
"meskipun cuma ke belakang, nanti suami mu nyariin kamu kemana-mana kasihan. apalagi di dapur belakang banyak mbak-mbak pondok, kamu mau suami mu melihat mbak-mbak di belakang saat mencari mu?" tanah Ummi Fatimah
Humairah berjalan ke arah Gus Irham kemudian ia berpamitan kepada sang suami
"Gus, saya izin mau ikut Ummi ke dapur belakang. hanya sebentar saja" ucap Humairah..
"iya silahkan" jawab Gus Irham
"apa Abi dan Gus mau titip sesuatu?" tanya Humairah
"Abi tidak nduk"
"saya juga tidak" jawab Gus Irham
di depan keluarga mereka berdua masih kelihatan canggung, Gus Irham yang biasanya memanggil sayang kepada Humairah pun kini menggunakan bahasa formal kepada istrinya..
"baiklah kalau begitu saya ke belakang dulu Abi, Gus" ucap Humairah
"iya nduk" jawab Abi dan Gus Irham hanya mengangguk sembari tersenyum
Ummi Fatimah dan Humairah berjalan menuju dapur belakang tempat mbak-mbak menyiapkan jajanan untuk acara nanti malam...
"Nduk, tadi siapa yang mengantarkan makanan ke kamarmu?" tanya Ummi Fatima
"Nafa umi" jawab Humairah
"pantas saja Ummi melihatnya turun dari lantai atas, dia tidak berkata apapun kepadamu?" tanya Ummi Fatimah
"tidak Ummi" jawab Humairah
"Huma, Ummi tahu bagaimana perasaanmu sekarang. kamu harus berbahagia dengan pernikahanmu, jangan memikirkan hal yang lain karena masalah dengan Nafa sudah kami selesaikan semuanya" ucap Ummi Fatimah
"tadi siang saat kalian berdua sedang istirahat, Nafa datang ke rumah. ia bilang ingin bertemu denganmu dan suami mu" sambung Ummi Fatimah
__ADS_1
"apakah ada pesan yang di sampaikan olehnya umi?" tanya Humairah
"dia berkata ingin menemui kalian saat kalian sudah turun, tapi ternyata dia lah yang mengantarkan makanan ke kamarmu" jawab Ummi Fatimah
"mungkin ada yang ingin ia tanyakan kepada saya juga Gus Irham Ummi, nanti saya sampaikan kepada Gus Irham" ucap Humairah
"baiklah ayo masuk, mungkin saja dia masih di dalam juga. karena tadi dia ingin bantu-bantu disini" ucap Ummi Fatimah
Umi dan Humairah masuk ke dalam dapur, terlihat mbak-mbak pondok yang sedang sibuk membungkus jajanan dan ada juga yang membuat jajanan...
Humairah bergabung dengan mereka, kebetulan ada beberapa mbak mbak pondok yang sudah menjadi teman Humairah karena mereka mengenyam ilmu di pondok pesantren milik Abi nya sejak ia masih anak-anak dan kebetulan juga se umuran dengan Humairah ...
"Assalamualaikum" ucap Humairah
"wa'alaikummussalam Ning" jawab teman-teman Humairah
"sudah aku bilang, jangan panggil aku dengan sebutan seperti itu. kan kalau bersama dengan kalian, aku menjadi teman kalian bukan anak dari kyai" protes Humairah karena memang dia tidak suka di panggil 'Ning' oleh teman-teman dekatnya...
"tapi kan sekarang kita sedang bersama dengan anak pondok lainnya, akan tidak enak kalau saya memanggil Ning dengan panggilan nama" jawab salah satu temannya
"baik Ning cantikku"
"selamat atas pernikahan nya Ning, semua menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah"
"terimakasih atas doa nya" jawab Humairah
"akhirnya kebahagiaan berpihak kepada Ning Huma, selamat Ning"
"Alhamdulillah, semua nya tidak lepas dari takdir yang Allah gariskan dan doa dari kalian" jawab Humairah
"oh iya Ning, tadi saya melihat Nafa dan teman-temannya juga ikut bantu-bantu disini, sepertinya dia membantu di bagian minuman Ning" ucap sita
"mungkin mereka memang ingin membantu, dampingi saja tidak apa-apa kan ini kali pertama mereka membantu disini" jawab Humairah
__ADS_1
"baik Ning" jawab sita
"apakah setelah ini Ning akan kembali lagi ke Maroko?" tanya Dila
"iya mbak, saya harus kembali ke Maroko karena studi saya belum selesai" jawab Humairah
"jadi Gus Irham juga ikut kembali ya Ning?" tanya sita
"kalau perihal Gus ikut atau tidak, saya tidak tahu karena belum berdiskusi masalah hal itu dengan beliau" jawab Humairah
"namun alangkah lebih baiknya jika Gus ikut bersama Ning kembali ke Maroko, karena Ning juga tinggal beberapa bulan saja disana. saya takut jika Gus Irham tinggal sendiri disini, hanya me waspadai hal-hal yang tidak-tidak saja Ning" ucap Dila
"saya terima saran kalian, terimakasih yaa. namun saya harus berdiskusi dengan Gus Irham terlebih dahulu karena saya tidak tahu kegiatan apa yang akan beliau lakukan setelah ini" jawab Humairah
"baiklah Ning sama-sama"
"kalau begitu saya permisi dulu ya, mau ke tempat umi" ucap Humairah kepada Sita dan Dila
Ia berjalan ke arah umi nya yang sedang berada di tempat minum, Humairah sengaja berjalan ke arah sana agar bertemu dengan Nafa
"Umi" panggil Humairah
"iya Ning, umi disini" jawab umi
"bagaimana apakah disana sudah selesai?" tanya umi
"hanya kurang sedikit umi"
"baiklah kalau begitu, ayo kembali untuk bersiap" ajak umi Fatimah
Humairah hendak melangkah kan kaki nya untuk beranjak pergi dari dapur namun tangannya ditahan oleh seseorang yang sedari tadi memperhatikannya
"Emm umi, umi boleh Huma tinggal sebentar?" tanya Humairah
__ADS_1
"oh iya Ning, cepat menyusul ya"
"baik umi"