampaknya santriwati yang berpihak pada Nafa berfikir bahwa Humairah mencoba melakukan percobaan Bu*uh diri...


"mengapa Ning hanya diam saja?" tanya Nafa


"saya sangat mencintai Gus Irham Ning, bagaimana bisa Ning merebutnya begitu saja"


"sekarang boleh saya bicara?" tanya Humaira


"yang pertama ingin saya luruskan, bahwa saya tidak melakukan percobaan Bu*uh diri karena saat itu saya sedang di danau berniat membuang cincin pemberian Gus Irham namun saya terpeleset dan di saat bersamaan Gus Irham ternyata membatalkan flight nya kemudian menyelamatkan saya" jelas Humairah


"cincin pemberian Gus Irham?" tanya Nafa


"ya betul, tanpa sepengetahuan kedua orangtua kami menjalin hubungan. hanya teman-teman dan saudara terdekat saja yang mengetahui hal itu, cincin itu adalah hadiah saat saya bisa menyusul beliau untuk berkuliah di luar negeri sekaligus cincin komitmen untuk kami. kami sudah menjalin hubungan bahkan saat kami baru masuk perguruan tinggi, dan mbak belum ada di pesantren ini. mungkin itu kesalahan yang kami buat sehingga ada orang lain yang masuk dalam hubungan kami berdua, seharusnya kami jujur lebih awal kepada Abi dan Ummi" ucap Ning Humairah


"tepat setelah Gus Irham lulus dari studi nya, sikapnya mulai berubah kepada saya. saat itu saya tidak berfikir hal yang tidak-tidak karena saya tahu Gus Irham adalah orang yang sangat setia, namun ia memiliki belas kasihan yang besar kepada semua orang. Tapi cara mbak untuk mendapatkan Gus Irham itu salah, bagaimana bisa mbak membohongi semua orang demi menjadi pendamping Gus Irham. mengaku bahwa mbak sakit keras dan permintaan terakhir mbak adalah menikah dengan Gus Irham, bahkan orangtua mbak saja tertipu dengan akting mbak saat itu bukan. beruntung kami semua memiliki keluarga yang baik dan bisa membantu kami memecahkan kebenarannya" sambung Ning Humairah


"saya sangat mencintai Gus Irham dan saya akan tetap mencintainya" ucap Nafa


Humairah menghela nafas pelan

__ADS_1


"lantas saya harus bagaimana, kenapa mbak bilang hal itu ke saya?" tanya Humairah


"saya ingin menjadi istri kedua Gus Irham" jawab Nafa


"saat kami masih menjalani hubungan sembunyi-sembunyi, saya bahkan sudah mengajukan syarat kepada Gus Irham jika ingin menikahi saya. saya tidak ingin di madu, dan saya tidak akan membiarkan hal itu terjadi." jawab Humairah


"bagaimana jika Gus Irham yang meminta izin langsung kepada Ning?" tanya Nafa


"jika hal itu terjadi, semuanya saya serahkan kepada Gus Irham. dia akan memilih saya atau wanita yang akan menjadi madu tersebut, jika wanita tersebut yang dipilih. sebelum mereka menikah, saya akan meminta Gus Irham untuk menceraikan saya terlebih dahulu. meskipun perceraian dilarang oleh agama namun saya lebih baik melakukan hal itu dibandingkan harus hidup atas dasar kepura-puraan" jawab Humairah


"hal itu tidak akan terjadi" ucap Gus Irham yang datang dari arah belakang Nafa kemudian merangkul Ning Humairah


"Gus" ucap Nafa


"sampai kapanpun saya akan selalu menjaga pernikahan saya dengan Huma, karena memang pernikahan ini atas dasar permintaan saya sendiri bukan permintaan orang lain. bahkan jika hal itu terdesak pun saya tidak akan melakukannya" jelas Gus Irham


"sepertinya percakapan ini sudah cukup, kami harus segera kembali"


"ayo sayang" Gus Irham menggandeng tangan Humairah kemudian berjalan meninggalkan Nafa yang mematung

__ADS_1


air mata nya menetes begitu deras, ini kali pertama nya bisa bertemu dengan Gus Irham secara dekat namun ia harus menelan pil pahit saat tahu sang pujaan hati bahkan juga membencinya...


Nafa berlari kembali ke arah asrama putri tanpa memperhatikan orang-orang disekitarnya yang bahkan sedari tadi mendengar percakapan ia dengan Ning pondok ini...


__ADS_2