Gus , Cinta Pertamaku

Gus , Cinta Pertamaku
DISKUSI


__ADS_3

"Azzahra ayo kita ke rumah sakit ya" ucap Gus Irham yang akan mengangkat tubuh Humairah ke dalam gendongannya


"saya bisa jalan Gus" ucap Humairah menolak


"baiklah" jawab Gus Irham pasrah karena akan sia-sia membujuk Humairah


dalam perjalanan menuju rumah sakit Humairah hanya diam saja sembari memejamkan matanya karena rasa pusing yang di alaminya, Irham memberikan jaket kepada Humairah agar tubuhnya tidak kedinginan namun Humairah menolaknya. Alhasil Irham menyalakan penghangat ruangan agar kondisi tubuh Humairah tak semakin kedinginan..


"Azzahra sebentar lagi kita sampai rumah sakit" ucap Gus Irham yang khawatir karena melihat raut wajah Humairah yang semakin pucat


"Azzahra bisakah kamu mendengar ku?" tanya Gus Irham panik karena tidak mendapat jawaban dari Humairah


sebenarnya Humairah mendengar panggilan Gus Irham namun dia tidak bisa menjawab karena rasa pusing yang semakin menjadi...


Gus Irham semakin meningkatkan kecepatan laju mobilnya agar cepat sampai di rumah sakit. sesampainya disana dia langsung menggendong tubuh Humairah yang sudah lemas, dan langsung dibawa nya menuju UGD...


karena tidak boleh menemani Humairah yang sedang mendapatkan pertolongan di dalam, Gus Irham akhirnya menunggu di depan pintu UGD yang tertutup itu...


tiba-tiba handphone nya berdering dan ternyata yang menelepon adalah Abi nya


"Assalamualaikum Gus" ucap Kyai Ahmad


"Wa'alaikummussalam Abi" jawab Gus Irham


"Gus, disini ada Kyai Hasan dan Bu Nyai Fatimah. bisakah kamu menceritakan apa yang terjadi dengan Ning Humairah" pinta sang Abi


"Abi, Umi, Kyai, Bu Nyai, maafkan Irham. ini semua salah Irham" ucap Gus Irham diiringi dengan tangisannya


"ada apa sebenarnya Gus?" tanya Umi Salamah


"sebelum Irham pergi ke Bandara, Irham mengirim pesan kepada Humairah tentang perjodohan Irham dengan Nafa" jawab Gus Irham

__ADS_1


"lalu Gus?" tanya Kyai Ahmad berpura-pura tidak tahu akan hubungan mereka


"Maafkan Irham Bi, Irham dan Ning Azzahra memiliki hubungan yang kalian tidak ketahui sejak lama. Irham menyembunyikan hal itu di belakang Umi dan Abi karena Irham pikir akan berbicara langsung saat pulang dari Maroko, namun Abi memberitahukan tentang perjodohan Irham dan Nafa. Irham tidak mungkin menolak keinginan Abi dan Umi, namun Irham juga tidak mungkin menyakiti hati Ning Azzahra dengan terus menerus memberinya harapan oleh karena itu Irham sudah tidak meresponnya lagi sejak saat itu dan Irham baru memiliki keberanian untuk mengatakannya hari ini" jelas Gus Irham


"tapi Irham tidak memikirkan jika apa yang Irham katakan akan membuat Ning Azzahra seperti ini. tadi saat Irham sampai di telaga, Irham melihat Ning Azzahra melompat dari jembatan bi untungnya Irham datang tepat waktu dan masih bisa menolongnya " sambungnya sesenggukan


"sejak kapan kalian berhubungan?" tanya Umi Salamah


akhirnya Gus Irham menceritakan awal pertemuan nya dengan Humairah sampai mereka bisa berkomunikasi lewat WhatsApp dan akhirnya memutuskan untuk menjalin komitmen, mereka sudah cukup lama menjalin hubungan namun tidak ada yang tahu mengenai hal itu...


"Gus, kami disini juga tidak mengetahui hubungan kalian. Sepertinya kita semua perlu berbicara dengan kalian saat kalian sudah kembali ke Indonesia" ucap Kyai Hasan


"sekarang saya meminta tolong kamu untuk menjaga Huma sampai dia benar-benar pulih, karena Gus Ilyas sekarang berada di Indonesia" sambungnya


"baik Kyai, saya akan menjaga Ning Azzahra" jawab Gus Irham


"kalau begitu kami tutup dulu teleponnya Gus, tetaplah beri kabar melalui pesan kepada kami" pinta Kyai Ahmad


"baik Abi" jawab Gus Irham


"assalamualaikum"


"wa'alaikummussalam"


"Mohon maaf Pak Bu dan nak Nafa, saya rasa acara pertunangan ini tidak bisa kami teruskan sampai ada keputusan pasti dari Gus Irham" ucap Kyai Ahmad


"nak Nafa, bapak dan ibu, saya sebagai Umi nya Gus Irham memohon maaf yang sebesar-besarnya. Benar kata Abi mungkin pertunangan ini tidak akan bisa di lanjut, karena kalian sudah mendengar sendiri apa yang dikatakan oleh Gus Irham di telepon tadi. Disini kami lah yang salah karena menerima nak Nafa tanpa mempertanyakan terlebih dahulu apakah Gus Irham sudah mempunyai calon, kami tidak mungkin memisahkan mereka berdua karena jalinan mereka sudah cukup lama" jelas umi Salamah


"tidak Kyai dan Bu Nyai, kami yang salah karena telah lancang meminta Gus Irham untuk putri kami. kami mohon maaf Kyai Hasan, karena ke lancang an kami membuat putri panjenengan dalam keadaan seperti sekarang" ucap ayah Nafa meminta maaf


"sudahlah pak, kita semua sama-sama tidak tahu jika hal ini akan terjadi kan. jadi jangan saling menyalahkan diri sendiri, semua ini sudah ditakdirkan terjadi oleh Allah" jawab Kyai Hasan

__ADS_1


"sebelumnya mohon maaf Kyai saya menyela, saya pamit undur diri terlebih dahulu karena harus melanjutkan perjalanan ke Jawa tengah" ucap Gus Ilyas


"baik Gus, hati-hati di jalan dan terimakasih atas bantuannya hari ini" jawab Kyai Hasan


"terimakasih Gus" ucap Kyai Ahmad


"assalamualaikum" ucapnya


"wa'alaikummussalam" jawab semua orang


setelah selesai dengan urusan nya di rumah Nafa, Kyai Ahmad dan Kyai Hasan berpamitan untuk pulang...


"sepertinya kami juga pamit untuk undur diri karena sebentar lagi ada musyawarah pesantren" ucap Kyai Ahmad berpamitan


"benar, kami pamit pak Bu" ucap Kyai Hasan membenarkan


"assalamualaikum"


"wa'alaikummussalam"


karena acara tersebut bertempat di pesantren Kyai Hasan, Kyai Ahmad dan Bu Nyai Salamah ikut dengan mobil Kyai Hasan...


di dalam mobil, mereka mendiskusikan terkait hubungan antara Gus Irham dan Ning Humairah


"Kyai, sepertinya kita perlu mendiskusikan hubungan anak-anak kita" ucap Kyai Ahmad tiba-tiba


"Betul Kyai, kita harus segera memutuskan kelanjutan hubungan mereka agar tidak menyakiti mereka berdua" jawab Kyai Hasan


"Abi dan Kyai Ahmad, saya sebagai Umi dari Gus Irham pastinya sangat tahu akan perasaan Gus Irham meskipun hanya mendengar lewat telepon. saat tadi Gus Irham bercerita saya sangat mengerti bahwa Gus sangat mencintai Ning Humairah, bahkan Gus Irham yang tidak pernah menunjukkan kesedihannya pun menangis saat Ning Humairah menghilang dan tidak sadarkan diri. mungkin itu bisa menjadi pertimbangan bagi kita untuk kelanjutan hubungan mereka" ucap Umi Salamah


"apakah Ning Humairah tidak pernah bercerita mengenai orang yang sedang dekat dengannya Nyai?" tanya Umi Salamah

__ADS_1


"Huma hanya bercerita jika dia dekat dengan seseorang saat dia menolak lamaran beberapa orang saat itu, namun dia tidak pernah menyebutkan siapa namanya. Seperti nya kita semua perlu bertanya kepada istri-istri dari anak kita Abi, karena saat pulang Huma sering menghabiskan waktu dengan menantu kita" ucap Umi Fatimah menjelaskan


"baiklah, nanti kita sekalian berkumpul untuk mendiskusikan hal ini" jawab Kyai Ahmad


__ADS_2